Goa Cerme, Kaitan Wisata Alam Dengan Sejarah Wali Songo

Goa Cerme, Kaitan Wisata Alam Dengan Sejarah Wali Songo
3.3 (65.71%) 7 vote[s]

Goa Cerme merupakan daya tarik wisata alam sekaligus wisata religi yang berada di perbukitan Bantul bagian selatan. Keberadaannya sudah cukup lama menjadi obyek wisata andalan kabupaten Bantul selain wisata pantai. Goa ini sering dikaitkan dengan keberadaan Wali Songo yang singgah ke tempat ini dalam rangka melakukan syiar agama Islam di pulau Jawa.

Goa Cerme terletak di perbatasan dusun Srunggo, desa Selopamioro, kecamatan Imogiri, kabupaten Bantul dengan dusun Ploso, desa Giritirto, kecamatan Panggang, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Tebing Masuk Goa Cerme Dari Bantul

Lokasi Goa Cerme berada di area perbukitan sebelah selatan Imogiri. Rute dari kota Yogyakarta ke arah selatan melewati Terminal Giwangan dan Jalan Imogiri Timur. Selanjutnya ikuti jalan menuju ke arah Siluk/Selopamioro. Setelah melewati jembatan Sungai Oyo Siluk akan menemui persimpangan jalan, pilihlah jalan ke arah kanan. Beberapa meter berselang ada simpangan lagi pilih ke arah kiri/lurus dengan kondisi jalan naik. Ikuti jalan tersebut hingga ujung atau area parkir wisata Goa Cerme.

Kawasan Wisata Goa Cerme yang sempat menjadi wisata andalan kabupaten Bantul ini kondisinya terlihat kurang terawat. Nama “Cerme” yang digunakan untuk nama goa berasal dari kata “ceramah” yang berarti sebuah pembicaraan. Menurut cerita turun temurun yang berkembang, goa ini pernah dijadikan tempat persinggahan Walisongo dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Akses jalan menuju ke lokasi sebagian mengalami kerusakan dan belum ada rencana perbaikan.

Baca Juga  Inilah 6 Wisata Destinasi Digital Di Sekitar Yogyakarta

Annosmile Di Area Air Zam Zam Goa Cerme Bantul

Perjalanan menyusuri Goa Cerme dimulai ketika pengujung melewati pintu kayu bercat biru yang terpasang di mulut goa. Sebelum memasuki goa, pengunjung diminta untuk mengecek barang yang akan dibawa dan berdoa agar perjalanan menyusuri goa lancar serta selamat. Tangga turun menyambut pengunjung untuk menuju ke area dasar goa. Kondisi pencahayaan perlahan-lahan meredup dan masing-masing pengunjung dipersilakan menghidupkan lampu penerangan atau senter. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri lorong goa yang gelap.

Pada sebuah batuan goa berbentuk bulat unik terdapat sumber mata air kecil yang dinamakan Mata Air Zam Zam. Lokasi tersebut merupakan salah satu tempat yang digunakan untuk bersemedi dan berdoa karena terlihat sisa-sisa dupa yang ditinggalkan.

Air Terjun Grojogan Sewu Di Goa Cerme Bantul

Setengah perjalanan menyusuri Goa Cerme, pengunjung akan menemui sebuah air terjun setinggi 3 (meter) yang melewati lorong goa. Air terjun tersebut dinamakan Grojogan Sewu oleh masyarakat setempat. Untuk melanjutkan perjalanan pengunjung harus menaiki air terjun tersebut. Posisi pendaki air terjun yag disarakna dari sisi sebelah kanan karena terdapat beberapa pijakan dan pegangan untuk mencapai puncak.

Batu Tirai Di Dalam Goa Cerme Bantul

Lorong goa selanjutnya yang dilewati cukup luas meskipun beberapa tempat harus menunduk karena banyak stalaktit yag menjulur sampai ke bawah.

Watu Gantung Di Goa Cerme Bantul

Selain Goa Cerme sebagai wisata utama, ada goa-goa kecil lainnya seperti Goa Dalang, Goa Ledek, Goa Badut, dan Goa Kaum. Goa-goa tersebut juga biasa digunakan orang-orang untuk keperluan bertapa atau bersemedi. Secara keseluruhan Goa Cerme menarik untuk dikunjungi dan cocok menjadi wisata jelajah goa dengan tingkat kesulitan menengah karena panjangnya jalur penyusuran dan lamanya perjalanan. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Goa Cerme
Dusun Srunggo, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta

Retribusi
Tiket Masuk : Rp 5.000,-
Parkir Motor : Rp 2.000,-
Parkir Mobil : Rp 5.000,-

Ada 5 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Maioloo Indonesia:

    Kalo ada fotografer pemula pingin belajar “cave photography”, cocok banget ni Gua Cerme dijadikan lokasi uji coba. Gak terlalu susah tetapi cukup lengkap deh ornamen yang ada di dalam sana. Tapi tiketnya dobel.. Hahaha. Bantul dan Wonosari. #LOL

    • admin:

      Hi Maioloo Indonesia,
      Iya lorong goanya cukup panjang dan banyak ornamen goa yang menarik. Masalah tiket meskipun dobel tarifnya cukup terjangkau :-)

  2. Nasirullah Sitam:

    Aku pernah lewat sini pas sepedaan, tapi nggak mampir. Malahan sepeda kutuntun waktu turun dari atas goa sampai depan area goa, tajem banget jalannya. Sempat lihat sebentar sih, banyak rombongan anak sekolah ke sini.

  3. Elisabeth Murni:

    Ini gua yang bikin aku takut n deg-degan saat caving. La sepanjang penelusuran denger suara gemuruh aliran air, bayangannya sungai banjir dan aku bakalan terjebak di dalam gua ahahaha. 2 kali menelusuri gua ini dan masih kepengen lagi. Seru!

    • admin:

      Hi Elisabeth Murni,
      Iya arusnya deras kalau musim hujan, disarankan jelajah Goa Cerme pada musim kemarau saja :-)

Kirim pendapat