Gapura Manuk Beri Mergangsan

Gapura Manuk Beri Mergangsan
Rate this post

Di tepi gang sempit yang berujung pada Jalan Taman Siswa terdapat sebuah monumen atau petilasan yang dibangun di tepi jalan berhimpit dengan halaman rumah warga. Keberadaan petilasan yang bernama Gapura Manuk Beri ini hanya sedikit orang yang mengetahuinya karena ketidakjelasan informasi, ukuran yang cukup kecil, dan berada ditepi gang sempit.

Petilasan atau Situs Gapura Manuk Beri terletak di Jalan Manuk Beri RT 48 RW 15, MG II/1022, Kampung Mergangsan Lor, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kotamadya Yogyakarta.

Gapura Manuk Beri Mergangsan Lor di Tepi Jalan

Meskipun lokasi ini tidak jauh dari tempat tinggal saya, keberadaan situs ini baru saya ketahui akhir-akhir ini ketika mencari tahu keberadaan Pasiraman Manuk Beri. Saya menjadi penasaran dengan makna Manuk Beri yang digambarkan sebagai sebuah burung besar bermahkota mirip dengan burung garuda. Ketika tiba di Situs Gapura Manuk Beri, suasana cukup sepi pada siang hari. Sebagai jalan menuju perkampungan dan perumahan, keramaian hanya terjadi pada pagi dan sore hari saat sebagian besar penduduk berangkat dan pulang dari aktivitasnya.

Bangunan Situs Gapura Manuk Beri dibangun berhimpit dengan sebuah warung di pinggir halaman rumah warga. Situs Gapura Manuk Beri berbentuk seperti monumen yang dibagian atas terdapat arca atau patung Manuk Beri. Dibagian bawahnya terdapat bangunan berbentuk tugu persegi panjang yang dibagian badannya terdapat tulisan berhuruf Jawa. Tidak ada keterangan lain yang menjelaskan keberadaan dan makna tulisan Jawa yang tertulis dalam Situs Gapura Manuk Beri ini.

Patung Manuk Beri Di Gapura Manuk Beri Mergangsan Lor Yogyakarta

Menurut informasi, Situs Gapura Manuk Beri ini sudah tidak asli lagi. Bangunan yang sekarang berdiri merupakan gapura atau tugu peringatan keberadaan Gapura Manuk Beri yang asli. Gapura yang asli memang dibangun melintang di tengah jalan persis di depan Situs Gapura Manuk Beri saat ini. Gapura Manuk Beri asli konon berupa gapura kembar bergaya bentar dengan masing-masing kemuncaknya diberi hiasan berupa arca Manuk Beri. Gapura Manuk Beri yang asli mengalami penggusuran pada pada tanggal 27 Desember 1953 dan diperbarui lagi tanggal 16 November 1976. Diperkirakan Gapura Manuk Beri  dibangun pada zaman pemerintahan Sultan Hamengku Buwana II (1792-1810) karena memiliki kaitan dengan beberapa petilasan atau situs yang dibangun di sebelah timur situs ini yaitu Istana Air Warung Boto, Pasiraman Manuk Beri, dan Pesanggrahan Goa Siluman karena memiliki rangkaian waktu yang hampir bersamaan.

Keberadaan dan fungsi Gapura Manuk Beri masih misteri karena jalan yang melintasi gapura Manuk Beri sudah ada sejak zaman dahulu awal keberadaan Kraton Kasultanan Yogyakarta. Ketika ditelusuri ujung jalan Manuk Beri ini hanya berupa jalan buntu mengarah ke area perumahan yang terletak di tepi sungai Code. Diperkirakan pada zaman dahulu terdapat jalan menuju ke arah Kraton Yogyakarta dari gapura ini menyebrangi sungai Code meskipun jejaknya sudah tidak ditemukan lagi. Selain itu terdapat dugaan bahwa Gapura Manuk Beri sebagai lalu lintas jalan dari Kraton Yogyakarta menuju ke Istana Air Warung Boto, Pasiraman Manuk Beri, dan Pesanggrahan Goa Siluman. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Situs Gapura Manuk Beri
Jl. Manuk Beri RT 48 RW 15, MG II/1022, Kampung Mergangsan Lor, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kotamadya Yogyakarta

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. HeruLS:

    Terkadang, sesuatu menjadi misteri karena kita salah memahami apa yg dimaksudnya.
    Darimana tahu, monumen atau petilasan itu bernama Gapura Manuk Beri? Dan, apa yg sesungguhnya yg dimaksud dengan “gapura”?

  2. Antyo:

    Blog ini dan pemiliknya memang ajaib. Selalu menyampaikan apa saja yang belum diketahui banyak orang. Bravo!

    • admin:

      bisa aja paman nih
      saya hanya menampilkan tempat2 sederhana yang luput dari perhatian saja :)

Kirim pendapat