Melihat Festival Durian Banjaroya

Melihat Festival Durian Banjaroya
Rate this post

Ketika menelusuri jalur Sentolo – Muntilan, secara tidak sengaja saya menemui keramaian berupa festival durian yang baru saja dimulai acaranya. Festival Durian Banjaroya, begitulah nama festival yang baru diselenggarakan tahun ini dan berfungsi mengangkat potensi durian lokal yang tumbuh di Pegunungan Menoreh khususnya di Kabupaten Kulon Progo.

Festival Durian Banjaroya diselenggarakan di Balai Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang. Festival ini diselenggarakan setiap akhir tahun berkat kerjasama antara Kelompok Tani Durian di Kalibawang dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Langsung saja saya memarkir sepeda motor dan memasuki area festival yang berupa tanah lapang yang diberi tenda. Di tenda-tenda tersebut banyak pedagang durian dengan varietas lokal kabupaten Kulonprogo yaitu durian kuning. Suasana tampak ramai oleh penggemar durian yang menyempatkan menghadiri acara ini untuk berburu durian.

Partisipan Festival Durian Banjaroya adalah pedagang dan petani durian dari kelompok tani durian yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kulon Progo. Pedagang durian umum dari luar daerah dan penjual durian di pasar buah tidak diperkenan ikut berjualan di tempat ini karena dikhususkan untuk petani durian Kulon Progo saja. Pemerintah Kulon Progo sepertinya ingin melindungi dan mempromosikan durian khas Kulon Progo yang rasanya unik dan enak kepada khalayak umum. Festival ini juga menjadi ajang mempertemukan petani durian dengan pembeli dan investor dari ibukota.

Desa Banjaroya menjadi lokasi rutin penyelenggaraan festival durian di kabupaten Kulon Progo karena desa ini merupakan pelopor daerah yang mengenalkan potensi buah durian di kawasan Pegunungan Menoreh. Bibit dan buah durian terbaik dihasilkan dari desa ini dan saat ini bibitnya sudah tersebut diseluruh penjuru pegunungan Menoreh di Kulon Progo.

Durian yang dijual di festival ini adalah durian lokal berjenis durian kuning, durian jambon, dan durian gurih. Harga durian kuning yang dijual oleh kelopok tani durian kuning bervariasi, dari kecil yang harganya Rp 20.000,- hingga hampir Rp 100.000,-. Semua durian yang dijual dijamin rasanya enak dan sempurna karena telah diseleksi oleh para kelompok tani dan langsung dipetik dari kebun mereka sendiri.

Durian Kuning merupakan salah satu varietas durian lokal di Indonesia. Durian Kuning atau sering disebut dengan Durian Kuning Menoreh memiliki ciri buah tidak terlalu besar untuk durian lokal, daging buah tebal, berwarna kuning, dan rasa manis legit.

Dalam acara ini juga diselenggarakan lelang durian yang menang atau menjadi finalis dalam lomba. Acara ini juga dihadiri Bupati Kulon Progo yang menghimbau kepada para petani untuk menyediakan bibit unggul Durian Kuning khas Kulon Progo agar Durian Kuning ini mampu bersaing dengan durian lokal lain di Indonesia dan durian impor. Selain itu beliau berharap agar durian lokal ini segera dipatenkan menjadi durian khas Kulon Progo sebelum dipatenkan daerah lain.

Saya sempat mencoba dan merasakan Durian Kuning khas Banjaroya ini, rasanya cukup enak dan unik. Bila dibandingkan dengan rasa durian yang dibeli di tepi jalan raya Purworejo saat menuju Yogyakarta beberapa waktu yang lalu, rasanya jauh lebih enak, unik, dan harga lebih bersahabat dengan kantong. Tidak heran bila kawasan ini menjadi pusat pembibitan dan produksi buah durian di Pegunungan Menoreh dan kabupaten Kulon Progo.

Ada 6 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Antyo:

    Saya kok belum dengar Banjaroya ya? Wah ndesit tenan. Lain kali kalo mau tau wilayah baru kudu nanya Anno :)

  2. soewoeng:

    nderek tepang hehehehe lama kagak main kesini eh ada durian

  3. Rusa:

    Ann, Rusa ajikin jalan-jalan donk. Pengen jalan-jalan nih :3

  4. ikhsan:

    wah saya malah belum kesana :)

  5. Rojak is Reza:

    beh, kalo kesana bisa mabok durian nih wkwk

  6. Ceritaeka:

    Malam2 baca ini jadi ngileeerrr :((

Kirim pendapat