Festival 1000 Durian Kalibawang, Ajang Bertemu Petani Durian Dengan Konsumen

Durian merupakan salah satu komoditas buah yang disukai oleh mayoritas masyarakat. Keberadaanya menjadi buruan takkala memiliki rasa yang khas dan unik daripada yang lain. Memasuki musim durian, hampir di setiap sudut-sudut jalan di perkotaan banyak pedagang yang menjual buah yang memiliki rasa lezat ini. Harga yang ditawarkan pun tergolong terjangkau dan beberapa masih dapat ditawar hingga lebih murah lagi.

Festival 1000 Durian Kalibawang merupakan salah satu festival di kabupaten Kulon Progo yang bertujuan untuk mengenalkan potensi dan cita rasa durian lokal khas Kulon Progo yang banyak dibudidayakan di sekitar Kalibawang.

Spanduk Festival 1000 Durian Kalibawang

Larisnya buah durian di masyarakat tentu menjadi tambang emas bagi pedagang durian yang setiap tahun selalu menjajakannya. Keuntungan demi keuntungan mereka raup setiap tahunnya. Namun apakah hal ini berlaku pada petani yang menanam pohon durian? ternyata tidak. Petani durian terpaksa menjual durian di bawah harga pasaran kepada para pengepul durian karena takut tidak laku dan stok durian melimpah saat musim panen.

Hal ini yang menggerakan kelompok masyarakat disekitar Kalibawang Kulon Progo untuk mengadakan suatu festival yang mempertemukan antara petani pohon durian dengan konsumen. Tujuannya mensejahterakan petani durian karena menjual durian hasil kebunnya langsung ke tangan konsumen dan menambah semangat untuk berwirausaha berkebun durian. Akhirnya diselenggarakanlah Festival 1000 Durian Kalibawang yang berlokasi di sebelah barat Jembatan Gantung Duwet tepatnya di halaman SD Negeri Tegalharjo. Festival ini diselenggarakan hari minggu tanggal 9 Februari 2014 dan dimulai sejak pukul 07.00 hingga pukul 12.00 siang.

Baca Juga  Mie Ayam Takeshi, Pakai Nama Jepang Agar Lebih Menarik

Suasana Stand Festival 1000 Durian Kalibawang

Saat tiba di Festival 1000 Durian Kalibawang ini, terdapat kemiripan dengan Festival Durian Banjaroya yang diselenggarakan tahun lalu di tempat yang tidak jauh dari tempat ini. Tidak diketahui apakah terdapat kaitan atau hubungan antara Festival 1000 Durian Kalibawang dengan Festival Durian Banjaroya. Namun yang jelas festival semacam ini selalu ditunggu-tunggu oleh penikmat durian lokal.

Banyaknya partisipasi dari petani durian sekitar Kalibawang membuat area Festival 1000 Durian Kalibawang diperluas dari jembatan Gantung Duwet hingga simpangan Jalan Raya Kalibawang. Sebagian petani menggelar dagangannya berupa durian di gubug-gubug tepi jalan. Namun halaman SD tetap menjadi pusat lokasi acara Festival 1000 Durian Kalibawang karena telah dipasangi tenda dan stan bursa durian. Setelah memarkir kendaraan, saya langsung berjalan menuju ke area bursa durian yang dijual langsung oleh petani durian.

Bursa Durian di Festival 1000 Durian Banjaroya

Durian yang ditawarkan merupakan durian lokal khas Menoreh yang ditanam oleh para petani di sekitar Kalibawang Kulon Progo. Durian yang dijual ini merupakan durian pilihan dengan berbagai ukuran dari kecil hingga besar. Calon pembeli tidak perlu khawatir dengan kualitas durian yang ada karena digaransi penuh oleh panitia apabila saat dimakan dilokasi durian mengalami kerusakan hingga 75% atau belum matang. Garansi yang diberikan adalah penggantian durian yang rusak atau mentah dengan durian yang serupa secara gratis.

Selain itu panitia Festival 1000 Durian Kalibawang juga menyediakan tikar untuk menikmati durian ditempat dan air minum gratis bagi pengunjung festival. Harga durian yang ditawarkan tergolong standar sama seperti harga durian yang dijual di tepi jalan kawasan perkotaan atau berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 150.000,- tergantung ukuran. Tidak ada penawaran harga dalam penjualan durian ini karena telah dikelompokan dan diberi label harga. Saat berkeliling memilih durian, sebagian besar durian yang dijual merupakan durian menoreh dengan daging buah putih atau persilangan dengan durian montong. Cukup sedikit petani durian yang menjual durian kuning menoreh karena stoknya terbatas.

Baca Juga  Prosesi Kirab Budaya Dieng Culture Festival

Keberadaan Festival 1000 Durian Kalibawang mampu menarik minat pengunjung dari luar daerah seperti Yogyakarta, Klaten, Solo, Magelang, Wonosobo, Purworejo, dan sekitarnya. Beberapa komoditas makanan lain juga ditawarkan sepertiĀ buah Naga, Manggis, Rambutan, Pete, Gula Jawa sampai pada makanan tradisonal khas Kalibawang yaitu slondok. Hingga festival ini ditutup, tercatat hampir 2000 buah durian terjual dari tangan petani durian. (text/foto: annosmile

Ada 6 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. airyz:

    wow, pengen jadi pengen cobain gimana sensasi makan durian menoreh ini..

  2. Aulia:

    Mau buat festival semacam ini di Aceh, gimana kira2 idenya bagusnya mas? *pengen proposal mau lihat haha

  3. Fajar:

    wuelok.. ik hora ajak ajak..

  4. PRofijo:

    Aku ra doyan duren, #hamboktenin. Jal tukokno….

  5. mila:

    aku suka duren

  6. Cak Gun:

    Mantep kang, aku pernah nyoba beli durian di Pulau bangka, rasanya lain dari durian jawa. Seratnya lembut dan wanginya bikin ngiler :)

Kirim pendapat