Embung Tegaltirto Sleman, Salah Satu Kawasan Konservasi Air

Embung Tegaltirto Sleman, Salah Satu Kawasan Konservasi Air
2 (40%) 2 votes

Embung Tegaltirto atau bernama lain Embung Candirejo merupakan kolam raksasa yang dibangun Pemerintah Daerah Sleman di daerah Berbah. Embung ini dibangun diatas lahan kritis yang berada di tepi aliran Sungai Opak. Fungsi utama pembangunan embung ini adalah sebagai daerah konservasi air dan memulihkan kondisi lingkungan yang kritis.

Embung Tegaltirto beralamat di dusun Candirejo, desa Tegaltirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Tulisan Embung Tegaltirto Sleman

Lokasi Embung Tegaltirto berada di dekat Wisata Lava Bantal Berbah Sleman dan disamping aliran Sungai Opak yang berhulu dari Gunung Merapi. Rute paling mudah menuju ke tempat ini dengan mengikuti petunjuk arah menuju ke wisata Lava Bantal Berbah. Dari kota Yogyakarta ke arah timur menuju pertigaan Candi Prambanan kemudian belok ke arah kanan menuju Piyungan. Sebelum tiba di Piyungan ada pertigaan kecil tanpa lampu merah dan ada petunjuk arah menuju wisata Lava Bantul. Ikuti pertunjuk arah tersebut hingga tiba di kawasan wisata Lava Bantal. Dari area Lava Bantal berjalan menyusuri jalur pipa yang ada di dekat jembatan baru hingga tiba di lokasi Embung Tegaltirto.

Embung Tegaltirto dibangun pada tahun 2012 dan diresmikan pada tanggal 15 Maret 2014 oleh Bupati Kabupaten Sleman yang menjabat saat itu bernama Sri Purnomo. Pada akhir tahun 2015 dilakukan pembangunan tahap II berupa pembangunan saluran air dan instalasi pengaturan air.

Pemandangan Embung Tegaltirto Sleman

Embung Tegaltirto Sleman dibangun diatas lahan kritis seluas 6000 m² di dekat aliran Sungai Opak. Embung ini memiliki bentuk persegi yang cukup simetris dan tidak mengikuti kontur tanah yang ada disekitarnya. Pemandangan embung yang berbentuk persegi terkesan datar dan kurang menarik. Padahal bila mengikuti alur tanah yang ada disekitar akan memberikan pola yang lebih menarik. Daya tampung air maksimal Embung Tegaltirto ditaksir mencapai 12.000 m³ dan diharapkan mampu mengairi area persawahan seluas 65 hektar yang ada disekitarnya. Fasilitas pendukung wisata belum dibangun dan masih berpusat pada pembangunan saluran air atau saluran irigasi.

Pagar Embung Tegaltirto Sleman

Pengunjung Embung Tegaltirto saat ini masih sedikit karena pembangunan kawasan wisata belum sepenuhnya selesai. Rata-rata pengunjung yang datang ke tempat ini hanya sekedar berkeliling kemudian meninggalkan lokasi. Aktivitas para pemancing pun jarang terlihat dan sepertinya kawasan embung belum disebar bibit ikan. Diharapkan ketika fasilitas pendukung selesai dibangun akan menarik para wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Rencana kedepannya kawasan Embung Tegaltirto akan dikembangkan menjadi wisata terpadu bersama dengan Wisata Lava Bantal. (text/foto: annosmile)

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. toro:

    wah saya orang jogfja malah baru tahu kalau di berbah ada embung
    smg tambah bagus buat tempat wisata

    • admin:

      Hi Toro, iya itu masih baru embungnya

  2. Fifin:

    Sipp…udh ke sana bagus bgt ….mohon ada petugas kebersihannya…krn byk pengunjung yg asal buang sampah…kan sayang kl jd kotor..

Kirim pendapat