Embung Manajar, Panorama Embung Berlatar Gunung Merapi

Embung Manajar atau Embung Samiran merupakan wisata embung yang berada di kawasan Selo Boyolali. Embung ini selesai dibenagun pada akhir bulan Desember 2019 namun belum diresmikan. Fungsi embung ini hampir sama seperti embung lainnya untuk mengatasi kekurangan pasokan air saat musim kemarau pada lahan pertanian yang ada disekitarnya.

Embung Manajar beralamat di dusun Samiran IV, desa Samiran, kecamatan Selo, kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Lokasi Embung Manajar berada di lereng Gunung Merbabu sisi selatan yang masuk wilayah kabupaten Boyolali. Rute menuju tempat ini dengan mengikuti papan petunjuk arah menuju ke Selo Boyolali baik dari arah Magelang maupun dari arah kota Boyolali. Posisi akses jalan masuk menuju pintu masuk Embung Manajar berada di sebelah barat dari Terminal Selo samping sebuah toko kelontong kecil. Papan petunjuk arah cukup kecil kadang terlewat atau tidak terlihat.

Dari pos penarikan retribusi kawasan wisata, akses menuju area Embung Manajar hanya dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau sepeda motor saja. Selain lebar jalan yang hanya sekitar 1 (satu) meeter dengan jalan cor semen, tanjakan jalan tergolong cukup esktrim. Pengunjung diharapkan menggunakan kendaraan yang benar-benar prima dari segi mesin dan sistem pengereman.

Pengunjung Embung Manajar yang takut membawa kendaraan roda duanya sendiri dan wisatawan yang membawa kendaraan roda empat atau mobil dapat menggunakan layanan ojek motor yang disediakan oleh pengelola. Tarifnya ditentukan dengan jauhnya jarak tempuh menuju ke lokasi embung. Pengunjung yang menggunakan jasa ojek motor dapat memarkirkan kendaraan di area parkir samping pos retribusi. Selain itu pada beberapa titik jalan dibangun pos parkir sepeda motor untuk pengunjung yang menyerah menggunakan sepeda motornya kemudian ingin menggunakan jasa ojek motor menuju lokasi. Cara lain yang hemat biaya adalah dengan berjalan kaki dari pos retribusi hingga lokasi embung sejauh 1 (satu) kilometer.

Embung Manajar dibangun diatas tanah kas desa pada sebuah area perbukitan lereng Gunung Merbabu dengan luas area 1.602 m2. Embung ini memiliki daya tampung air atau volume mencapai 5.592 m3. Pembangunan dilaksanakan pada bulan Juni 2019 dan selesai Desember 2019 menggunakan APBD Kabupaten Boyolali. Sumber air untuk mengisi embung ini berasal dari air hujan ada. Tujuan utama pembangunan embung adalah sebagai cadangan air kebutuhan warga pada musim kemarau disamping dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Daya tarik utama Embung Manajar ini mirip seperti Embung Kledung dimana pemandangan embung berlatar gunung yaitu Gunung Merapi yang terkenal paling aktif di pulau Jawa.

Fasilitas pendukung wisata Embung Manajar sudah cukup lengkap mulai dari area parkir, kamar mandi umum, area berkemah (camping ground), dan warung penjual makanan minuman. Kedepannya fasilitas akan ditambah dengan spot selfie, gasebo, dan sebagainya. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi embung ini pada pagi hari saat matahari terbit. Secara keseluruhan Embung Manajar dapat menjadi salah satu wisata favorit dikunjung saat bewisata di sekitar kawasan Selo Boyolali. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Mendaki Tingkatan Candi Gedongsongo
INFORMASI
Embung Manajar
Dusun Samiran IV, desa Samiran, kecamatan Selo, kabupaten Boyolali, Jawa Tengah

Retribusi
Tiket Masuk : Rp 5.000,-
Parkir Motor : Rp 3.000,-

Kirim pendapat