Embung Kledung, Kolam Raksasa di Lereng Gunung Sindoro

Embung Kledung merupakan waduk mini atau kolam raksasa yang dibangun di lereng Gunung Sindoro bagian selatan. Embung ini dibangun dengan tujuan mengatasi kesulitan air pada musim kemarau dan pengembangan kawasan wisata baru. Daya tarik yang ditawarkan oleh obyek wisata ini adalah pemandangan waduk mini dengan latar Gunung Sumbing atau Gunung Sindoro yang berdampingan.

Embung Kledung berada di desa Kledung, kecamatan Kledung, kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Tulisan Raksasa Embung Kledung Temanggung

Lokasi Embung Kledung berada di dekat jalan raya penghubung Parakan (Temanggung) dengan Wonosobo tepatnya di daerah Kledung. Dari pusat kota Temanggung ikuti jalan ke arah barat/utara menuju ke Parakan. Dari Parakan, pilihlah jalan menuju ke arah Wonosobo pada papan petunjuk arah. Kondisi jalan perlahan-lahan mulai menanjak dan tampak pemandangan Gunung Sindoro di sisi kanan dan Gunung Sumbing di sisi kiri. Saat memasuki wilayah kecamatan Kledung, carilah jalan masuk menuju Embung Kledung yang satu jalur dengan jalan masuk menuju Pos Pendakian Gunung Sindoro di daerah Kledung. Jalur ini letaknya berada setelah melewati gang masuk Wisata Alam Lembah Posong.

Jalan atau gang masuk menuju Embung Kledung Temanggung masih berupa jalan batu yang dipadatkan atau sering disebut makodam. Jalan tersebut belum lebar dan masih sedikit kesulitan bila ada dua buah kendaraan roda empat yang bersimpangan. Di setiap simpangan jalan sudah terpasang papan petunjuk arah sehingga pengunjung tidak perlu bertanya kepada penduduk sekitar. Sekitar lima menit perjalanan akhirnya pengunjung tiba di area parkir.

Keramaian Pengunjung Di Embung Kledung Temanggung

Embung Kledung merupakan salah satu program 1000 embung yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah. Pembangunan embung diatas lahan bekas pertanian tembakau seluas 4 (empat) hektar. Embung ini berbentuk persegi dengan panjang setiap sisi sekitar 83 meter dan kedalaman 3 meter. Pembangunan Embung Kledung berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2010 dengan menghabiskan dana sekitar 1,2 milyar rupiah.

Baca Juga  Makam Panembahan Rama, Napak Tilas Jejak Leluhur Di Klaten
Salah Satu Sudut Embung Kledung Temanggung

Suasana Embung Kledung pada hari libur tampak ramai dikunjungi pengunjung. Dominasi pengunjung berasal dari sekitar kecamatan Kledung dan sebagian kecil berasal dari sekitar Wonosobo atau luar kota. Hal tersebut tampak dari arus pengunjung yang menggunakan motor tanpa memakai helm. Dari area parkir tampak tulisan Embung Kledung yang cukup besar dan mengisyaratkan bahwa diatas tulisan merupakan kawasan embung. Namun cukup disayangkan bagian depan tulisan dipenuhi parkir kendaraan dan membuat pengunjung tidak dapat berfoto didepan tulisan tersebut.

Pemandangan gunung Sindoro Dari Embung Kledung Temanggung

Embung Kledung yang berbentuk persegi sepertinya kurang menarik karena terkesan kaku dan datar layaknya kolam raksasa. Tidak seperti alur embung yang tidak simetris yang meliuk-liuk seperti pada Embung Nglanggeran di Gunungkidul atau Embung Kleco di Kulon Progo yang pernah kami kunjungi. Selain itu, bentuk pagar embung terkesan biasa seperti pagar rumah dan tidak seperti pagar Embung Nglanggeran yang tampak unik. Bila ada program renovasi atau pembangunan lanjutan diharapkan lebih memperhatikan estetika agar lebih menarik dipandang mata. Namun dibalik kekurangannya, mebung ini memiliki pesona pemandangan alam yang sangat menarik dan jarang ditemukan di embung-embung yang lain. Posisi embung ini cukup strategis untuk melihat pemandangan gunung yang menjulang tinggi didekatnya yaitu Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Pemandangan Embung Kledung Temanggung Berlatar Gunung Sumbing

Fasilitas pendukung wisata di Embung Kledung tergolong standar seperti halnya obyek wisata yang dikelola masyarakat setempat. Fasilitas parkir, kamar mandi umum/wc umum, hingga warung penjaja makanan dan minuman sudah tersedia. Hanya saja belum ada semacam kedai kopi untuk menikmati sajian kuliner lokal seperti Kopi Kledung atau Kopi Posong seperti yang ditawarkan di Wisata Alam Lembah Posong.Pada waktu-waktu tertentu di area parkir Embung Kledung diselenggarakan hiburan musik untuk memeriahkan suasana.

Baca Juga  Desa Wisata Di Kota Semarang

Saat ini Embung Kledung menjadi salah satu tempat yang menarik untuk berkemah atau camping. Disamping itu beberapa fotografer suka mengabdikan keindahan embung ini berlatarkan Gunung Sumbing pada pagi hai atau sunrise. Diharapkan pengunjung tetap menjaga kebersihan kawasan embung agar tempat ini tetap menarik untuk dikunjungi. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Embung Kledung
Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah

Retribusi
Tiket Masuk: Rp 3.000,-
Parkir Motor: Rp 2.000,-
Parkir Mobil: Rp 5.000.-

Ada 5 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Event Jogja Dot Com:

    kreenn, kpn2 mesti coba mampir klo lg jalan2 ke kedu ^^

  2. angkisland:

    mantap mas anno….

    • admin:

      Hi angkisland,
      Terima kasih mas :-)

  3. Sweet Of Backpacker:

    Insya Allah habis lebaran mau kesini

    • admin:

      Hi Sweet Of Backpacker,
      Selamat berwisata ya :-)

Balas pendapat dari angkisland