Dieng Plateau Theater, Visualisasi proses terbentuknya kawah

Dieng Plateau Theater, Visualisasi proses terbentuknya kawah
3 (60%) 1 vote

Di atas bukit dekat Telaga Warna terdapat sebuah cinema atau bioskop kecil yang dinamakan Dieng Plateau Theater. Bioskop ini memutarkan sebuah film dokumenter berisi beberapa peristiwa yang terjadi di Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau). keberadaannya melengkapi daya tarik wisata di Dataran Tinggi Dieng setelah sebelumnya dibangun Museum Purbakala Dieng Kaliasa di dekat Candi Gatotkaca.

Dieng Plateau Theater menampilkan pertunjukan berupa pemutaran film dokumenter yang berisi gambaran pembentukan kawah-kawah di Dieng Plateau dan peristiwa Tragedi Kawah Sinila beberapa puluh tahun yang lalu.

Ada dua cara untuk menuju ke Dieng Plateau Theater ini, pertama dengan mendaki tangga naik di kawasan wisata Telaga Warna dan yang kedua dengan membawa kendaraan memutar melewati jalan aspal hingga area parkir Dieng Plateau Theater. Pilihan kedua kami pilih karena untuk menyingkat waktu dan tenaga. Saat tiba di lokasi, sedang dilakukan pemutaran bioskop sehingga kami harus menunggu jadwal selanjutnya. Jadwal pemutaran film di tempat ini dilakukan setiap setengah jam dimulai dari pagi hingga sore dan bila ada pengunjung yang datang.

Pada hari-hari biasa Dieng Plateau Theater cukup sepi, jadwal pemutaran film dikurangi atau dibatalkan dan kursi bioskop mini banyak yang kosong. Namun bila mendekati hari libur atau musim liburan, tempat ini penuh dikunjungi wisatawan yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai Dataran Tinggi Dieng. Khususnya wisatawan yang berasal dari sekolah-sekolah atau universitas pasti tidak melewatkan untuk berkunjung dan menonton pemutaran film di tempat ini.

Film yang berjudul “Dieng Negeri Khayangan (god abode)” berkisah tentang proses terjadinya Dataran Tinggi Dieng yang digambarkan dengan animasi, potensi alam Dataran Tinggi Dieng, pesona objek wisata yang berada di Dataran Tinggi Dieng, beberapa bencana yang terjadi di Dataran Tinggi Dieng diantaranya tragedi Kawah Sinila yang membunuh ratusan penduduk Dieng pada tahun 1979, kesenian tradisional Dieng, kawah-kawah yang terdapat di Dieng, dan tradisi ruwatan¬†cukur rambut gimbal.

Cukup banyak wisatawan yang tertarik menonton film yang berdurasi pendek ini. Bagi kami menonton film dokumenter cukup menarik karena bisa mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi beberapa puluh tahun lalu yang sering terlewatkan dan kurang kita perhatian. (text/foto: annosmile)

== Tiket Masuk

Satu tiket dengan Kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang

Ada 19 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. suryaden:

    untuk anak kecil yah…, biar cepet pinter…

  2. syafwan:

    Ehm.. upaya yang bagus dalam pelestarian. Sangat menarik. Mudah-mudahan dapat jadi percontohan di kotaku. salam kenal.

  3. yogie:

    waaaaa..jd pengen ke dieng (lagi).. huhuhuhu…

  4. Andy MSE:

    Saya pernah ke situ juga… keren…
    *kok ceritane pendek banget sih??

    • annosmile:

      Isinya cuma itu :(

  5. dina:

    Saya suka ke Dieng. Kebetulan ortu tinggal di wonosobo. Gak ada tempat khusus..cuma menikmati naek keatas dan melihat kebawah, hijau, dingin, sederhana..tenang. Terakhir kesana sama bapak berdua saja..mesra..

  6. Riannarey:

    dieng emang keren bgt deh, nggak ada matinya :D

  7. zee:

    Teaternya ga gelap kan? Takutnya malah dijadikan tempat pacaran murah meriah.. :D

    • annosmile:

      Gelap dunk
      namanya juga bioskop
      kan ada petugasnya juga

  8. arifudin:

    ya, kadang kita harus berjalan-jalan untuk melihat segala peristiwa alam, sekaligus belajar ;)

  9. siwi:

    Wah.. seruuu..
    Ternyata ada banyak yang bisa dilihat disana
    :D

  10. Goen:

    3rb…. Saya membayangkan kesejahteraan para pekerjanya, hahaa…

    • annosmile:

      Pegawainya berasal dari dinas pariwisata
      Sudah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil :)

  11. Dillah:

    teringat lagi…

    pengen keluar kalsel…

    berpetualngn kedaerah lainnya.. :D

    seperti objek wisata Dieng Plateau Theater

  12. mascayo:

    nonton film tentang kawah? duh belum pernah. Jadi pengen nih. Nabung ah nabung :)

  13. farid:

    nyesel..jadi pengen ke dieng lagi..padahal tinggal sedikit lagi….
    nyesel….nyesel…

  14. aziz Ismach:

    Keajaiban dunia adalah karunia Nya,..kita sebagai umat hanya di amanahkan untuk menjaga, memelihara serta memanfaatkan seperlunya dan secukupnya dengan takaran normal manusia

  15. tih_ta:

    tnyata wsata k dieng ga ngebosenin,,,,
    seru tau,,,,
    intinya qu pngen ksana lgeee,
    i love dieng

  16. dheyya kurniawan:

    huhuuhu…jadi pengen ke dieng..boleh tau gak..rutenya kalo backpacker dari jakarta,dan biaya perjalanannya..share dunk….

Kirim pendapat