Curug Silawe Magelang, Pesona Keindahan Alam dan Air Terjun

Curug Silawe yang terletak di Kabupaten Magelang ini kalah tenar dibandingkan dengan air terjun Kedung Kayang dan obyek wisata Ketep Pass yang letaknya berdekatan. Air terjun yang terletak di sebelah barat daya Kabupaten Magelang ini sedikit tersembunyi dan sulitnya akses jalan menuju lokasi. Karena banyak yang belum mengenalnya, kawasan wisata Curug Silawe masih terlihat indah dan alami.

Curug Silawe terletak di Dusun Kopeng Kulon, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Berada di lereng Gunung Sumbing sebelah selatan dengan ketinggian lokasi sekitar 500 meter dari permukaan air laut.

Pemandangan Alam Saat Menuju Curug Silawe MagelangPerjalanan menuju ke Curug Silawe melewati jalan utama menuju ke Taman Wisata Candi Borobudur dilanjutkan melewati jalan penghubung Salam-Purworejo. Pada sebuah persimpangan kami mengambil rute ke arah kecamatan Kajoran. Dari daerah Kajoran, kami menyusuri jalan kecil hingga berujung ke jalan berbatu. Perjalanan tidak berhenti sampai disitu karena kami harus memacu kendaraan melewati jalan berbatu yang menanjak hingga tiba pada gerbang masuk Curug Silawe.

Tangga Menuju Curug Silawe Magelang

Pemandangan alam selama menyusuri jalan kecil menuju ke Curug Silawe cukup indah. Terlihat hamparan persawahan luas hingga ujung berupa bukit-bukit yang dipenuhi oleh bermacam-macam jenis pohon. Diantara pepohonan yang terlihat dari kejauhan beberapa diantaranya memiliki warna daun yang berbeda dengan pohon-pohon yang lain. Pada salah satu ujung persawahan terdapat area pemukiman yang lokasinya berdekatan dengan Curug Silawe.

Curug Silawe Magelang Dari Atas Bukit

Kami sempat berhenti sebentar di tepi jalan untuk melihat pemandangan alam yang cukup indah dan menarik ini. Sesekali kami berpapasan dengan para petani yang berangkat menuju ke sawahnya. perjalanan kami lanjutkan menuju ke area pemukiman yang terlihat dari kejauhan dari tempat ini menyusuri jalan aspal yang sempit.

Baca Juga  Air Terjun Surupethek, Tersembunyi Di Daerah Pleret Bantul

Memasuki gerbang pemukiman tiba-tiba jalan beraspal berubah menjadi jalan berbatu bercampur pasir. Kecepatan kendaraan kami kurangi dan jalan yang kami lalui membelah ditengah-tengah area pemukiman. Tidak terlihat banyak aktivitas warga saat waktu menjelang siang hari. Di ujung jalan keluar dari area pemukiman tiba-tiba jalan berubah menanjak. Jalan berbatu yang menanjak cukup tajam dan panjang  cukup menyulitkan kendaraan untuk melaju. Motor kami tidak mampu untuk melewati tanjakan dan akhirnya yang membonceng harus turun dari motor.

Curug Silawe memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan didekatnya terdapat curug lain bernama Curug Sigong dengan ketinggian 40 meter. Asal-Usul nama Curug Silawe berasal dari keberadaan sarang laba-laba yang ditemukan saat pembukaan area air terjun pegunungan menjadi kawasan wisata.

Curug Silawe Magelang Dari Bawah

Tiba di pintu masuk Curug Silawe yang berupa loket penarikan tiket, kami segera membayar tiket masuk dan memarkir di area parkir yang telah disediakan. Dari area parkir kami harus berjalan menyusuri jalan setapak di tepi tebing sejauh beberapa ratus meter untuk tiba di area air terjun. Dari kejauhan bunyi jatuhan air terjun sudah terdengar jelas dan kami bertambah semangat untuk segera tiba di air terjun.

Pemandangan Curug Silawe cukup menarik dilihat dari atas tebing meskipun sedikit terhalang oleh rerimbunan pepohonan. Jalan setapak dan anak tangga sudah dibangun hampir menyeluruh di kawasan wisata ini sehingga mempermudah wisatawan berkeliling dari ujung ke ujung. sepertinya masyarakat sekitar yang mengelola obyek wisata ini cukup serius mengembangkan potensi wisata di daerahnya. Udara sejuk bercampur uap air yang beterbangan membuat kami betah berlama-lama di kawasan air terjun. Pemandangan Curug Silawe dari bawah juga terlihat menarik karena bisa melihat tebing-tebing yang mengelilingi curug tanpa tertutup pepohonan.

Baca Juga  Kawah Sikendang, Kawah Tersembunyi di Telaga Warna Dieng

Bunyi jatuhan air terjun membuat suasana terasa damai dan nyaman untuk bersantai. Air yang bersih dan jernih membuat beberapa orang menyempatkan diri untuk mandi dan bermain air. Lingkungan Curug Silawe yang masih bersih dari sampah sebaiknya dipertahankan dan dijaga agar lingkungan tetap lestari. Tidak jauh dari Curug Silawe terdapat Curug Sigong dengan akses jalan sudah dibangun jalan setapak dari semen cor. Pemandangan Curug Sigong tidak kalah indahnya karena air terjun ke bawah dari sela-sela tirai batu yang berbentuk persegi.

Curug Silawe cukup menarik untuk dikunjungi karena masih alami dan dikelingi oleh pemandangan alam lereng pegunungan yang cukup indah. Keberadaan curug lain yang lokasinya berdekatan dengan Curug Silawe membuat obyek wisata ini disebut dengan Curug Kembar. Tidak jauh dari lokasi Curug Silawe telah tersedia lokasi perkemahan yang saat ini sudah mulai banyak dilirik untuk kegiatan berkemah dan outbound. Sarana dan prasarana transportasi masih menjadi masalah klasik yang dihadapi. Akses jalan yang sulit dan tidak ada transportasi umum menjadi kendala utama para wisatawan untuk berkunjung ke obyek wisata ini. Namun bagi yang menyukai tantangan dan alam liar pasti akan menyambangi tempat ini sekedar bersantai menikmati alam. (text/foto: annosmile)

Ada 5 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Fajar:

    dolan terus lek..

  2. putrosn:

    kak typo kak *mlayuuu*

  3. Vicky:

    dari gambarnya sepertinya sejuk :D

  4. Sang Nanang:

    Curug Silawe letakknya di sisi barat laut wilayah Kab Magelang, bukan sisi tenggara kang….

Kirim pendapat