Curug Sidoharjo, Air Terjun Tertinggi Di Kabupaten Kulon Progo

Curug Sidoharjo, Air Terjun Tertinggi Di Kabupaten Kulon Progo
3 (60%) 5 votes

Curug Sidoharjo merupakan daya tarik air terjun tersembunyi dibalik perbukitan Menoreh Kulon Progo. Menurut informasi yang beredar, curug atau air terjun ini disebut air terjun tertinggi diantara air terjun yang lain di wilayah kabupaten Kulon Progo bahkan mungkin se Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini keberadaan air terjun ini telah dibuka menjadi kawasan wisata yang dikelola masyarakat sekitar. Hanya saja wisatawan yang berkunjung lebih banyak pada musim penghujan karena aliran airnya cukup melimpah.

Curug Sidoharjo atau Air Terjun Sidoharjo terletak di dukuh Gonolangu, desa Sidoharjo, kecamatan Samigaluh, kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Curug ini berada di antara perbukitan Pegunungan Menoreh yang membentang dari bagian selatan Kabupaten Kulon Progo hingga bagian selatan Kabupaten Magelang.

Air Terjun Kecil Saat Menuju Curug Sidoharjo Kulon Progo

Lokasi Curug Sidoharjo berada di kawasan perbukitan Menoreh yang masuk wilayah kabupaten Kulon Progo. Dari Tugu Dekso, ikuti jalan menuju ke arah Samigaluh atau arah jalan yang kita kenal menuju ke Puncak Bukit Suroloyo. Pada sebuah tanjakan menikung terdapat papan nama MTs Sidoharjo yang mengarah ke gang atau jalan sempit. Ikuti jalan sempit tersebut hingga memasuki kawasan pemukiman penduduk. Dari tempat ini sudah banyak papan petunjuk jalan menuju Curug Sidoharjo di setiap simpangan jalan.

Pemandangan Curug Sidoharjo Kulon Progo

Dalam perjalanan menuju ke Curug Sidoharjo, kami sempat berpapasan dengan penduduk yang sedang mencari rumput di hutan. Kami berjalan melewati saluran air yang dibangun warga setempat untuk pengairan sawah dan ladangnya. Ujung saluran air tersebut adalah sebuah air terjun kecil yang tidak bernama. Air terjun yang hanya memiliki ketinggian 10 meter ini cukup menarik untuk dikunjungi sekedar melepas lelah dan beristirahat dalam perjalanan menuju ke Curug Sidoharjo. Aliran airnya menjadi deras ketika selepas hujan dan hanya mengalir pelan seperti aliran selokan yang sebelumnya kami lihat.

Bagian Atas Curug Sidoharjo Kulon Progo

Dari curug kecil ini, masih setengah perjalanan lagi untuk menuju ke Curug Sidoharjo, kami menyusuri tepian sungai yang berhulu di Curug Sidoharjo. Di tepian sungai ini sebetulnya Curug Sidoharjo sudah terlihat, namun saat ini sulit terlihat karena tertutup oleh lebatnya pepohonan. Dalam perjalanan kami menemui sebuah tebing yang terdapat rembesan air. Sepertinya tebing itu akan menjadi air terjun secara tiba-tiba ketika hujan deras melanda kawasan ini. hal itu bisa dibuktikan bekas-bekas gerusan air pada batuan yang terdapat batuan yang terdapat rembesan air.

Pemandangan Curug Sidoharjo Kulon Progo Dari Dekat

Dari tebing ini mulai terlihat pemandangan Curug Sidoharjo karena sudah tidak terdapat lagi pepohonan yang lebat. Curug Sidoharjo terlihat besar dan tinggi namun debit airnya tidak begitu deras. Debit air tertinggi pada Curug Sidoharjo terlihat saat setelah hujan deras melanda sekitar kawasan ini. Kondisinya masih terlihat alami dan bersih karena belum banyak dikunjungi wisatawan. Aliran sungainya banyak terdapat batuan pasir dan cekungan air yang beberapa diantaranya cukup dalam.

Curug Sidoharjo terbagi daam 3 (tiga) wilayah padukuhan diantaranya Pedukuhan Munggang Lor, Pedukuhan Gorolangu, Pedukuhan Nyenani. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 75 meter dan dikelilingi oleh tebing batu dan tanaman hutan yang masih alami. Tidak diketahui cerita atau asal-usul mengenai Curug Sidoharjo ini.

Kolam Dibawah Curug Sidoharjo Kulon Progo
Curug Sidoharjo terlihat gagah dan tinggi, dengan tebing batu raksasa yang mengelilinginya. Sepertinya memang benar bahwa Curug Sidoharjo merupakan curug tertinggi di Yogyakarta dan sekitarnya. Selama kami berburu curug atau air terjun di sekitar Yogyakarta atau tepatnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, curug inilah yang merupakan curug tertinggi.

Jatuhnya air dari atas tebing tidak terlalu deras  namun kita harus berhati-hati ketika berkunjung diwaktu musim hujan karena bahaya dari banjir bah dari atas tebing yang dilalui air terjun. Selain itu tidak ada orang yang menjaga kawasan Curug Sidoharjo sehingga kita perlu menjaga diri kita dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Bunga Liar Di Sekitar Curug Sidoharjo Kulon Progo

Disekitar area Curug Sidoharjo terdapat beberapa tanaman bunga liar yang kondisinya sedang mekar sehingga menambah keindahan Curug Sidoharjo. Yang lebih kagum lagi kawasan air terjun ini terlihat bersih, kami tidak menemukan satupun sampah diarea ini meskipun terdapat sisa-sisa kayu bakar bekas orang berkemah di air terjun ini. Kami berharap kelestarian alam dan kebersihan selalu terjaga di tempat ini.

== Lokasi/Peta

Informasi lebih lanjut baca artikel Lokasi Curug Sidoharjo

== Informasi Tambahan

  • Curug Sidoharjo di musim kemarau, airnya sedikit/kering. Disarankan untuk berkunjung di pertengahan musim penghujan.
  • Sebaiknya ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua karena jalanan cukup sempit
  • Sebaiknya izin terlebih dahulu dan menitipkan kendaraan di warga atau RT setempat.
Rute Curug Sidoharjo

Dari Yogyakarta РJalan Godean РPerempatan Nanggulan РPasar Dekso РSamigaluh РDisebuah tanjakan ambil jalan ke MTs Sidoharjo yang merupakan jalan sempit  РMTs Sidoharjo lurus kemudian pertigaan kecil belok kiri Рjalan menanjak pas disebuah pertigaan yang terdapat pos kamling berhenti Рtanya penduduk cari jalan setapak menuju ke air terjun/Curug Sidoharjo

INFORMASI
Curug Sidoharjo
Dukuh Gonolangu, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Retribusi
Parkir Motor: Rp 2.000,-

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Jauhari:

    Keren Masdab!

  2. lozz akbar:

    seoga curug Sidoharjo tetap lestari ya mas

  3. nunuk mujiati:

    Saya bbrp tahun lalu sdh pernah ke curug itu, tp betul2 msh alami, sepanjang perjlnan msh bertemu dg kera2 liar bergelantungan di pohon, smg tetap lestari meski sdh dijdkan obyek wisata

  4. Rizky Arif Sahida:

    Curug dibagi jadi 3 pedukuhan..
    *Pedukuhan Munggang Lor
    *Pedukuhan Gorolangu
    *Pedukuhan Nyenani..

Kirim pendapat