Please disable any ad-blocker you are using in your browser.

Curug 7 Bidadari, Keindahan Air Terjun Di Lereng Gunung Ungaran

Curug 7 Bidadari, Keindahan Air Terjun Di Lereng Gunung Ungaran 4.00/5 (80.00%) 1 vote

Curug 7 Bidadari merupakan salah satu wisata air terjun yang berada di lereng Gunung Ungaran. Air terjun bertingkat ini dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis pedesaan oleh masyarakat setempat. Mitos yang berkembang tentang air terjun ini adalah konon pada zaman dahulu pernah digunakan sebagai tempat mandi para bidadari yang berjumlah tujuh. Hal ini diperkuat dengan beberapa situs yang dikeramatkan masyarakat setempat di sekitar lokasi.

Curug 7 (Tujuh) Bidadari yang berada di lereng Gunung Ungaran terletak di dusun Keseneng, desa Keseneng kecamatan Sumowono, kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Curug 7 Bidadari dipromosikan sejak 4 Februari 2010 oleh masyarakat sekitar dengan dana swadaya.

TeamTouring Di Curug 7 Bidadari

Lokasi Curug 7 Bidadari berada di sebelah barat kecamatan Bandungan kabupaten Semarang. Dari Bandungan, untuk menuju objek wisata Curug 7 Bidadari masih minim informasi sehingga kami harus bertanya penduduk yang kami temui di pinggir jalan. Perjalanan melewati sebuah jalan beraspal yang cukup sempit yang hanya bisa dilewati satu kendaraan bus kecil. Beruntung dibeberapa persimpangan jalan sudah dibuat papan petunjuk arah sehingga kami tidak tersesat memasuki kawasan pemukiman.

Kios Pedagang Disekitar Curug 7 Bidadari

Memasuki area objek wisata Curug 7 Bidadari, kami memarkir kendaraan pada sebuah tanah lapang yang disediakan untuk area parkir. Sebagai kawasan wisata yang dibangun dengan swadaya masyarakat, pembangunan sarana dan prasarana baru dilakukan secara bertahap karena minimnya dana dan tingginya biaya pembangunan kawasan wisata.

Curug 7 Bidadari mempunyai 3 tingkatan dengan 7 curug dan 7 kolam alami yang terbentuk secara alami dan tertata sesuai masing-masing curug. Dimana bagian tingkat ke 1 ke tingkat 2 dengan ketinggian kurang lebih 6 meter sedangkan tngkat 2 ke tingkat 3 dengan ketinggian 7 meter.

Tingkatan Curug 7 Bidadari

Sebelum memasuki loket penarikan tiket, di sebelah kiri kanan jalan terdapat beberapa bangunan semi permanen yang digunakan untuk berjualan makanan, minuman, dan cinderamata. Setelah membayar tiket masuk kami harus berjalan sejauh 300 meter untuk menuju ke area curug.

Pertama-tama kami memilih jalan menuju ke bagian atas Curug 7 Bidadari. Setelah melewati beberapa jalan setapak dan tangga yang terbuat dari tanah, akhirnya kami tiba di bagian atas curug. Aliran sungai yang melewati Curug 7 Bidadari lumayan deras dan jernih. Sepertinya para penduduk sekitar selalu menjaga kebersihan aliran air dan sumber mata air yang mengaliri curug.

Menurut cerita masyakarat setempat sejak nenek moyang dahulu Curug 7 Bidadari berada di kompleks Kedung Wali. Dinamakan demikian karena disitu terdapat kedung yang berdiameter kurang lebih 70cm berbentuk bulat dengan air yang tak pernah surut sepanjang tahun. Menurut Masyarakat setempat diyakini mempunyai khasiat bagi orang yang yakin dan percaya.

Kedung Wali Curug 7 BidadariDi bagian atas Curug 7 Bidadari terdapat sebuah bangunan kecil berbentuk persegi yang ditutupi oleh bambu. Semula kami kira merupakan kamar mandi atau toilet, namun ternyata di dalamnya terdapat sumur. Menurut papan informasi yang ada di sekitarnya sumur tersebut dinamakan Kedung Wali.

Kedung Wali tersebut terlihat dangkal namun mengeluarkan air dan membasahi batuan yang ada disekitarnya. Sepertinya Kedung Wali merupakan salah satu mata air yang mengalir menuju ke Curug 7 Bidadari. Keberadaan Kedung Wali ini kadang dikaitkan dengan Kyai Mandhung, seorang pengikut setia Pangeran Diponegoro yang menjadi tetua Dusun Keseneng hingga dimakamkan tidak jauh dari Curug 7 Bidadari.

Aliran Curug 7 BidadariSelanjutnya kami kembali berjalan memutar untuk melihat pemandangan curug 7 Bidadari dari dasar curug. Pemandangan Curug 7 Bidadari terlihat alami dan bersih. Ketika mencoba mendaki tingkatan demi tingkatan Curug 7 Bidadari, di beberapa tingkatan terbentuk kolam-kolam kecil yang sepertinya cocok digunakan untuk berenang dan bermain air.

Melihat jernihnya air sungai di Curug 7 Bidadari membuat kami ingin berenang dan bermain air di curug tersebut. Namun sebelumnya kita perlu berhati-hati karena batuan yang ada disekitar curug cukup licin dan beberapa tajam sehingga dapat melukai kaki.

Bermain Air Di Curug 7 BidadariSetelah puas bermain air di Curug 7 Bidadari akhirnya kami meninggalkan dan meneruskan perjalanan menelusuri lereng Gunung Ungaran. Sebetulnya di dekat Curug 7 Bidadari terdapat gua yang dinamakan Goa Paleburgongso, namun karena hari telah sore kami tidak jadi mengunjungi objek wisata tersebut. Sebagai kawasan wisata baru, Curug 7 Bidadari berpotensi menjadi kawasan wisata yang disukai pengunjung karena keunikan aliran dan tingkatan air terjunnya. (text/foto: annosmile)

Rute Curug 7 Bidadari

Dari Ambarawa – Bandungan – Pertigaan besar di Kawasan Wisata Bandungan belok ke kiri (barat) – Pertigaan pasar ambil jalan lurus – Kemudian di kiri jalan terdapat papan petunjuk arah menuju Curug 7 Bidadari – Ikuti papan petunjuk arah yang melewati jalan pedesaan yang sempit dan berliku.

INFORMASI
Curug 7 Bidadari
Dusun Keseneng, Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

Retribusi
Tiket Masuk: sukarela
Parkir Motor: Rp 2.000,-
Parkir Mobil: Rp 5.000,-

Ada 20 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mawi wijna:

    apik iki, mulai terangsang untuk berburu air terjun rupanya,

    ndang sinau carane motret air terjun le

    • admin:

      itu cuma pake pocket om..
      jarang bawa yg DSLR :)

  2. Jidat:

    Wah mas, iku ancen keren tempate. kapan2 lek touring neng daerah etan aku mbok diajak? hehehe

  3. budies:

    weh asyik banget nih keknya, sueger ya mas poso-poso bluron

  4. Laksamana Embun:

    Indah tempatnya… apalagi bisa berenang,, segarr..

  5. Laksamana Embun:

    Indahnya tmpat ini, apalagi bisa benrenang ^^

  6. mawi wijna:

    wah ini mesti saya beri pengarahan ttg tata-cara nyemplungkan DSLR ke dalam air :D

  7. neo renggana:

    kapan2 aja aku *ngarep* :P

  8. PRofijo:

    Nggiyanteng’e *pemandangan uduk kowe*

  9. Spekta Kuliner:

    Lebih mempesona lagi kalo ada bidadarinya nih.. (hassle)

  10. addiehf:

    wah mantep yah, trus waktu disana ketemu ngga dengan bidadarinya ??

  11. ciwir:

    ngulon sithik tekan limbangan nggone andy mse

    • admin:

      oh..iya mas?
      ternyata dekat juga ya..lain kali mesti kesana :)

  12. Rangga:

    Ati2 brot klw main air di kedung yg no 2, p’nah ada yg bunuh diri di situ..hiii serem… :ngacir:

  13. ayu:

    wah asei ya air terjunya pengen kesana nech

  14. suryo:

    iling mbah Mandung,iling masjid kang……………….
    ojo sembrono…………….kowalat!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  15. Rangga:

    Brita t’baru: kmarin tgl 24-12-2010 di curug 7 bidadari ada 1 org yg meninggal tenggelam (anak banyubiru). Menurut saksi ada bbrapa org pd mabuk di lokasi C7B. & korban berenang dlm keadaan teler. yah tewas dah.

  16. dwiky:

    aku sudah pernah kesana lumayan asyik kok disana, udaranya sejuk, parkir aman. dan yang paling penting air terjunnya keren kok…
    hehee

  17. mundiutomo:

    mohon informasi sewa lokasi,update HTM,dan fasilitas lain
    Thanks..

Kirim pendapat

error: Content is protected !!