Fenomena Crop Circle di Berbah Sleman

Fenomena Crop Circle di Berbah Sleman
Rate this post

Kawasan Berbah sebagai salah satu kecamatan di Sleman dihebohkan dengan kemunculan crop circle di area persawahan. Keberadaan crop circle yang diteliti oleh sejumlah ilmuan asing merupakan jejak yang dibuat oleh makhluk asing dari angkasa luar atau yang disebut alien. Keberadaan crop circle di area persawahan Berbah menjadi bahan perbincangan akan keaslian dan alasan kenapa dibuat di kawasan ini.

Crop Circle Berbah

Pada suatu siang, rasa penasaran saya membuat saya bergegas menuju lokasi crop circle ini. Perjalanan saya mulai melalui jalur alternatif dari Berbah menuju ke Piyungan. Dari kejauhan terlihat keramaian di tepi jalan dan saya segera mencari area parkir untuk memarkir kendaraan dan berjalan menuju ke lokasi crop circle. Dari pematang sawah tidak terlihat bentuk crop circle karena tertutup rimbunnya tanaman padi yang mulai meninggi. Akhirnya saya disarankan mendaki sebuah gunug kecil atau bukit bernama Gunung Suru.

Gunung Suru merupakan bukit batu yang terjal dan harus berhati-hati saat melangkah. Lalai sedikit saja, kita dapat jatuh terperosok ke bawah dan bisa kehilangan nyawa. Keberadaan Gunung Suru pun tergolong angker karena sering digunakan untuk mencari pesugihan. Setelah perlahan-lahan mencari jalan yang tidak terlalu terjal, akhirnya saya tiba di puncak. terlihat bentuk crop circle yang melingkar dengan ornamen atau motif tertentu. Menurut informasi dari internet, bentuk setiap crop circle berbeda dari yang ditemukan di berbagai wilayah di dunia.

Keberadaan crop circle ini penuh tanda tanya kebenarannya karena beberapa orang ada yang mengaku membuatnya sedang beberapa orang yang berada disekitar terbentuknya crop circle percaya bahwa simbol tersebut dibuat oleh sesuatu yang diluar akal pikiran manusia karena mereka mendengar bunyi-bunyi aneh pada malam sebelum ditemukan crop circle. Tidak ditemukan bukti lain selain kesaksian warga sehingga kepolisian dan tim peneliti hanya berkesimpulan bahwa crop circle tersebut merupakan akal-akalan warga atau seseorang. Namun argumen saya, keberadaan crop circle tersebut mungkin saja asli karena lokasi crop circle berdekatan dengan Candi Abang, Goa Sentono dan petilasan lain yang masih misteri dan belum diketahui asal usulnya. Sejauh yang saya tahu, beberapa situs pra sejarah dan situs sejarah memiliki salah satu fungsi sebagai untuk berkomunikasi dengan makhluk langit yang disebut dengan dewa. Entah asli atau buatan, keberadaan crop circle mampu menarik animo masyarakat untuk berwisata ke lokasi. Apakah anda percaya dengan keberadaan crop circle? (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat