Reruntuhan Candi Perot Temanggung

Reruntuhan Candi Perot Temanggung
1.5 (30%) 2 vote[s]

Candi Perot merupakan situs candi yang ditemukan tidak jauh dari kawasan Candi Pringapus di kabupaten Temanggung. Konon letak aslinya berada di area hutan bambu yang dianggap angker oleh warga sekitar. Kondisi candi ini sudah runtuh dan seluruh batu penyusunnya dipindah di pelataran halaman Candi Pringapus. Menurut cerita yang beredar, Candi ini diperkirakan runtuh pada kisaran tahun 1907 akibat badai yang besar melanda daerah tersebut.

Reruntuhan Candi Perot terletak di halaman Candi Pringapus, desa Pringapus, kecamatan Ngadirejo, kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Tumpukan Batu Candi Perot Temanggung

Lokasi reruntuhan Candi Perot yang direlokasi atau dipindahkan berada di halaman Candi Pringapus Temanggung. Lokasi sebenarnya candi ini berada di desa atau dusun sebelah dari Situs Candi Pringapus. Rute menuju situs candi ini dari pusat kota Temanggung menuju ke arah utara menuju Parakan. Dari Parakan pilihlah jalur menuju ke arah Ngadirejo sebagai jalan utama menuju ke Jalur Pantura. Sebelum tiba di area pasar Ngadirejo ada sebuah jalan kecil ke kiri memasuki kawasan pemukiman penduduk. Ikuti jalan tersebut hingga ujung pemukiman dan akhirnya tiba di area candi Pringapus yang tersimpan susunan batu Candi Perot.

Reruntuhan Candi Perot Temanggung tersusun rapi di sebelah pinggir halaman Candi Pringapus. Bila dilihat perkiraan tahun pembangunannya, bentuk bangunan candi ini memiliki kemiripan dengan bangunan Candi Pringapus. Hal tersebut diperkuat dengan kemiripan ornamen dan relief candi yang cukup jelas terlihat pada reruntuhan Candi Perot ketika dibandingkan dengan Candi Pringapus. Keberadaan Candi Perot juga cukup penting karena pada tahun 1819 M ditemukan sebuah prasasti yang menyebutkan angka tahun 772 Caka atau 15 Juni 850 M. Prasasti yang ditemukan disebut Prasasti Tulang Air yang ditulis dalam huruf dan bahasa Jawa Kuno. Prasasti tersebut berisi tentang penetapan Ratu Sima oleh Rakai Panantapan Pu Manuku atas sebuah bangunan suci di desa Tulang Air, Rakai Panantapan Pu Manuku adalah pejabat pemerintah kerajaan Mataram Kuno yang dibawah kekuasaan Rakai Pikatan. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Kawah Sikendang, Kawah Tersembunyi di Telaga Warna Dieng

Kirim pendapat