Candi Pawon Magelang, Poros Tengah Diantara Borobudur Dan Mendut

Candi Pawon Magelang, Poros Tengah Diantara Borobudur Dan Mendut
3 (60%) 2 votes

Candi Pawon merupakan satu dari tiga wisata candi yang cukup populer di kabupaten Magelang selain Candi Borobudur dan Candi Mendut. Letaknya berada segaris lurus diantara kedua candi tersebut. Namun keberadaannya sering terlewatkan karena letaknya tidak berada di tepi jalan utama dan harus memasuki jalan sempit. Sebagian besar pengunjung yang mampir ke Candi Mendut langsung menuju ke Candi Borobudur begitu pula sebaliknya.

Candi Pawon terletak di desa Borobudur, kecamatan Borobudur, kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi Pawon dipugar tahun 1903 dan selesai tahun 1904. Relief-relief Candi Pawon memiliki kaitan dengan Candi Borobudur dan diperkirakan dibangun hampir bersamaan dengan Candi Borobudur.

Bangunan Candi Pawon Magelang

Lokasi Candi Pawon Magelang sebenarnya hanya beberapa ratus meter dari Candi Mendut saat menuju ke kawasan Candi Borobudur. Posisi Candi Pawon berada di sebelah barat dari Sungai Progo dan hanya beberapa puluh meter dari jalan utama. Hanya saja papan petunjuk arah yang kecil sering terabaikan wisatawan. Akses jalan cukup baik meskipun lebar jalan lebih sempit karena melewati area pemukiman penduduk. Kendaraan roda dua dan roda empat dapat tiba di area parkir Candi Pawon.

Candi Pawon merupakan Candi Buddha dimana arsitektur bangunan merupakan gabungan seni bangunan Hindu Jawa kuno dan India. Candi Pawon tersusun dari batu gunung berapi dan disinyalir berasal dari Gunung Merapi. Asal-usul nama Candi Pawon masih misterius dan sampai saat ini belum diketahui.

Relief Kala Candi Pawon Magelang

Candi Pawon hanya terdapat satu bangunan candi utama tanpa adanya candi pendamping atau perwara. Pada bagian pinggir candi terdapat beberapa potongan batu candi yang telah rusak dan tidak dapat dipasang kembali. Ukuran candi ini dapat dibilang cukup kecil bila dibandingkan dengan Candi Mendut yang ada di dekatnya. Beberapa bagian batuan candi yang rusak telah diganti dengan batu baru tanpa pahatan atau polos.

Dinding-dinding luar candi dihias dengan relief pohon hayati (kalpataru) yang diapit pundi-pundi dan kinara-kinari. Kinari merupakan gambaran makhluk setengah manusia setengah burung. Kinari digambarkan berkepala manusia berbadan burung. Tata gerak kinari pada masing-masing sisi berbeda satu dengan yang lain.

Bagian Dalam Candi Pawon Magelang

Ruangan dalam bangunan Candi Pawon terlihat kosong dan tidak terdapat arca atau patung. Tidak ada informasi apakah arca yang ada sudah diamankan atau pada saat penggalian sudah tidak ditemukan atau hilang. Altar kecil yang berada di dalam bangunan candi masih difungsikan sebagai tempat meletakkan sesaji. Relung-relung candi tampak kosong tanpa adanya arca namun pada bagian dinding lain masih tersisa relief-relief candi.

Potongan Batu Candi Pawon Magelang

Sebagian besar pengunjung atau wisatawan yang mengunjung Candi Pawon Magelang sekedar melepaskan rasa ingin tahu mengenai bentuk candi tersebut. Setelah rasa penarasan hilang, wisatawan kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Candi Borobudur atau Candi Mendut. Bagi wisatawan nusantara atu domestik, bangunan Candi Pawon yang kecil dirasa kurang menarik dibandingkan kedua candi lainnya yang memiliki ukuran lebih besar. Wisatawan asing biasanya berhenti sebentar di kawasan candi ini sebagai bagian dari paket tur keliling Candi Borobudur. Setelah cukup berfoto dan sekedar melihat, mereka kembali melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur. (text/foto: annosmile)

Rute Candi Pawon

Dari Yogyakarta – Jalan Magelang – Muntilan – Pertigaan Borobudur (Pabelan) belok kiri – Lurus hingga tiba di Candi Mendut – Pertigaan ke Kanan – Bunderan ke Kiri Arah Candi Borobudur  – Pertigaan Ke Kiri – Tiba di Candi Pawon

INFORMASI
Candi Pawon
Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Retribusi
Tiket Masuk : Rp 3.300,-/orang
Parkir Motor : Rp 2.000,-
Parkir Mobil : Rp 5.000,-

Kirim pendapat