Candi Ijo, Antara Situs Purbakala dan Lokasi Menikmati Senja

Candi Ijo, Antara Situs Purbakala dan Lokasi Menikmati Senja
3.6 (72%) 5 votes

Candi Ijo merupakan candi bercorak Hindu yang letaknya tidak jauh dari obyek wisata candi yang cukup terkenal yakni Situs Kraton Ratu Boko. Sama seperti kraton Ratu Boko, posisi candi ini berada di area perbukitan dengan ketinggian sekitar 380 mdpl. Keberadaannya dikenal keika banyak orang mengunggah foto senja dari kawasan candi ini. Daya tariknya pun mengalahkan kawasan candi yang berada di dekatnya seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong yang sebelumnya lebih ramai pengunjungnya.

Candi Ijo (Ijo Temple) terletak di kawasan perbukitan Ijo (Bukit Ijo), dukuh Groyokan, desa Sambirejo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman DI Yogyakarta.

Suasana Candi Ijo Menjelang Sore Hari

Lokasi Candi Ijo berada di daerah perbukitan Sambirejo Prambanan. Rute menuju candi ini kota Yogyakarta ke arah timur melewati Jalan Raya Jogja-Solo. Pada persimpangan Taman Wisata Candi Prambanan-Pasar Prambanan ambil jalan ke kanan menuju ke Jalan Prambanan-Piyungan atau petunjuk arah menuju Kraton Ratu Boko. Dari Kraton Ratu Boko masih terus ikuti petunjuk arah menuju kawasan wisata Tebing Breksi, Candi Ijo, dan Watu Papal. Kondisi jalan setelah belok ke arah kiri perlahan-lahan menanjak. Ikuti jalan terus melewati Tebing Breksi dan sekitar 400 meter dari Tebing Breksi akhirnya tiba di kawasan Candi Ijo.

Candi Ijo berlatar belakang agama Hindu ini diperkirakan dibangun pada abad ke-10. Kompleks Candi Ijo terdiri dari beberapa kelompok candi induk, candi pengapit dan candi perwara. Candi induk yang sudah selesai dipugar menghadap ke barat. Di hadapannya berjajar tiga candi yang lebih yang lebih kecil ukurannya yang diduga dibangun untuk memuja Brahma, Wisnu dan Syiwa.

Kompleks Candi Ijo Bagian Bawah

Area parkir pengunjung Candi Ijo tidak disediakan oleh pengelola Situs Candi Ijo. Namun jangan khawatir karena didekatnya telah dibangun area parkir pengunjung atau wisata oleh masyarakat sekitar. Meskipun area parkir tidak luas, area parkir yang disediakan mampu menampung puluhan kendaraan roda dua dan beberapa kendaraan roda empat. Bila datang lebih awal atau lebih siang terlihat area parkir masih kosong karena kebanyakan datang saat sore hari.

Setelah kendaraan yang kami bawa terparkir rapi, kami langsung bergegas menuju ke Pos Jaga Situs Candi Ijo untuk meminta ijin masuk kawasan Candi Ijo. Kami dipersilakan mengisi buku tamu untuk memberikan keterangan maksud kedatangan. Setelah selesai mengisi buku tamu, kami dipersilakan memasuki kawasan Candi Ijo. Tidak ada penarikan retribusi atau biaya masuk Candi Ijo seperti candi lain semisal Kraton Ratu Boko dan Candi Prambanan. Dengan kata lain masuk Candi Ijo gratis tanpa biaya sepersenpun kecuali biaya parkir kendaraan.

Sebelum Mahatari Terbenam di Candi Ijo

Saat tiba di area Candi Ijo, suasana sudah mulai ramai menjelang sore hari. Pengunjung Candi Ijo didominasi oleh para anak muda kisaran remaja SMA dan mahasiswa dan hanya terlihat beberapa orang tua yang mengajak anaknya bersantai di tempat ini. Beberapa saat setelah kedatangan kami di Candi Ijo, tiba lagi serombongan anak muda di kawasan candi. Sepertinya Candi Ijo menjadi salah satu primadona wisata candi di sekitar Yogyakarta.

Aktivitas pengunjung Candi Ijo yang terlihat saat ini bukan untuk mengagumi peninggalan sejarah bangsa Indonesia (situs candi) melainkan sebagai salah satu tempat menikmati sunset atau senja di sekitar kawasan Yogyakarta. Sebagian diantaranya sebagai tempat untuk berfoto bersama karena hijaunya rumput yang berada di kawasan Candi Ijo. Papan informasi mengenai sejarah dan penemuan candi seakan tidak tersentuh oleh banyaknya pengunjung yang datang ke tempat ini.

Berfoto Dengan Senja di Candi Ijo

Kadang miris melihat pengunjung hanya melihat sisi keindahan alam yang dipancarkan dari kawasan candi dan bukan dari sisi sejarah dan arsitektur bangunan candi. Namun daya tarik yang ada saat ini justru mengangkat kembali wisata candi yang sebelumnya tidak tersentuh generasi muda bangsa. Pada akhirnya fungsi candi pun akan berkembang dari tempat ibadah menjadi kawasan wisata dan hiburan. Lambat laun bila ada yang mengetahui potensi Candi Ijo sebagai tempat yang indah untuk menikmati sunset lain sebagai situs purbakala, bukan tidak mungkin akan dikembangkan menjadi obyek wisata besar seperti Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko.

Senja dari Candi Ijo memang indah karena tidak terhalang oleh bangunan dan pepohonan karena berada di atas puncak perbukitan. Hampir semua pengunjung yang berada di kawasan candi Ijo mengabadikan momentum matahari terbenam yang tampak menawan saat cuaca cerah. Dari kejauhan tampak jelas landasan pacu Bandara Adi Sucipto yang menyala saat pesawat akan mendarat (landing) atau terbang (take off).

Pengunjung Menikmati Sunset di Candi Ijo

Kekurangan saat menikmati senja di Candi Ijo adalah kawasan candi ini tutup pukul 18.00 atau jam 6 sore tepat. Mendekati waktu tutup petugas berkeliling kawasan Candi Ijo untuk mengingatkan bahwa waktu kunjungan akan habis atau berakhir. Petugas candi cukup sopan mengingatkan dan meminta pengunjung untuk segera meninggalkan Candi Ijo ketika waktu kunjungan berakhir. Sedikit kecewa ketika sisa-sisa senja masih tampak menawan dan mengharuskan kami untuk meninggalkan tempat ini.

Kawasan Candi Ijo telah menjadi salah satu primadona menikmati senja atau matahari terbenam di sekitar kawasan Yogyakarta. Lokasi yang cukup tinggi berada di atas bukit dan cukup dekat ditempuh dari kota Yogyakarta menjadikan salah satu alasan mengapa banyak orang memilih tempat ini. Apalagi saat ini telah dihapuskan biaya masuk atau tiket masuk candi oleh Balai Purbakala Daerah Istimewa Yogyakarta. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. nbsusanto:

    syahdu tempat iki.. perjuangan jalanan rusak terobati sepenuhnya.. 8-)

    • admin:

      Hi NBsusanto,
      Iya mas semoga jalannya segera diperbaiki :-)

Kirim pendapat