Situs Candi Gebang

Situs Candi Gebang
1 (20%) 1 vote

Candi Gebang merupakan situs candi yang berada di dekat Embung Tambakboyo dan kawasan perumahan utara Jalan Ringroad Utara Seturan. Keberadaan candi ini jarang diketahui karena tidak atau belum dipromosikan sebagai kawasan wisata dan letaknya tersembunyi di ujung pemukiman warga. Kondisi candi saat ini telah dipugar dan dibuatkan taman untuk memperindah kawasan candi.

Candi Gebang terletak di dusun Gebang, desa Wedomartani, kecamatan Ngemplak, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Situs Candi Gebang Sleman

Lokasi Candi Gebang berada di sebelah utara Embung Tambakboyo Sleman dan sebelah barat Stadion Maguwoharjo yang dibatasi oleh aliran sungai. Rute menuju ke situs candi ini dengan menyusuri Jalan Ringroad Utara ke arah timur hingga menemui kampus UPN Veteran Seturan dan STIMIK Amikom Yogyakarta. Sebelum tiba di perempatan lampu merah Jalan Ringroad Utara-Seturan ada pasar kecil pilihlah jalan masuk ke arah kiri. Jalan masuk tersebut merupakan Jalan Candi Gebang yang menjadi akses utama menuju perumahan Candi Gebang dan Situs Candi Gebang. Sekitar 1 (satu) kilometer lebih akan menemui papan petunjuk arah ke kanan menuju situs candi dengan melewati area perumahan dan pemukiman warga. Ikuti jalan hingga ujung dan tiba di area parkir situs candi. Suasana area candi terlihat sepi karena jarang dikunjungi namun tetap ada penjagaan. Pengunjung yang ingin memasuki kawasan candi dipersilakan menulis daftar hadir dan membayar retribusi yang telah ditetapkan.

Candi Gebang ditemukan pada tahun 1936 oleh warga setempat yang sedang mencangkul tanah. Candi ini diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-8 M pada saat wangsa Sanjaya berkuasa di zaman Kerajaan Mataram Kuno. Pemugaran candi pertamakali dilakukan oleh Van Romondt pada tahun 1937-1939. Ukuran candi ini sekitar 5 x 5 meter dengan tinggi 8 meter. Puncak candi berbentuk lingga dan pada relung sebelah barat serta timur terdapat arca Ganesa, Nandiswara dan yoni. Pada bagian bilik atau dalam candi terdapat sebuah yoni yang bercerat (pancuran) yang digunakan pada zaman dahulu untuk beribadah. Lingga yang ada mirip dengan lingga yang ditemukan di Candi Induk Sambisari. Keunikan dari Candi Gebang adalah Arca Ganesha beralaskan sebuah yoni pada salah satu relung bangunan candi yang jaran ditemukan. Dibagian puncak candi puncaknya menggunakan bangunan lingga diatas sebuah seroja, bukan berupa batu Ratna yang biasa dipergunakan pada candi Hindu.

Dibagian halaman terdapat lingga patok/lingga semu yang dipergunakan sebagai batas atau pagar candi. Jaman dahulu mungkin dipergunakan sebagai batas memasuki area candi yang diperbolehkan dan arah jalan menuju ke pintu masuk candi yang tidak terdapat tangga dari batu.   Selain itu di halaman candi terdapat potongan bagian candi yang belum terpasang dan sebuah yoni tanpa lingga. Situs Candi Gebang dikelilingi oleh persawahan dan di sisi timur terdapat sungai kecil yang berbatasan dengan Stadion Maguwoharjo.  Secara keseluruhan Candi Gebang telah dipugar dan ditata secara menarik dengan taman yang mengelilinginya. Tempat atau situs ini cukup menarik menjadi wisata alternatif yang murah meriah dan tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Candi Gebang
Dusun Gebang, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta

Retribusi
Tiket Masuk: Rp 3.000,-
Parkir Motor: Rp 2.000,-

Ada 7 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Andy MSE:

    blass rung nate weruh!…

  2. aquidea:

    Cantik juga candinya… sudah pernah ke Malang Mas? disana juga ada 2 candi yang bagus juga :D… Salam kenal….

  3. andank:

    baru kali ini tau ada candi gebang. murah juga ya mas tiketnya

  4. Nahdhi:

    Sayangnya posisi candi sudah berada di tepi jurang. implikasinya apa ya?

  5. yacob-ivan:

    Harga tiketnya sudah naik ya?

  6. bintangair:

    wahh tiket masuknya murah ya… semoga wisata alam seperti ini tetap terjaga keasliannya

  7. agam:

    pengen kesitu :3

Kirim pendapat