Beginilah Rasanya Perjalanan Bus AKAP Jogja-Denpasar

Beginilah Rasanya Perjalanan Bus AKAP Jogja-Denpasar
2 (40%) 3 votes

Bagi sebagian besar orang, melakukan perjalanan jauh dengan menggunakan transportasi udara adalah sebuah dambaan karena hanya membutuhkan waktu yang singkat. Namun belum tentu transportasi darat yang membutuhkan waktu perjalanan yang lama itu tidak enak dinikmati selain karena keterbatasan biaya. Pada suatu kesempatan saya kembali menggunakan transportasi darat untuk menuju ke Denpasar.

Tempat Duduk Bus Antar Kota Antar Provinsi

Saya memilih bus ac eksekutif yang menggunakan trayek Yogyakarta-Denpasar. Pilihan bus ac eksekutif dengan pertimbangan kenyamanan dan keselamatan dalam perjalanan. Setelah membeli tiket di agen tiket bus malam beberapa hari yang lalu, pada hari H saya langsung menuju ke terminal Giwangan untuk naik bus malam sesuai jadwal keberangkatan yang tercantum di dalam tiket bus.

Tiba di terminal Giwangan siang hari, bus malam yang saya naiki berangkat tepat waktu. Dalam perjalanan menuju ke arah Solo, bus ini beberapa kali berhenti di beberapa agen yang berada di sepanjang jalan dan tepi jalan untuk menaikkan penumpang dan paket barang. Walaupun sedikit membuang banyak waktu, saya tetap mencoba menikmati perjalanan dengan transportasi umum ini. Setelah kursi penumpang penuh, para penumpang diberi snack yang berisi air mineral, permen, dan satu jenis roti.

Rumah Makan Tempat Istirahat

Perjalanan Jogja menuju Ngawi menghabiskan waktu sebanyak 5-6jam karena bus berulang kali berhenti di tepi jalan dan melewati jalanan yang ramai oleh kendaraan. Beberapa tempat yang menjadi pemberhentian bus yang kami tumpangi adalah agen bus di Ringroad Timur Yogyakarta, agen bus Prambanan, Terminal Bus Klaten, agen bus Kartasura, Terminal Bus Tirtonadi Solo, dan agen bus Palur. Ketika di daerah Ngawi, bus malam yang saya tumpangi berhenti di sebuah rumah makan untuk istirahat sambil makan malam.

Bus malam yang saya tumpangi ini memberikan jatah atau kupon makan gratis satu kali yaitu makan malam di rumah makan ini. Kami mengambil makan malam di tempat yang disediakan untuk bus kami dan tidak dipungut biaya. Menu makanan yang disediakan cukup sederhana berisi nasi, sop, sayur, krupuk, dan teh panas. Nasi, sayur, dan minum diambil secara prasmanan atau sendiri. Tidak terlihat adanya lauk berupa daging atau menu lain yang menambah selera makan. Hal saya maklum dan tetap menikmati makanan yang disediakan agar perut tetap terisi.

Suasana Anjungan Kapal Ferry

Setelah makan malam, perjalanan dilanjutkan melewati beberapa kota di Jawa Timur. Rute bus yang saya naiki melewati beberapa kota di Jawa Timur seperti Ngawi, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi. Saya tertidur cukup lelap hingga terbangun ketika bus telah berada di Banyuwangi dan beberapa saat sebelum memasuki gerbang masuk pelabuhan Ketapang. Sudah lama saya tidak melakukan perjalanan darat dan baru tahu kalau area pelabuhan lebih dijaga dengan ketat dan seperti terakhir saya berkunjung dimana masih banyak pedagang dan orang yang berlalu lalang di area pelabuhan.

Tidak menunggu antri lama, bus malam yang saya tumpangi langsung masuk ke dalam kapal ferri. Saya keluar dari bus malam dan berjalan menuju ke bagian anjungan kapal yang terdapat kursi penumpang kapal. Saya melihat kondisi anjungan cukup bersih dan terawat, tidak terlihat adanya sampah yang berserakan. Ketika mencoba ke kamar kecil, pipa air berfungsi dengan normal dan tidak macet ketika saya terakhir menggunakan transportasi penyeberangan laut ini. Hiburan berupa video kaset dan penjual makanan cukup menghibur untuk perjalanan menyeberang sekitar satu jam ini.

Kapal Feri di Perairan Selat Bali

Sambil menikmati lagu yang diputar di dalam anjungan kapal, saya berjalan ke arah tepi untuk menikmati pemandangan laut yang masih terlihat gelap karena waktu masih pukul 4 pagi. Kapal feri yang lain terlihat silih berganti bongkar muat di kedua pelabuhan tersebut. Ketika kapal feri mendekat di pelabuhan Gilimanuk, matahari mulai muncul dari balik pegunungan yang terdapat di sebelah timur pelabuhan. Akhirnya kapal berlabuh dan saya kembali ke bus malam. Saat keluar dari Pelabuhan Gilimanuk ada pos meriksaan identitas penumpang untuk menghindari kasus terorisme di Pulau Bali. Penumpang diminta mengeluarkan kartu identitasnya seperti KTP, SIM, Paspor, atau kartu identitas lainnya.

Perjalanan darat dari Gilimanuk menuju ke Denpasar melewati jalanan yang sempit dan banyak tikungan. Dari Pelabuhan Gilimanuk perjalanan melewati kawasan Taman Nasional Bali Barat berupa kawasan hutan yang memanjang dari tepi pantai ke tengah pulau. Saya menyukai perjalanan ini karena pemandangan alam berupa hutan dan pantai yang masih alami yang silih berganti dengan pemukiman orang Bali berupa pura dan rumah adat. Tiba di Terminal Ubung kota Denpasar, saya turun dari bus malam dan bergegas meninggalkan area terminal. (text/foto: annosmile)

== Daftar Bus Malam Yang Melayani Tujuan Denpasar (Bali)

LAMA PERJALANAN

Yogyakarta – Solo : 1-2 jam

Solo – Ngawi : 2-3 jam

Gilimanuk – Denpasar : 3-4 jam

Total Perjalanan Yogyakarta (Jogja) – Denpasar : 17-20 jam

 

Ada 10 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. applausr:

    saya juga kangen nih naik bus.., dulu sering sekali naik bus jakarta yogya…
    seneng kalau berhenti makan… tapi lelah karena kursinya sempit.. kalau kebetulan lagi sepi memang enak tuh…. ┬ánice post..

  2. fotodeka:

    nah kan tenanan naik tulisannya… :P
    dieng no akhir bulan

  3. Ely Meyer:

    seru ya pengalamannya naik bis

  4. mila:

    Bus nya bagus, walopun cuman dikasih makan sop & sayuran hahahaa

  5. marsudiyanto:

    Kata teman saya yg barusan pulang dari Bali, di Jawa Timur bagian Utara jalannya banyak yang macet karena ada perbaikan. Nggak tau kalau lewat jalur Selatan

  6. arya:

    pengin sih nyobain naik bus ke DPS. naik yg SE kali ya biar nyaman.

  7. mawi wijna:

    yang bikin tersiksa naik bus dari Jogja ke Denpasar menurut ane itu klo tv di dalam bus cuma disetel karaoke campur sari.

  8. Rumah Review:

    terima kasih informasinya. Bisa jadi bahan referensi untuk bepergiaan ke Bali dengan biaya yang murah. Boleh diinformasikan harga tiket bus dan nama busnya?

  9. Akbar:

    Gan itu untuk jadwal bisnya ada jam berapa saja ya.?

    Mohon infonya

    • admin:

      Hi Akbar,
      Untuk informasi jadwal bus yang melayani trayek Jogja-Denpasar silakan langsung hubungan perusahaan bus yang bersangkutan. Terma kasih :-)

Kirim pendapat