Pengalaman Naik Bus Gunung Harta Tujuan Jogja-Denpasar

Pengalaman Naik Bus Gunung Harta Tujuan Jogja-Denpasar
3.7 (73.33%) 6 vote[s]

Bus Gunung Harta merupakan salah satu armada bus yang menyediakan rute trayek Yogyakarta/Jogja menuju ke Denpasar Bali dan sebaliknya. Armada bus menyediakan bus berjenis ac eksekutif dengan seat tempat duduk 2-2 yang nyaman untuk perjalanan jauh. Saya membeli tiket bus ini di agen resmi yang berada di sekitar Yogyakarta.

Tempat Duduk Bus Gunung Harta

Bus malam yang saya tumpangi ini memberikan jatah atau kupon makan gratis satu kali yaitu makan malam di rumah makan ini. Kami mengambil makan malam di tempat yang disediakan untuk bus kami dan tidak dipungut biaya. Menu makanan yang disediakan cukup sederhana berisi nasi, sop, sayur, krupuk, dan teh panas. Nasi, sayur, dan minum diambil secara prasmanan atau sendiri. Tidak terlihat adanya lauk berupa daging atau menu lain yang menambah selera makan. Hal saya maklum dan tetap menikmati makanan yang disediakan agar perut tetap terisi.

Setelah makan malam, perjalanan dilanjutkan melewati beberapa kota di Jawa Timur. Rute bus yang saya naiki melewati beberapa kota di Jawa Timur seperti Ngawi, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi. Saya tertidur cukup lelap hingga terbangun ketika bus telah berada di Banyuwangi dan beberapa saat sebelum memasuki gerbang masuk pelabuhan Ketapang. Sudah lama saya tidak melakukan perjalanan darat dan baru tahu kalau area pelabuhan lebih dijaga dengan ketat dan seperti terakhir saya berkunjung dimana masih banyak pedagang dan orang yang berlalu lalang di area pelabuhan.

Baca Juga  Kirab Budaya Bakda Kupat Kampung Pandeyan Yogyakarta

Tidak menunggu antri lama, bus malam yang saya tumpangi langsung masuk ke dalam kapal ferri. Saya keluar dari bus malam dan berjalan menuju ke bagian anjungan kapal yang terdapat kursi penumpang kapal. Saya melihat kondisi anjungan cukup bersih dan terawat, tidak terlihat adanya sampah yang berserakan. Ketika mencoba ke kamar kecil, pipa air berfungsi dengan normal dan tidak macet ketika saya terakhir menggunakan transportasi penyeberangan laut ini. Hiburan berupa video kaset dan penjual makanan cukup menghibur untuk perjalanan menyeberang sekitar satu jam ini.

Perjalanan darat dari Gilimanuk menuju ke Denpasar melewati jalanan yang sempit dan banyak tikungan. Dari Pelabuhan Gilimanuk perjalanan melewati kawasan Taman Nasional Bali Barat berupa kawasan hutan yang memanjang dari tepi pantai ke tengah pulau. Saya menyukai perjalanan ini karena pemandangan alam berupa hutan dan pantai yang masih alami yang silih berganti dengan pemukiman orang Bali berupa pura dan rumah adat.

Perjalanan Bus Gunung Harta berakhir di Terminal Mengwi Tabanan dan bukan berakhir di Terminal Ubung Denpasar. Adanya aturan baru yang menyatakan bahwa bus umum yang berasal dari Pulau Jawa dengan trayek tujuan Denpasar harus berhenti di Terminal Mengwi kecuali bagi bus umum yang memiliki trayek tujuan Mataram (Pulau Lombok/Nusa Tenggara Barat) diperbolehkan berhenti di Terminal Ubung. Aturan baru semacam ini jelas merugikan penumpang karena harus mengeluarkan dana  lebih. Secara keseluruhan Bus Gunung Harta trayek Yogyakarta/Jogja РDenpasar Bali cukup nyaman untuk dinaiki. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Bagus Gowes:

    Pernah ke Bali tahun kemarin pake Bus Wisata Komodo: Jogja – Bali (PP) cukup nyaman. :)

    • diah:

      Tolong donk untuk gunung harta kami merasakan kecewa naik armada ini karena pagi2 buta jam 4.37 tiba2 keluarga kami disuruh pindah bis dengan alasan cuma keluarga kami aja yg turun dibekasi dan kami tidak suka diburu2 dengan supir dan kernetnya karena kami bawa barang banyak dan bw anak kecil 2 dlm posisi masih tidur tp supir dan kernet marah2 kami harus buru2 pindah kernetnya pun ngatain kami rewel..tolong kalo memang dari awal tidak ada yg jurusan bekasi tidak usah dibuka aja tiket jember – bekasi dr pada ngerepotin pelanggan dan merasa kapok naik armada ini

Kirim pendapat