Bunker Kaliadem, Melihat Sisa Keganasan Awan Panas Erupsi Merapi

Bunker Kaliadem, Melihat Sisa Keganasan Awan Panas Erupsi Merapi
2.7 (53.33%) 3 votes

Bunker Kaliadem merupakan salah satu dari sekian banyak bunker yang dibangun di lereng Gunung Merapi. Fungsi utamanya sebagai tempat perlindungan darurat saat tidak sempat berlindung dari kemunculan awan panas (wedhus gembel) Gunung Merapi. Saat ini bunker ini hanya tertinggal sisa-sisanya setelah terkena terjangan awan panas pada tahun 2006.

Bunker Kaliadem (Bungker Kali Adem) beralamat di dusun Kaliadem, desa Kepuharjo, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Lokasi Bunker Kaliadem berada di bekas Wisata Alam Kaliadem Cangkringan Sleman dimana tahun 2006 habis terkena awan panas saat erupsi Gunung Merapi. Akses jalan menuju obyek wisata ini menggunakan jalan berpasir namun dapat dilalui dengan kendaraan perkotaan. Cara menuju ke lokasi ini rata-rata menggunakan Jeep Merapi sebagai transportasi berkeliling lereng Gunung Merapi atau dikenal sebagai Lava Tour Merapi Kaliadem. Pengunjung pada mulanya dapat membawa kendaraan pribadi untuk menuju ke tempat ini. Namun saat ini ada larangan membawa kendaraan pribadi dan harus menggunakan jasa pemandu hingga sewa motor trail ataupun jeep. Entah apakah larangan atau aturan tersebut murni dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah atau penduduk setempat yeng mengelola kawasan wisata di lereng Gunung Merapi.

Bunker Kaliadem dibangun dengan arsitektur dan bahan yang sama seperti bunker-bunker lain di lereng Gunung Merapi seperti Bunker Kaliurang dan Bunker Tunggul Arum. Konstruksinya cukup kokoh dengan perpaduan baja berlapis beton yang tebal. Pada bagian dalam terdapat ruangan setengah lingkaran untuk berlindung dan pintu baja untuk menahan gempuran awan panas. Hanya saja alam tidak dapat dilawan dan bunker ini hancur setelah terkenal terjangan awan panas pada erupsi Gunung Merapi tahun 2006.

Kisah pilu dimana ketika awan panas menerjang bunker ini digunakan 2 (dua) orang berlindung namun mereka tidak selamat atau tewas. Panasnya material erupsi membuat bunker tersebut tidak dapat menahan gempuran dan membuat suhu dalam bunker menjadi sangat panas. Akibatnya mereka yang terjebak di dalam bunker tidak dapat tertolong dan tdaik dapat menghindari suhu yang sangat panas. Proses evakuasi korban pun harus menunggu beberapa hari hingga suhu panas sekitar bunker turun dan aman dilakukan evakuasi.

Kondisi Bunker Kaliadem yang telah hancur oleh keganasan awan panas erupsi Gunung Merapi dibiarkan saja tanpa ada rencana dibangun kembali. Letak bunker berada zona berbahaya dan jalur aliran awan panas dari puncak Gunung Merapi. Alasan lain adalah kegagalan bunker menyelamatkan warga atau orang yang berlindung dari keganasan awan panas pada erupsi Gunung Merapi tahun 2006. Saat ini Bunker Kaliadem dibiarkan saja dan menjad daya tarik wisata Wisata Lava Tour Merapi Kaliadem.

Wisatawan yang mengikuti paket wisata Jeep Merapi atau Lava Tour Merapi Kaliadem akan diajak menuju ke tempat ini sebagai pemberhentian terakhir setelah mampir sebentar di spot foto lembah samping Kaliadem dan Batu Alien. Pengunjung yang datang ke area Bunker Kaliadem diberi waktu beberapa menit untuk berkeliling sekitar bunker. Saat ini Bunker Kaliadem dibangun tulisan raksasa bertuliskan “Bunker Kaliadem” untuk menambah daya tarik wisata. Fasilitas pendukung wisata di Bunker Kaliadem antara lain toilet/wc umum, warung makanan, dan warung penjual souvenir. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Bunker Kaliadem
Dusun Kaliadem, desa Kepuharjo, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta

Kirim pendapat