Bukit Sri Panjung Dlingo, Panorama Air Terjun Sri Gethuk Dari Atas Bukit

Bukit Sri Panjung di daerah Dlingo Bantul ini awalnya lebih dikenal dengan nama Bukit Sri Tanjung. Entah asal mula penamaan Bukit Sri Tanjung yang dianggap salah kaprah atau salah penulisan dan telah menyebar disemua media informasi baik cetak maupun digital. Beberapa waktu lalu, Bukit Sri Panjung ini tiba-tiba menjadi ramai sebagai bahan perbincangan karena digunakan sebagai lokasi syuting film hollywood berjudul “Beyond Skyline”.

Bukit Sri Panjung (Bukit Panjung/Pajung) terletak di dusun Dodogan, desa Jatimulyo, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Gasebo Di Bukit Sri Panjung Dodogan Dlingo Bantul

Berita dan foto mengenai Bukit Sri Panjung dan keindahan Air Terjun Srigethuk (Sri Gethuk) pun mulai menyebar dan banyak wisatawan yang ingin berkunjung kesana. Mereka penasaran dengan lokasi syuting film hollywood yang dibintangi oleh aktor-aktor ternama hollywood. Sedikit informasi yang di dapat, “Beyond Skyline” merupakan film fiksi ilmiah mengenai serangan alien ke bumi. Proses syuting dilakukan pada akhir tahun 2014 dengan menggunakan lokasi sekitar Bukit Sri Panjung.

Lokasi Bukit Sri Panjung berada di kawasan perbukitan daerah Dlingo sebagai daerah paling timur kabupaten Bantul yang berbatasan dengan kabupaten Gunungkidul. Kedua kabupaten tersebut dibatasi oleh Sungai Oyo yang membelah kawasan perbukitan di pegunungan seribu. Rute menuju ke Bukit Sri Panjung ada dua cara, yang pertama melalui Patuk Gunungkidul menuju ke Dlingo dan yang kedua melalui Imogiri-Mangunan-Dlingo Bantul menuju ke Dlingo.

Asal usul nama Tri Panjung memiliki arti “Tiga Puncak” karena terdapat tiga buah puncak disekitar bukit tersebut.

Perjalanan Menuju Puncak Bukit Sri Panjung Dodogan Dlingo Bantul

Pilihan terdekat dari pusat kota Yogyakarta menuju ke Bukit Sri Panjung adalah melalui Patuk Gunungkidul. Dari Yogyakarta ikuti Jalan Wonosari hingga tiba di perempatan jalan tanpa lampu lalulintas di puncak Bukit Patuk Gunungkidul. Ikuti jalan ke arah kanan menuju ke kecamatan Dlingo Bantul. Carilah petunjuk jalan menuju ke arah desa Jatimulyo. Ikuti papan petunjuk arah kecil hingga tiba di kawasan Bukit Sri Panjung Dlingo Bantul. Akses jalan menuju ke Bukit Sri Panjung Dodogan dapat menggunakan kendaraan pribadi hingga roda empat. Kondisi jalan sebagian sedah diaspal dan sebagian baru jalan cor semen.

Pengunjung Bukit Sri Panjung dipersilakan memarkir kendaraan yang telah disediakan pada sebuah ujung jalan. Area parkir yang ada tidak cukup luas atau hanya dapat menampung beberapa buah kendaraan roda dua saja. Penjagaan parkir Bukit Sri Panjung dilakukan oleh masyarakat setempat yang tergabung dalam kepengurusan kelompok sadar wisata Dodogan. Perjalanan menuju ke Puncak Bukit Sri Panjung dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak melewati kawasan hutan lindung yang baru saja dipanen kayunya.

Pembangunan kawasan wisata Bukit Sri Panjung telah dimulai sejak tahun 2013 dengan membuka dan membangun akses jalan untuk pengunjung. Akses jalan sejauh 1.4 km jalan trap (cor semen kiri kanan) dengan dana 270 juta Rupiah dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Tahun 2014 dilanjutkan dengan program bendungan Kali Oyo untuk meningkatkan daya tarik wisata.

Air Terjun Srigethuk Dari Puncak Bukit Sri Panjung Dodogan Dlingo Bantul

Hutan yang berada di sekitar Bukit Sri Panjung banyak terdapat tanaman pohon kayu putih yang saat ini kondisinya baru saja dipanen sehingga suasana terlihat gersang dan terasa panas. Tidak diketahui alasan pemanenan pohon yang ada di sekitar Bukit Sri Panjung yang diketahui merupakan kawasan hutan lindung. Sebagaimana yang kita tahu bahwa kawasan hutan lindung dilarang untuk dipanen dan dilindungi dari pengrusakan karena memiliki berbagai fungsi. Menurut beberapa pustaka, Hutan lindung berfungsi untuk menjaga tanah agar tidak terjadi erosi, menjaga ketersediaan air di dalam tanah, mengatur iklim udara, menjaga dari pencemaran udara, dan masih banyak lagi. Masyarakat juga memanfaatkan tanah disekitar untuk berladang dan ditanami tanaman berjenis jagung dan ketela pohon.

Baca Juga  Lembah Posong, Pesona Wisata Lereng Gunung Sindoro

Puncak Bukit Sri Panjung ditandai dengan bendera merah putih yang dipasang di dekat sebuah bangunan gasebo. Pemandangan Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul terlihat dari sekitar puncak bukit ini. Sebuah pemandangan unik dan lain daripada biasanya dimana melihat pemandangan air terjun secara utuh dari kejauhan diatas bukit. Namun saat ini pemandangan Air Terjun Sri Gethuk dari Puncak Bukit Sri Panjung sedikit tertutup oleh rerimbunan pohon yang ada dibawah tebing bukit. Pengunjung harus mencari celah diantara rerimbunan untuk menemukan pemandangan Air Terjun Sri Getuk tanpa terhalang oleh lebatnya dedaunan pohon. Namun pengunjung diharuskan untuk berhati-hati karena seberang Puncak Bukit Sri Panjung tersebut adalah jurang yang dibagian bawahnya mengalir Sungai Oyo. Saran kedepannya pengelola wisata sedikit mengurangi atau memangkas ranting pohon agar pengunjung dapat melihat secara jelas keindahan Air Terjun Sri Gethuk dari atas bukit Sri Panjung.

Tangga Menuju Bawah Bukit Sri Panjung Dodogan Dlingo Bantul

Di sekitar Puncak Bukit Sri Panjung telah dibangun fasilitas pendukung wisata berupa gasebo untuk beristirahat. Jumlah gasebo yang telah dibangun sudah ada beberapa buah dan masih ada beberapa gasebo lagi yang belum selesai pengerjaannya. Gasebo ini bebas digunakan pengunjung untuk berteduh dan bersantai tanpa diwajibkan membayar sewa sepersenpun. Keberadannya cukup menolong pengunjung dari panasnya sinar matahari karena disekitar Puncak Bukit Sri Panjung tidak ada pohon-pohon besar dan rindang untuk berteduh.

Bila bosan berada di Puncak Bukit Sri Panjung, pengunjung dapat menikmati daya tarik wisata lain yaitu turun ke dasar bukit untuk melihat pemandangan Air Terjun Sri Gethuk dari dasar bukit dan tepi Sungai Oyo. Cara menuju ke dasar Bukit Sri Panjung dengan kembali menuju ke area parkir terlebih dahulu kemudian mengambil jalan menurun berupa anak tangga yang dibuat dari beton dan kondisinya baru selesai dibangun.

Goa Trondol Di Bukit Sri Panjung Dodogan Dlingo Bantul

Pemandangan aliran Sungai Oyo yang membentuk huruf “S” menyapa pengunjung ketika beberapa langkah menuruni anak tangga menuju dasar Bukit Sri Panjung. Kesan membosankan saat menuruni banyak anak tangga dengan sekejab menghilang karena disuguhi pemandangan menarik ini. Beberapa pengunjung yang berhenti ditengah perjalanan memilih untuk mengabadikan pemandangan Sungai Oyo dari samping bukit ini.

Baca Juga  Plengkung Wijilan Kraton Yogyakarta

Saat tengah-tengah perjalanan menuju ke dasar Bukit Sri Panjung, pengunjung akan menemui daya tarik wisata lain di Bukit Sri Panjung yaitu Goa Trondol. Goa Trondol sebenarnya adalah sebuah cekungan pada dinding tebing batu sedalam 1-3 meter. Jumlah cekungan pada dinding tebing terdapat lima buah dan letaknya berdekatan. Pada bagian langit-langit Goa Trondol terdapat stalaktit kecil yang terbentuk akibat rembesan air dari atas tebing. Rembesan air tersebut menetes ke bagian dasar goa dan membasahi area disekitarnya.

Sumber Air Di Bukit Sri Panjung Dodogan Dlingo Bantul

Sebagian besar pengunjung yang menuruni Bukit Sri Panjung tidak mengetahui bahwa beberapa cekungan tebing tersebut merupakan Goa Trondol. Hal itu disebabkan karena ketiadaan papan nama Goa Trondol disekitar lokasi. Pengunjung baru mengetahui dan paham bahwa cekungan pada tebing tersebut adalah Goa Trondol saat bertanya kepada petugas parkir atau warga setempat yang berada di sekitar Bukit Sri Panjung. Belum diketahui asal-usul dan cerita mengapa cekungan tebing tersebut dinamakan Goa Trondol.

Selain keberadaan Goa Trondol, ditengah-tengah perjalanan menuju ke dasar Bukit Sri Panjung terdapat sebuah sumber mata air yang keluar dari celah dinding tebing. Kondisi airnya cukup jernih dan segar karena diduga air tersebut berasal dari dalam lapisan tanah atau bukan berasal dari rembesan air dari atas bukit. Debit airnya cukup kecil namun menurut pendapat warga sekitar tidak pernah mengering setiap tahun. Saat ini sumber air ini telah dipugar dan dibuatkan pagar keliling.

Air Terjun Srigethuk dan Sungai Oyo Dari Bukit Sri Panjung Dodogan Dlingo Bantul

Mendekati dasar Bukit Sri Panjung, pengunjung melewati area ladang penduduk yang saat itu banyak ditanami tumbuhan jagung. Bunyi desarnya aliran Sungai Oyo bercampur Air Terjun Sri Gethuk mulai terdengar deras dari tempat ini. Akhirnya tibalah pengunjung di dasar Bukit Sri Panjung dan tepi aliran Sungai Oyo. Pada musim penghujan aliran Sungai Oyo meluap, alirannya cukup deras, dan berwarna kecoklatan karena membawa endapan lumpur. Pengunjung hanya dapat berada di tepi sungai tanpa bisa berjalan menyusuri aliran sungai untuk mendekati lokasi Air Terjun Sri Gethuk karena cukup berbahaya.

Wisata Alam Bukit Sri Panjung saat ini cocok sebagai alternatif wisata di kabupaten Bantul. Prospek kedepan Bukit Sri Panjung dapat dikembangkan menjadi salah satu daya wisata unggulan kabupaten Bantul seperti halnya Bukit Mangunan yang letaknya masih satu kecamatan. Pengelola harus lebih giat mengembangkan kawasan wisata agar lebih menarik lagi dan tetap memperhatikan kelestarian alam sekitar salah satunya adalah mengembalikan fungsi hutan lindung di sekitar Bukit Sri Panjung. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Wisata Alam Bukit Sri Panjung
Dusun Dodogan, desa Jatimulyo, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DIY

Retribusi
Parkir motor : Rp 3.000,-

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. kips:

    Wisata alam memang mengasyikan, berburu udara sejuk bisa refresh otak.
    Sekali-kali ajak-ajak dong mase, kl gratisan mau haha..

Kirim pendapat