Bukit Parangndog Parangtritis, Menikmati Senja Dari Landasan Paralayang

Bukit Parangndog Parangtritis, Menikmati Senja Dari Landasan Paralayang
2.5 (50%) 2 votes

Bukit Parangndog merupakan kawasan perbukitan yang berada di sebelah timur Pantai Parangtritis yang biasa dipergunakan untuk kegiatan olahraga paralayang dan gantole. Selain itu, bukit tersebut cocok digunakan sebagai tempat untuk melihat pemandangan pantai selatan dari ketinggian dan menikmati senja dari atas bukit di dekat pantai.

Bukit Parangndog (Parang Endog) terletak di sebelah selatan Pantai Parangtritis dan sebagai tempat yang digunakan untuk olahraga paralayang. Letak Administratif bukit ini terdapat di Desa Girijati, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul.

Pemandangan Laut Selatan Dari Landasan Paralayang Bukit Parangndog Yogyakarta

Untuk menuju ke bukit Parangndog bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda motor atau mobil yang mampu melewati tanjakan tajam. Lokasi berada di bukit sebelah timur kawasan Wisata Pantai Parangtritis dan dekat jalur alternatif menuju Gunungkidul. Di dekat kawasan ini juga terdapat kawasan wisata sejarah yaitu Situs Gembirowati dan pertapaan Goa Lawa.

Dengan menggunakan sepeda motor, kami tidak kesulitan untuk menuju ke Bukit Parangndog. Perjalan melewati jalanan beraspal kemudian berubah menjadi jalan yang terbuat dari beton. Perjalanan menelusuri jalan beton hingga memasuki jalan yang sedikit lapang yang disebelahnya terdapat warung. Kendaraan kami parkir di area dekat warung dan dilanjutkan berjalan kaki ke puncak bukit yang terdapat disebelahnya.

Perbukitan Sebelah Selatan Bukit Parangndog Yogyakarta

Perjalanan menyusuri tangga naik cukup singkat karena kurang dari lima menit kami sudah tiba di atas Bukit Parangndog. Puncak Bukit Parangndog telah dibangun lantai luas yang dilapisi beton. Fungsi beton ini sebagai landasan untuk landasan terbang gantole dan paralayang. Namun saat itu kami tidak menemui aktivitas paralayang ataupun gantole di sekitar Pantai Parangtritis.

Suasana Sore Hari Dari Bukit Parangndog Yogyakarta

Kawasan Bukit Parangndog sendiri belum tersedia jasa penyewaan paralayang dan gantole secara umum. Kegiatan paralayang dan gantole di tempat ini ramai saat di Pantai Parangtritis sedang terdapat festival atau event yang berhubungan dengan permainan udara. Misalnya event Jogja Air Show yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Pemandangan dari tempat ini cukup indah karena berada diatas ketinggian sehingga terlihat luasnya lautan samudra Indonesia dan pemandangan alam disekitar kawasan pantai Parangtritis.

Pemandangan Matahari Terbenam Dari Bukit Parangndog Yogyakarta

Di sekeliling bukit Parangndog terdapat beberapa wisatawan yang duduk-duduk santai sambil menikmati pemandangan alam. Sepertinya Bukit Parangndog sudah banyak dikenal oleh para wisatawan. Menjelang sore kawasan Bukit Parangndog bertambah ramai oleh pengunjung karena sinar matahari tidak terlalu terik dan mereka ingin menikmati pemandangan matahari terbit dari tempat ini. Cuaca bagus menjadi harapan agar para pengunjung yang bersusah payah menuju tempat ini dapat melihat matahari terbenam dengan sempurna.

Kami mencari tepian bukit yang cukup nyaman untuk melihat matahari terbenam (sunset) dari puncak Bukit Parangndog sambil mempersiapkan peralatan kamera untuk mengabadikan panoramanya. Untung saja waktu kami berkunjung sangat tepat, matahari terbenam di ufuk barat dengan sempurna tanpa tertutup awan dan warnanya merah bercampur biru yang cukup indah. (text/foto: annosmile)

== Tiket Masuk

Gratis, hanya membayar tiket masuk ketika memasuki kawasan Pantai Parangtritis

Ada 12 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Farizalfa:

    Melihat foto-fotonya saja, saya sudah ternganga apalagi langsung berada di bukit tersebut. :-)

  2. jarwadi:

    keren mas, hambok situ foto2 nya jangan pelit, dikasih yg resolusinya agak gede, foto kan bisa ditaruh di picasa biar ngga bikin penuh hosting :D

  3. dHaNy:

    Wah ini nih saya belum pernah kesana.. tapi kalau travelling gak bawa perabotan jeprat-jepret kayaknya memang kurang afdhol nih..

  4. Tukang Nggunem:

    joss pokokmen..

  5. omagus:

    wow ada sunsetnya..! keren..!

  6. Aming:

    sunset nya keren euy………..

  7. Irwan:

    wow… ini bagus bgt. jadi pengen ke sana weekend ini. setelah membaca track menuju ke sana (ke pos/warung tempat memarkir kendaraan) yang katanya menanjak tajam, saya jadi penasaran seterjal apa, dan kalau boleh minta pendapat, mobil Daihatsu Xenia Li kuat nggak ya naik ke sana ?

    • admin:

      disarankan pake mobil transmisi manual mas dan handal dalam mengoperasikannya :)

  8. Klik Kanan:

    Jadi kepingin kesana besok sama seseorang. :D Thanks gan infonya.

  9. Look Jogja:

    Thanks infonya mas.

Kirim pendapat