Bukit Panguk Kediwung, Spot Sunrise Terbaik di Perbukitan Dlingo Bantul

Bukit Panguk Kediwung merupakan daya tarik wisata perbukitan yang kepopulerannya mampu disandingkan dengan Bukit Mangunan di Kebun Buah Mangunan. Wisata alam ini sangat cocok digunakan sebagai tempat menikmati matahari terbit dan kabut pagi karena berada di daerah ketinggian dan menghadap ke arah timur. Keberadaannya mulai ramai diperbincangkan setelah beterbaran foto-foto keindahan tempat ini di sosial media seperti facebook dan instagram.

Bukit Panguk (Puncak Panguk) terletak di dusun Kediwung, desa Mangunan, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Area Parkir Bukit Panguk Kediwung Bantul

Lokasi Bukit Panguk Kediwung berada di kawasan perbukitan Dlingo sebelah timur kabupaten Bantul. Letak obyek wisata ini berada disebelah barat dari Tebing Watu Mabur dan sebelah timur dari Bukit Mangunan. Rute menuju Bukit Panguk Kediwung hampir sama seperti rute menuju Wisata Alam Goa Gajah dan Tebing Watu Mabur. Dari kota Jogja menuju ke arah selatan mengikuti petunjuk arah Kebun Buah Mangunan yang banyak ditemukan di beberapa persimpangan jalan. Bila masih bingung ikuti Jalan Imogiri Timur yang berada di sebelah selatan Terminal Giwangan hingga menemukan pertigaan jalan Pasar Imogiri. Ikuti jalan ke arah kiri pada sebuah pertigaan menuju ke Kebun Buah Mangunan hingga tiba di persimpangan kantor desa Mangunan.

Dari persimpangan kantor desa Mangunan pilih ke arah kanan menuju ke arah Kebun Buah Mangunan. Sebelum memasuki gerbang Kebun Buah Mangunan ada pertigaan ambil jalan ke arah kiri menuju ke wisata Goa Gajah, Tebing Watu Mabur, dan Bukit Panguk Kediwung. Petunjuk terakhir ada pertigaan lagi ambil jalan ke kanan mengikuti petunjuk arah Bukit Panguk Kediwung hingga tiba di lokasi. Koindisi jalan sebagian masih berupa jalan batu namun kondisinya landai dan dapat dilewati kendaraan beroda empat seperti mobil dan minibus.

DSC_7384 copy_resize

Bukit Panguk diresmikan dan dibuka menjadi kawasan wisata mulai tanggal 16 Mei 2016. Pengelolaan kawasan wisata ini adalah kelompok pelestari lingkungan padukuhan Kediwung yang diketuai Bapak Eli Rusnanto. Nama Bukit Panguk berasal dari kata “anguk-anguk” dalam bahasa Jawa yang berarti menengok atau melihat dari tempat ketinggian. Sedangkan nama Kediwung merupakan nama dusun tempat perbukitan tersebut berada. Posisi Bukit Panguk ini cukup strategis karena berada di pinggir tebing Watu Lawang yang memanjang di perbukitan Dlingo dan berdampingan dengan lembah Sungai Oyo. Seperti yang kita tahu bahwa Sungai Oyo atau Oya melintasi wilayah kabupaten Gunungkidul dan kabupaten Bantul.

Baca Juga  3 Angkringan Favorit Di Yogyakarta

Bukit Panguk sebenarnya merupakan bagian dari wilayah pengelolaan Dinas Kehutanan yang ditanami pohon jati. Tidak heran bila kawasan ini dipenuhi pohon jati yang berjajar rapi hingga bibir tebing. Hal yang membuat pengunjung tertarik datang ke tempat ini selain pemandangan alamnya adalah keberadaan jembatan bambu yang menarik digunakan untuk berfoto dan selfie. Area Jembatan Selfie atau gardu pandang Bukit Panguk Kediwung terbagi menjadi dua wilayah dimana spot 1 (satu) berada di sebelah timur dan spot 2 (dua) berada di sebelah selatan.

Jembatan Selfie Spot 1 Bukit Panguk Kediwung Bantul

Spot 1 (satu) Bukit Panguk Kediwung merupakan spot favorit bagi pengunjung obyek wisata ini. Posisinya sangat strategis karena menghadap ke arah timur dan memungkinkan untuk menikmati matahari terbit atau sunrise secara sempurna. Ditambah lagi bonus kabut pagi yang membuat tempat ini seperti negeri diatas awan. Pengelola menyediakan 4 (empat) macam jembatan bambu yang mengarah ke jurang sebagai tempat berfoto tanpa dikenakan biaya.

Jembatan Selfie Berlatar Perbukitan Di Bukit Panguk Kediwung Bantul

Spot 2 (dua) Bukit Panguk Kediwung menghadap ke arah selatan dengan latar perbukitan pegunungan sewu kabupaten Gunungkidul. Meskipun tempat kedua ini kurang tepat untuk matahari terbit, tempat ini cukup menarik menikmati pemandangan area perbukitan dari kejauhan karena tidak terhalang oleh bukit tinggi di depannya. Pengelola baru menyedia 2 (dua) gardu pandang sekaligus jembatan bambu di tempat ini yang ukurannya lebih besar dan lebih luas sehingga dapat menampung lebih dari 5 (lima) orang.

Kabut Pagi Di Jembatan Bambu Bukit Panguk Kediwung Bantul

Daya tarik lain Bukit Panguk Kediwung adalah Goa Soo yang terbentuk secara alami di dekat spot kedua atau di sisi selatan bukit. Secara keseluruhan Bukit Panguk Kediwung dapat menjadi pilihan utama untuk berfoto selfie diatas kabut pagi dan matahari terbit di perbukitan Dlingo Bantul. Banyaknya jembatan bambu yang menarik digunakan untuk berfoto menjadikan tempat ini menjadi favorit kedua setelah Bukit Mangunan di dalam kawasan Kebun Buah Mangunan. (text/foto: annosmile)

Retribusi
  • Tiket Masuk : Rp 3.000,-/orang
  • Parkir Motor ; Rp 2.000,-
  • Parkir Mobil : Rp 5.000,-
  • Spot Selfie : Rp3.000,-/lokasi
Baca Juga  Soto Pak Dalbe Yogyakarta, Sensasi Rasa Gurih Soto Ayam Kampung

*update Mei 2019*

Kirim pendapat