Bekas Bong China Di Yogyakarta

Beberapa dekade tahun silam kawasan kota Yogyakarta/Jogja terdapat beberapa area pemakaman etnis China/Tingkok atau yang sering dikenal dengan Bong China. Namun saat ini keberadaannya telah dipindahkan dan beralihfungsi menjadi area pemukiman penduduk. Penasaran daerah mana saja? Simak ulasan dibawah ini

Daerah Bulaksumur UGM

Daerah Bulaksumur Universitas Gadjah Mada tepatnya dari Masjid Kampus UGM, kampus D3 Fakultas Ekonomi UGM ke arah selatan hingga tepi perempatan Sagan yang terdapat kios pigura dulunya merupakan bong china (kuburan orang China/Tongkok). Beberapa sumber lain menyebutkan luas bong china melebar ke timur hingga sekitar Wisma MM UGM. Bong China Bulaksumur ini merupakan bong china paling akhir yang berada di pusat kota Yogyakarta. Pembangunan Masjid Kampus UGM dan gedung kampus d3 Fakultas Ekonomi UGM menyebabkan bong china ini tergusur dan dipindahkan ke Bong China Gunung Sempu Bantul. Penggusuran dilakukan sekitar tahun 1997-1998 karena tonggak pertama kali pembangunan Masjid Kampus UGM pada tanggal  21 Mei 1998. Konon beberapa makam China ada yang tidak mau digusur atau dipindah dan hingga saat ini masih dibiarkan pada sebidang area yang dipenuhi semak belukar dan dekat dengan pohon besar belakang kios pigura tepi perempatan Sagan. Tidak heran bila banyak bersliweran cerita mistis atau cerita hantu disekitar kawasan ini khususnya di Masjid Kampus UGM karena dibangun diatas bekas kuburan.

Baca Juga  Mie Ayam Pak Tarzan, Sajian Mie Ayam Di Tengah Perkampungan Baciro Yogyakarta

Daerah Badran

Daerah Badran sekitar utara perlintasan kereta api yangmemanjang dari tepian Sungai Winongo hingga sisi timur belakang kantoir perpusatakaan duluannya adalah bong china. Alih fungsi bong china menjadi area pemukiman penduduk tepi sungai menyebabkan Bong China Badran tergusur dan dipindahkan ke Bong China Gunung Sempu Bantul. Sisa-sisa bong china Badran yang masih tersisa adalah keberadaan krematorium atau tempat kremasi/pembakaran jenazah sebelum dikuburkan. Krematorium yang bernama Krematorium Wahana Mulia ini masih berfungsi hingga sekarang.

Daerah Terban

Daerah Terban tepatnya di tepi Sungai Code utara Jembatan Gondolayu atau sekitar SPBU Terban dulunya merupakan bong china (kuburan orang China/Tongkok). Keberadaannya telah hilang dan saat ini berganti menjadi area pemukiman penduduk tepi sungai. Sebagian besar tanah di daerah ini berstatus tanah milik Sultan Ground (SG) dan Pakualaman Ground (PG).

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. agus:

    wah makasih ilmunya…
    nice blog…

    jad saya baru tau kw d daerah itu bkeas bong china

    • admin:

      Hi Agus,
      Iya mohon bantuan koreksinya apabila ada kesalahan penulisan. Terima kasih

  2. Madu:

    aku secara mendalam tidak bgitu mengetahui sejarah tersebut, tapi ini kegnya bermanfaat

    • admin:

      Hi Madu,
      Semoga bermanfaat ya informasi artikel ini :-)

Kirim pendapat