Bebek Goreng Kang Dono, Kuliner Warung Kakilima Di Jalan Parangtritis Bantul

Bebek Goreng Kang Dono merupakan warung kakilima yang berada di tepi Jalan Parangtritis Yogyakarta. Warung ini cukup terkenal bagi penikmat kuliner bebek goreng karena cita rasanya yang khas dan dagingnya cukup empuk dilidah. Menu utama yang ditawarkan warung ini bukan bebek goreng per potong bagian melainkan bebek utuh goreng. Untuk satu ekor bebek utuh dapat dinikmati oleh 3 hingga 4 orang.

Warung Bebek Goreng Kang Dono beralamat di Jalan Parangtritis km 8.5 Bantul Yogyakarta tepatnya selatan gapura GMT barat jalan. Buka setiap hari kecuali hari kamis sejak sore hari hingga malam hari.

Warung Bebek Goreng Kang Dono Dari Tepi Jalan Parangtritis Bantul

Lokasi Warung Bebek Goreng Kang Dono berada di Jalan Parangtritis Yogyakarta sebelum Pasar Seni Gabusan. Rute menuju warung ini dari pusat kota Yogyakarta langsung mengarah ke jalan utama menuju Pantai Parangtritis. Ikuti jalan tersebut lurus hingga melewati Jalan Ringroad Selatan Yogyakarta dan kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Saat memasuki Jalan Parangtritis km km 8 setelah pertigaan lampu merah pelankan laju kendaraan dan warung kakilima ini terlihat pada sisi kanan jalan. Pengunjung disarankan berhati-hati karena jalanan sedikit menikung dan lalu lintas yang cukup ramai.

Suasana Warung Bebek Goreng Kang Dono Bantul

Warung Bebek Goreng Kang Dono terlihat seperti warung tenda kakilima pada umumnya dan tidak terlihat istimewa. Namun keramaian warung ini tampak ketika memasuki tenda warung. Beberapa meja yang disediakan sering penuh dan memaksa pengunjung yang baru datang duduk secara lesehan dengan menggunakan tikar di samping tenda. Salah seorang pelayan langsung menghampiri pengunjung yang baru datang untuk mencatat pesanan.

Baca Juga  Grojogan Watu Jonggol, Air Terjun Musiman Di Nglinggo Kulon Progo

Bebek goreng utuh yang kami pesan langsung disiapkan dan masuk kedalam penggorengan. Pelayan Warung Kang Dono cukup cekatan melayani pelanggan sehingga kami tidak perlu menunggu lama pesanan tiba. Tersaji satu piring berisi bebek goreng utuh, satu piring lalapan berisi daun kemangi, irisan timun, dan daun ketela/pepaya, serta dua macam sambal yakni sambal cabe ijo dan sambal cabe merah.

Sajian Bebek Goreng Utuh Warung Kang Dono Bantul

Tanpa menunggu lama kami segera mencicipi bebek goreng utuh Warung Kang Dono yang membuat kami penasaran. Benar saja, daging bebek ini terasa empuk dan renyah dimulut. Proses pemasakan yang mempurna membuat seluruh daging merata lunak dan matangnya. Daging bebeknya terasa gurih dan lembut tanpa meninggalkan bau amis daging bebek. Sepertinya pemilik warung ini sudah paham cara menghilangkan bau amis pada daging bebek. Bumbu yang digunakan cukup sederhana dan tidak terasa penggunaan bahan penyedap rasa.

Sedikit info lunaknya daging bebek yang disajikan bukan karena daging bebek yang berulang kali dipanaskan karena belum laku akan tetapi melalui sekali proses pemasakan. Saat kami tanya kepada pemilik warung, daging bebek yang digunakan selalu segar karena setiap hari dagangan bebek goreng laris terjual. Harga yang ditawarkan cukup murah untuk mendapatkan rasa bebek goreng yang empuk dan renyah. Beberapa menu lain menarik untuk dicicipi seperti potongan bebek goreng, potongan ayam goreng, dan puyuh goreng. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Bebek Goreng Kang Dono
Jl. Parangtritis km 8,5 Yogyakarta (selatan gapura G.M.T barat jalan)
Telp: (0274) 7859128, 087838162845

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. zaskia:

    wuah,,enak amat gan,jadi telan ludah nh.haha

  2. dafhy:

    Sayangnya aku gak terlalu suka bebek mas. Lebih suka ayam panggang. Tapi bisa dicoba kalau pas ke Jogja :-)

  3. Idah Ceris:

    Bisa untuk satu keluarga dong ya, Mas. Wong utuh segitu gede. :D

    • admin:

      kemarin cuma buat bertiga dan habis :))

Kirim pendapat