Studi Wisata BBIB Singosari Malang

Balai Besar Inseminasi Buatan atau disingkat BBIB Singosari Malang merupakan balai inseminasi buatan terbesar di Indonesia diantara balai inseminasi buatan yang tersebar di daerah lain. Usia balai ini sedikit lebih muda dibandingkan dengan BBIB Lembang, Bandung. Balai ini merupakan unit pelaksana teknis yang mengurusi masalah pemuliaan ternak dan kesehatan ternak. Dari tempat inilah bibit-bibit unggul dan sperma unggul dihasilkan.

Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari memiliki fungsi utama sebagai salah satu balai yang melakukan penelitian dan pengembangan teknologi peternakan khususnya semen beku ternak untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak di Indonesia. Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Balai ini berlokasi di dusun Glatik, desa Toyomarto, kecamatan Singosari, kabupaten Malang, Jawa Timur.

Gerbang Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang

Lokasi Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang berada di lereng Gunung Arjuna atau sekitar 20 kilometer ke arah utara dari kota Malang. Udara di balai ini cukup sejuk karena berada pada ketinggian 400-700 mdpl. Kondisi jalan yang dilewati sudah cukup baik meskipun lebar jalan masih cukup sempit. Memasuki gerbang masuk BBIB Singosari, pengunjungatau perwakilan pengunjung harus menemui petugas untuk melakukan konfirmasi dan izin kunjungan ke balai ini.

Pengunjung yang akan melakukan kunjungan atau wisata ke BIB Singosari Malang harus mengirimkan surat permohonan kunjungan terlebih dahulu kepada pengelola balai. Selanjutnya pengunjung akan mendapatkan balasan dari pengelola apakah diperbolehkan atau ditolak. Pengunjung yang diterima surat permohonan kunjungan dipersilakan datang sesuai dengan waktu yang telah disepakati. Saat tiba di lokasi, pengunjung dipersilakan menunjukkan surat persetujuan kunjungan atau surat ijin kepada petugas jaga sebagai syarat memasuki BBIB Singosari.

Sejarah BBIB Singosari didirikan pada 1982 saat terjadi pemindahan lokasi dari Wonocolo, Surabaya ke Singosari dan pada tahun 1984 Dirjen Peternakan menetapkan sebagai Cabang Balai Inseminasi Buatan Singosari. Tanggal 29 Februari 1988 status Cabang Balai Inseminasi Buatan ditingkatkan menjadi Balai Inseminasi Buatan Singosari dan pada tanggal 29 Agustus 1996 ditetapkan sebagai Pusat Pelatihan Inseminasi Buatan. Pada tahun 2004, statusnya ditingkatkan menjadi Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari (BBIB).

Kereta Wisata BBIB Singosari Malang

Pengunjung yang memasuki gerbang masuk BBIB Singosari Malang langsung diarahkan ke area parkir pengunjung atau tamu yang berada di area dekat gerbang masuk. Selanjutnya pengunjung yang baru datang langsung disambut oleh perwakilan dari balai dan dipersilakan memasuki gedung pertemuan yang ada disebelah area parkir. Di dalam gedung pertemuan, perwakilan balai akan melakukan sedikit perkenalan BBIB Singosari berikut aktivitas yang dilakukan di balai ini. Pengunjung mendapat gambaran dari perwakilan balai mengenai proses inseminasi buatan pada ternak, produk semen (sperma ternak) beku unggulan, progeny testing, pembuatan silage (pengawetan pakan dengan proses fermentasi), pembuatan hay (pengawetan pakan dengan pengeringan) serta bimbingan teknis bidang reproduksi dan manajemen ternak. Setelah diskusi dirasa cukup, tur di dalam BBIB Singosari dilanjutkan dengan memasuki kawasan dalam balai yang steril dan tertutup.

Baca Juga  Pemisahan Telur Ayam Layer Berdasarkan Ukuran

Tur memasuki kawasan BBIB Singosari bagian dalam yang steril diawasi penuh oleh petugas dan pengelola balai. Pengunjung yang memasuki area ini terbatas jumlahnya dan dipersilakan menaiki kereta wisata biosecurity yang disediakan. Area steril tersebut menjadi pusat penelitian, produksi, dan penyimpanan hasil penelitian. Beberapa aturan sanitasi diterapkan kepada setiap orang yang memasukinya untuk menjaga area tersebut tetap steril. Pengunjung hanya diperbolehkan melihat dan mendengarkan penjelasan petugas serta dilarang untuk melakukan dokumentasi termasuk foto dan video. Alasannya hal tersebut merupakan rahasia perusahaan yang tidak boleh dipublikasikan.

Kandang Kambing Peranakan Ettawa Di BBIB Singosari Malang

Dapat dijelaskan bahwa di kawasan dalam atau area steril BBIB Singosari Malang terdapat kandang isolasi yang berisi pejantan ternak unggul untuk penelitian. Ada yang dipelihara untuk diambil semennya dan ada pula yang dipelihara untuk mengetahui kinerja pertumbuhannya. Dijelaskan pula mengenai beberapa laboratorium tertutup yang digunakan sebagai tempat penelitian. Diantara laboratorium tersebut ada dikhususkan untuk meneliti kualitas sperma ternak dan tempat produksi sperma beku. Setelah pengunjung mendapat cukup penjelasan, tur ke area dalam BBIB Singosari selesai dan dipersilakan kembali ke gedung pertemuan semula. 

BBIB Singosari telah memproduksi semen beku dari sembilan bangsa sapi (Limousine, Simental, Aberdeen Angus, Brangus, Brahman, Ongole, Madura, Bali dan Friesien Holstein) dan dua bangsa kambing (Peranakan Ettawa dan Boer)

Kandang sapi Perah Di BBIB Singosari Malang

Pengunjung masih diperbolehkan berada di dalam kawasan BBIB Singosari Malang setelah tur keliling area dalam selesai. Beberapa area  terluar BBIB Singosari bebas dikunjungi oleh pengunjung tanpa ada pengawasan ketat dari pengelola balai. salah satu area yang bebas dikunjungi adalah hamparan padang rumput, gudang pengolahan hay dan silase, gudang penyimpanan rumput, gudang peralatan, dan kandang ternak. Beberapa jenis ternak yang dipelihara antara lain bangsa sapi (Limousine, Simental, Aberdeen Angus, Brangus, Brahman, Ongole, Madura, Bali dan Friesien Holstein) dan dua bangsa kambing (Peranakan Ettawa dan Boer). Ternak-ternak yang dipelihara di area ini hanya sebagai koleksi dan bukan sebagai alat penelitian. Bentuk kadang ternak yang ada cukup menarik karena mengadopsi kandang ternak seperti di Eropa yang terlihat lebih modern. Pengunjung bebas mengambil foto dan video di area tersebut bahkan tidak dilarang untuk memegangnya. Bila beruntung, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung proses kelahiran ternak di kandang ternak tersebut. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari
Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65153 Kotak Pos 08
Telp: (0341) 458359, 458669, 454331
Fax: (0341) 458359
Email : bbib.singosari@pertanian.go.id
website: http://bbibsingosari.com

Ada 12 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Andy MSE:

    whuaaaaaaaaaa…..

  2. Andy MSE:

    tak kiro tentang sejarah, jebule SAPIII…

    • admin:

      lebih tempatnya tempat pembuatan sperma beku :)

  3. Andy MSE:

    dan ternyata posting lawasss…. huahaha

  4. Pradna Cahbagus:

    rak po-po sing penting komen…

    nak inseminasi buatan, enake ning ndi yo

  5. PRof:

    sapi…!

  6. addiehf:

    sapi ko keluarnya oli (doh)

  7. risa:

    boleh tidak saya meminta data / informasi secara lengkap tentang balai inseminasi ini?untuk data tugas akhir saya. terima kasih

  8. mawan aremania:

    assallamualaikum“pak zulaidi“saya mawan`yang dulu pernah ikut `pelatihan inseminasi buatan `saya sampai sekarang belum punya pekerjaan minta tolong`dikasih pekerjan ?makasih?WARROHMATULLOHIWABARKATUH“`

  9. Ahyat:

    Apakah ada hasil foto study banding dari Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan Propinsi Lampung tgl 21 oktober 2011

  10. Hasan firdaus:

    Mohon info. Klo mau study tour ke BIP harus konfirmasi dulu atau bisa setiap saat? Ada contact person?

  11. suyatno:

    kalau perorangan bisa gak wisata ke BIBB singosari, kalau bisa biayanya berapa, soalnya pengen banget belajar tentang ternak sapi,

Kirim pendapat