Bangsal Magangan Kraton Yogyakarta

Bangsal Magangan Kraton Yogyakarta
3 (60%) 1 vote

Bangsal Magangan atau ada yang menyebutnya dengan Bangsal Kemagangan adalah salah satu area di dalam Kompleks Kraton Kasultanan Yogyakarta. Bangsal ini berfungsi sebagai tempat persiapan bagi abdi dalem kraton yang hendak diwisuda (baik menjadi abdi dalem baru atau kenaikan pangkat) oleh Penguasa Kraton Kasultanan Yogyakarta. Selain itu di dalam bangsal ini juga digunakan sebagai tempat Upacara Tumplak Wajik atau prosesi awal pembuatan gunungan grebeg.

Gerbang Masuk Bangsal Magangan Kraton Yogyakarta

Lokasi Bangsal Magangan Kraton Kasultanan Yogyakarta berada di sebelah selatan Bangsal Kencono yang dipisahkan oleh tembok kraton. Untuk menuju ke bangsal ini dengan melewati pintu keluar Wisata Kraton Yogyakarta sisi selatan. Akses menuju Bangsal Magangan dari luar bangunan Kompleks Kraton Yogyakarta dengan mengikuti jalan ke arah timur menuju Jalan Magangan Kulon dari Pasar Ngasem (sekarang Plaza Ngasem) atau menuju ke arah Resto Bale Raos.

Pendopo Bangsal Magangan Kraton Yogyakarta

Kompleks Bangsal Magangan Kraton Yogyakarta terdiri dari Pendopo Magangan yang dibangun pada bagian tengah dan dua bangsal kecil pada kedua sisi (bangsal Pancaosan). Pacaosan artinya bakti yang dilakukan abdi dalem kepada raja dengan cara berpiket. Sama seperti di area lain di Kraton Yogyakarta, di halaman Bangsal Magangan ini juga dijumpai beberapa jenis pohon khas kraton, seperti beringin, jambu dersono atau jambu bol, sawo kecil, dan kepel. Biasanya pohon-pohon yang ditanam ini mengandung makna filosofis.

Aktivitas yang terlihat di sekitar Bangsal Magangan Kraton Yogyakarta pada hari-hari biasa terlihat sepi dan hanya beberapa abdi dalem yang berlalu lalang. Pada sisi utara bangsal terdapat sebuah pos kecil tempat berkumpul para abdi dalem yang berjaga. Namun menjelang perayaan Grebeg Gunungan kawasan ini mulai ramai dengan persiapan pembuatan gunungan sebelum dibawa ke Bangsal Keben. Fungsi Bangsal Magangan saat ini bertambah sebagai lokasi parkir sepeda motor dan mobil pengunjung restoran Bale Raos yang letaknya tepat di sebelah barat bangsal. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. bersapedahan:

    baru tahu kalau abdi dalem itu pakai wisuda juga …
    kalau ini sih wisudanya sudah pasti resmi ya …. walau tidak terdaftar di kopertis :)

Kirim pendapat