Gurihnya Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung

Rate this post

Ayam Goreng Mbah Cemplung merupakan daya tarik kuliner ayam goreng yang berdekatan dengan Desa Wisata Kasongan Bantul. Keberadaan warung ini cukup terkenal dan menjadi rekomendasi wisata kuliner bagi wisatawan yang sedang berada di Bantul. Menu utama dan satu-satunya warung ini adalah ayam Jawa atau ayam kampung bumbu desa yang disajikan secara utuh dan atau per potong bagian.

Warung Makan Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung terletak di kampung Sendang Semanggi, dusun Sembungan, desa Bangunjiwo, kecamatan Kasihan, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga sore hari atau habis.

Papan Warung Mbah Cemplung
Lokasi Warung Makan Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung ini terbilang susah-susah gampang untuk ditempuh. Letaknya hanya disebelah barat kawasan wisata Kerajinan Gerabah Kasongan. Sepertinya terdengar mudah namun jika mencoba menelusuri lokasi membutuhkan waktu yang cukup lama. Memasuki sebuah gang sempit beberapa meter, kami menemui halaman luas yang penuh dengan parkir kendaraan dan disitulah lokasi Warung Makan Mbah Cemplung.

Suasana Warung Makan Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung tampak ramai ketika jam-jam makan siang. Kami baru pertama kali datang ke warung ini sempat heran dengan keramaian ini. Mengapa warung makan yang lokasinya cukup susah ditemui ini ramai dengan pengunjung. Hampir seluruh meja kursi yang tersedia penuh oleh pelanggan yang ingin bersantap siang di warung ini. Kami langsung memilih meja kursi yang belum terisi pengunjung dan langsung memesan menu andalan di warung ini.

Warung Makan Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung ini berdiri sekitar tahun 1980an. Asal usul nama Mbah Cemplung itu sendiri merupakan panggilan akrab dari Mbah Rejoinangun, pemilik warung makan yang berasal dari Kampung Cemplung. Ayam jawa atau ayam kampung yang dipilih berumur 5-7 bulan sehingga daging belum alot dan mudah dalam pengolahannya.

Suasana Warung Mbak Cemplung

Setelah menunggu lama akhirnya pesanan ayam goreng jawa tersaji lengkap dengan nasi, lalapan, dan sambal. Penyajian ayam goreng lengkap dengan nasi, lalapan, dan sambal tampak sederhana. Namun bau ayam goreng jawa cukup menggoda selera dan membuat kami buru-buru menikmatinya. Ukuran potongan daging ayam cukup besar dan berasal dari ayam jawa atau ayam kampung ini terasa empuk dan gurih dimulut. Sepertinya proses pemasakan daging ayam jawa ini cukup lama sehingga terasa empuk. Tekstur serat daging tebal, kesat, dan rendah lemak ini memberikan kesan yang menarik berbeda dengan daging ayam potong.

Bumbunya terasa pas khas bumbu masakan Jawa yang ringan dan sedikit rempah-rempah. Rasa asin bercampur gurih menjadi balutan dalam ayam goreng ini meskipun tidak ketinggalan rasa dari bawang putih dan bawang merah dalam komposisi bumbu. Dominasi rasa manis yang sering ditemukan dalam setiap masakan khas Yogyakarta tidak ditemukan di warung ini. Hal ini menjadi salah pilihan utama bagi orang-orang yang kurang suka dengan masakan manis. Sambal mentah pedas dan beragam lalapan mampu menjadi pelengkap dalam menikmati ayam goreng.

Ayam Utuh Beserta Lalapan di Warung Mbah Cemplung

Kelezatan rasa Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung ini membuat kami tidak heran bila warung yang lokasinya terpencil ini cukup ramai diserbu pengunjung. Dengan harga sekali makan per orang sekitar Rp 25.000,- hingga Rp 35.00,- pengunjung tidak kecewa untuk menikmati ayam goreng jawa di Warung Mbah Cemplung ini. Sedikit saran untuk menghindari jam makan siang untuk menghindari penumpukan pengunjung dan resiko tidak mendapatkan tempat duduk.

Anggapan sebagian orang termasuk kami, Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung merupakan kuliner ayam goreng kampung terenak di sekitar Yogyakarta. Rasanya yang khas dan bumbunya yang lain daripada lain membuat tempat ini menjadi pilihan utama untuk bersantap kuliner. (text/foto: annosmile)

PERHATIAN

Ayam Goreng Mbah Cemplung tidak memliki keterkaitan dengan rumah makan lain yang bernama Ingkung Ayam Mbah Cempluk yang letaknya cukup dekat. Kesamaan atau kemiripan nama mungkin terjadi karena faktor kesengajaan atau ketidaksengajaan. Pelanggan dan penyuka kuliner ayam goreng sebaiknya memperhatikan hal tersebut supaya tidak kecewa ketika salah memilih tempat yang dituju.

Baca Juga  Pembuktian Air Terjun Senthong Pundong

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. D Sukmana Adi:

    kemaren dari jogjah mas, tau gitu makan siang disini ya hehehe

  2. psnegoro:

    mas typo mas. :|

  3. Rusa:

    Ayam goreng emang penggugah selera. Aku suka banget menyantap ayam goreng berbagai bentuk rasa dari warung berbeda-beda. Dan suka banget menbanding-bandingkannya. Yg ini begini, itu begitu. Heheheh…

    Di Surabaya, aku suka banget ayam goreng versi Purnama :D

  4. moyen:

    Udah pernah makan, tp belum pernah ke warungnya langsung. Ini super enaaaaaakkkk kaaak annooo. Kapan2 traktir saya yaaaa :’3

Kirim pendapat