Warung Bu Paryanti Wonokarto, Cita Rasa Ayam Goreng Kampung Khas Wonogiri

Warung Ayam Goreng Bu Paryanti yang berada di daerah Wonokarto sepertinya menjadi salah satu pilihan untuk berwisata kuliner di kabupaten Wonogiri. Warung makan ini telah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan cukup mendapat perhatian dari penikmat kuliner di sekitar wilayah tersebut. Hingga saat ini Warung Bu Paryanti tidak atau belum membuka cabang dimanapun.

Warung Bu Paryanti beralamat di Jl. KS. Tubun No.4, Wonokarto, Wonogiri. Menyediakan menu utama berupa ayam goreng kampung khas Wonogiri. Buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB.

Papan Nama Warung Bu Paryanti Wonokarto

Warung Bu Paryanti berada di pinggiran pusat kota Wonogiri atau dekat dengan terminal Krisak yang baru saja dikembangkan sebagai terminal terpadu. Lokasi bangunan warung sedikit masuk ke dalam gang kampung sekitar 100 meter dari tepi jalan utama. Bila pertama kali menuju warung ini pasti akan kebingungan atau tersesat karena tidak ditemukan papan nama warung di tepi jalan utama. Papan nama warung Bu Paryanti berukuran kecil dan hanya terpasang di depan bangunan warung.

Saat ini Warung Bu Paryanti Wonokarto menempati bangunan baru yang terletak disebelah bangunan lama. Bangunan baru ini cukup luas dan mampu menampung dua kali lipat jumlah pengunjung dari bangunan warung yang lama. Saat memasuki bangunan Warung Bu Paryanti yang baru, terlihat beberapa pengunjung memadati sebagian meja kursi yang tersedia.

Baca Juga  Legenda Baturaden

Suasana Warung Bu Paryanti

Pengunjung Warung Bu Paryanti dipersilakan memesan menu makanan di meja pemesanan yang sekaligus sebagai meja kasir atau pembayaran. Di meja pemesanan terpasang beberapa menu yang semuanya adalah sajian ayam goreng kampung. Ada beberapa pilihan potongan atau bagian daging ayam kampung atau dapat juga memesan ayam goreng kampung secara utuh. Setelah memesan menu makanan, pengunjung dipersiakan memilih tempat duduk yang masih kosong.

Tidak lama kemudian pesanan segera diantar oleh pelayan Warung Bu Paryanti ke meja makan. Penyajian ayam goreng kampung diletakkan pada piring tersendiri. Sepiring lalapan berisi kubis, ketimun, dan rebusan daun pepaya. Tidak ketinggalan sambal mentah yang cukup menarik bagi penikmat rasa pedas.

Penyajian Ayam Goreng Kampung Warung Bu Paryanti

Penampilan ayam goreng kampung khas Wonogiri dari Warung Bu Paryanti ini memiliki ciri berupa ayam kampung yang digoreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Dibagian atasnya diberi taburan serpihan kremes. Serpihan kremes ini dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan kaldu ayam. Ayam goreng kampung khas Wonogiri ini bila diperhatikan memiliki kemiripan dengan sajian ayam goreng Kalasan yang terkenal berkat Ayam Goreng Suharti.

Kesan pertama saat menikmati ayam kampung Warung Bu Paryanti adalah daging ayam kampung yang empuk dan tidak terasa alot. Rasa dagingnya cukup gurih dan sedikit manis dengan rasa bumbu yang ringan. Kremes yang ditaburkan pun cukup renyah dan membuat nagih untuk kembali menyantapnya. Sambalnya pun cukup pedas meski terkesan sedikit gurih karena mendapat tambahan penyedap rasanya.

Baca Juga  Candi Setyaki Dieng

Sajian Ayam Goreng Kampung Warung Bu Paryanti

Secara keseluruhan sajian ayam goreng kampung Warung Bu Paryanti cukup menarik untuk dicicipi ketika berkunjung di pusat kota Wonogiri. Harga yang ditawarkan pun cukup untuk mendapatkan rasa ayam goreng yang nikmat ini. Warung ini cocok sebagai tempat untuk bersantap pagi dan siang karena jam buka sejak pagi hari hingga menjelang sore hari. Selain itu masih sedikitnya lokasi kuliner khas daerah di Wonogiri menjadikan warung ini menjadi salah satu pilihan utama untuk berwisata kuliner di Wonogiri. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat