Asal Usul Sebaran Apem Ki Ageng Wonolelo

Asal Usul Sebaran Apem Ki Ageng Wonolelo
Rate this post

Kyai Ageng Wonolelo atau Syekh Jumadigeno adalah seorang ulama besar yang selalu taat beribadah. Untuk menyempurnakan keyakinannya sebagai orang Islam makan Syekh Jumadigeno memenuhi rukun Islam yang ke-5, yaitu melaksanakan ibadah hadi ke negeri Mekah. Kyai Ageng Wonolelo tidak hanya satu kali saja menunaikan ibadah haji, tetapi sudah beberapa kali. Syeh Jumadigeno juga sering melakukan ziarah (sekarang disebut umroh) ke Mekah bersama-sama dengan Syekh Wasibogeno.

Pada bulan Sapar tahun Alip 1511, diperlambangi sengkaa “Ratu Suci Tataning Jagad” Syekh Jumadigeno ziarah ke Mekah. Sepulang berziarah dari Mekah, beliau membawa oleh-oleh berupa roti Gimbal yang masih hangat (roti yang terbuat dari tepung beras) atau kue sejenis apem di tanah Jawa. Di rumah anak cucu, para santri, dan tetangganya sudah berkumpul menunggu kepulangan Syekh Jumadigeno untuk minta doa restu, berkah, dan buah tangan oleh-oleh dari Mekah. Kebetulan saat itu malam jumat kliwon dan bulan purnama. Syekh Jumadigeno sebelum membagi-bagikan oleh-oleh, beliau memberikan wejangan atau pengajian kepada semua orang yang datang berkumpul. Ilmu yang disampaikan baru saja didapat saat berziarah ke tanah suci diantaranya tentang manfaat berziarah kubur.

Ki Ageng Wonolelo juga menjelaskan tentang oleh-oleh yang dibawa dari Mekah berupa Roti Gimbal yang bahan bakunya dari tepung beras dan beliau namai dengan nama Apem. Apem berasal dari kata “Afuwun” yang artinya ampunan, dengan maksud para anak cucu, santri, dan tetangga yang sedang mendengarkan ceramah Ki Ageng Wonolelo diminta untuk memperbanyak minta ampunan kepada Allah SWT. Selain itu semua orang yang hadir diperintahkan untuk berbuat kebaikan dan memperbanyak sedekah.

Pada akhir wejangannya pada semua yang hadir diberi oleh-oleh roti Gimbal yang namanya sudah diganti oleh Ki Ageng Wonolelo menjadi Apem.Selanjutnya setiap bulan safar tradisi pembuatan apem dilakukan oleh seluruh anak cucu Ki Ageng Wonolelo bersama dengan masyarakat sekitar Dusun Pondok Wonolelo.

Kirim pendapat