Alun-Alun Ponorogo, Daya Tarik Wisata Di Tengah Kota

Alun-Alun Ponorogo merupakan kawasan yang cukup menonjol di tengah kota Ponorogo. Keberadaannya memiliki peranan penting karena dikeliling beberapa bangunan pemerintahan dan kawasan perkantoran. Suasana di sekitar alun-alun terlihat sepi pada siang hari dan banyak warung kakilima yang berdiri mengeliling alun-alun baru mulai buka menjelang sore hari.

Gedung Pemerintahan dari Alun-Alun Ponorogo

Setelah memarkir kendaraan di tepi jalan dengan rapi, kami pun memasuki Alun-Alun Ponorogo. Di bagian tepi alun-alun berdiri beberapa warung kakilima yang terlihat berbaris rapi. Sepertinya telah dilakukan penataan agar kawasan alun-alun tidak terkesan kumuh dan terlihat lebih menarik.

Pedagang Kakilima Di Alun-Alun Ponorogo

Meskipun penataan warung kakilima sudah cukup baik dan lebih rapi, tenda-tenda yang digunakan masih asal-asalan dan tidak seragam. Mungkin hal ini menjadi catatan agar dilakukan penyeragaman tenda agar terlihat lebih rapi dan menarik. Harga yang ditawarkan oleh warung tersebut terbilang cukup murah dan tidak terlampau mahal seperti yang biasa kita temui di kota-kota besar dan kota wisata.

Panggung Alun-Alun Ponorogo

Kami sempat membeli minuman sambil melepas lelah di salah satu warung kakilima yang buka pada siang hari. Selanjutnya kami mencoba berkeliling kawasan Alun-Alun Ponorogo. Pada bagian tengah alun-alun tampak kosong dan hanya ditanami rumput-rumput biasa. Suasana Alun-Alun Ponorogo saat siang cukup sepi dan kemungkinan akan terlihat ramai ketika menjelang sore hari.

Baca Juga  Nongkrong Asyik di Taman Kota Kuningan

Patung di Panggung Alun-Alun Ponorogo

Pemandangan gedung pemerintah kabupaten Ponorogo yang menjulang tinggi diantara bangunan kecil terlihat mencolok dari Alun-Alun Ponorogo. Pada sebuah sisi alun-alun terdapat pendopo kecil yang dapat digunakan untuk bersantai. Menurut informasi yang ada, di area tersebut disediakan akses internet gratis melalui wifi dan colokan listrik.

Annosmile in Alun-Alun Ponorogo

Pada sisi sebaliknya terdapat panggung yang cukup besar dan didominasi cat berwarna hitam. Pada bagian atas panggung terdapat papan melingkar bertuliskan semboyan kabupaten Ponorogo dalam bahasa Jawa. Panggung ini sering digunakan untuk acara konser musik, pertunjukan wayang, pertunjukan ketoprak, dan sebagainya. Setelah puas berkeliling Alun-Alun Ponorogo, kami pun menuju ke Masjid Agung Ponorogo yang ada diseberang alun-alun untuk beribadah dan meneruskan perjalanan menuju ke Yogyakarta.

Beragam fasilitas yang tersedia di kawasan Alun-Alun Ponorogo memang cukup menarik. Sebagai salah satu kota yang masih kental dengan budayanya, Ponorogo menjadi salah satu ikon kota budaya di Jawa Timur. Alangkah baiknya bila kesenian khas daerah secara rutin dipentaskan di kawasan alun-alun setiap minggu. Selain melestarikan budaya juga menarik wisatawan untuk datang ke kota ini. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat