Air Terjun Tritis Prambanan, Pencarian Air Terjun Tersembunyi

Air Terjun Tritis Prambanan, Pencarian Air Terjun Tersembunyi
2.5 (50%) 2 votes

Air Terjun Tritis Prambanan merupakan jatuhan air yang membentuk seperti air terjun di sekitar Prambanan Sleman. Keberadaannya cukup tersembunyi dan jarang diketahui diantara perbukitan sekitar Candi Barong dan Candi Banyunibo. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama Curug Tritis Cepit atau Grojogan Cepit. Saat ini, Air Terjun Tritis belum dikembangkan sebagai kawasan wisata dan kondisinya masih sulit dijangkau.

Air Terjun Tritis terletak di dusun Cepit, desa Bokoharjo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Pemandangan Air Terjun Tritis Prambanan Sleman

Lokasi Air Terjun Tritis Prambanan berada di ujung perkampungan yang dekat dengan Candi Banyunibo di kabupaten Sleman. Candi Banyunibo menjadi tujuan pertama sebelum menuju ke air terjun ini. Dari Candi Banyunibo ikuti jalan menuju perkampungan desa (dusun) hingga ujung jalan. Dusun yang bernama dusun Cepit menjadi tempat terakhir atau parkir kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan menuju air terjun dengan berjalan kaki. Jalan setapak menuju Air Terjun Tritis tidak terdapat petunjuk arah dan disarankan bertanya kepada para warga atau petani yang sedang berladang disekitar area persawahan.

Genangan Air Di Kawasan Air Terjun Tritis Prambanan Sleman

Informasi yang kami dapat mengatakan bahwa Air Terjun Tritis cukup sulit dijelajahi karena medan jalan melewati tumpukan batuan, tingginya semak belukar, jarang dijamah, dan konon sedikit angker. Kami tidak patah semangat dan tetap melajutkan penelusuran air terjun karena rasa penasaran yang sangat kuat. Akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun Tritis dan ada warga sekitar yang bersedia mengantar kami. Perjalanan menyusuri Air Terjun Cepit melewati perkebunan tebu yang sudah tumbuh tinggi dan lebat dilanjutkan melewati ladang tepi hutan yang ditanami singkong. Warga sekitar yang mengantarkan kami sesekali memotong tanaman liar untuk membuka jalan menuju ke Air Terjun Cepit.

Kami menyusuri tepi hutan yang lebat tanaman liar dan akhirnya tiba diatas tebing yang dihadapan kami terlihat Air Terjun Tritis. Kami belum sempat mendokumentasikan lengkap perjalanan ini karena memburu waktu dan kesulitan mengambil kamera di dalam tas karena terbatas ruang gerak. Udara yang lembab dan suasana sedikit horor menyapa kami dan kami terus menelusuri kawasan ini tanpa rasa takut sedikitpun. Kami kembali ke bawah tebing untuk menyusuri sungai menuju bagian bawah Air Terjun Tritis. Suasana cukup gelap karena dikelilingi pohon tinggi dan rindang serta tanaman liar yang cukup tinggi dan lebat.

Akhirnya kami tiba tepat di bawah Air Terjun Tritis setelah melewati batuan besar yang licin dan cukup berbahaya. Pemandangan Air Terjun Tritis tidak begitu menarik dan hanya berupa air terjun setinggi 10 meter dengan debit air yang tidak begitu besar. Namun karena jarang dijamah pemandangan tampak alami dan tidak ditemukan sampah satupun. Air Terjun ini tergolong musiman dan kering saat musim kemarau. Kami mengambil beberapa foto untuk dokumentasi dan rasa penasaran kami akhirnya terbayar. Meski tidak seindah yang kami bayangkan, kami cukup puas bisa sampai ke air terjun ini. Sedikit informasi yang kami tahu dari warga sekitar, posisi Air Terjun Tritis berada tidak jauh dibawah area Candi Barong. (text/foto: annosmile)

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. m-amin:

    Baru tahu juga Mas kalau di daerah Prambanan ada air terjun…saya sudah berkali-kali melancong kesana tapi nggak pernah menemukannya.

    • admin:

      Hi M-Amin
      Iya mas cuma blusukan saja itu hehehe

  2. Nasirullah Sitam:

    Kayaknya tidak jauh ini, tapi jalannya tentu bikin dengkul teriak minta ampun haahhahah
    Masuk list dulu, siapa tahu ada yang ngajak ke sini

    • admin:

      Hi Nasirullah Sitam,
      Harus benar-benar blusukan kalau ini, siap-siap fisik pokoknya :-)

Kirim pendapat