Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul, Air Terjun Diantara Persawahan Nglanggeran

Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul, Air Terjun Diantara Persawahan Nglanggeran
3 (60%) 4 votes

Air Terjun Kedung Kandang merupakan salah satu wisata air terjun di sekitar Nglanggeran selain Air Terjun Talang Purba. Air terjun memiliki karakteristik air terjun bertingkat dan melebar yang jarang ditemui di sekitar Yogyakarta. Namun keindahannya hanya dapat dinikmati ketika musim penghujan saja karena pada musim kemarau debit airnya surut atau mengering. Rencana kedepannya air terjun ini akan dikembangkan sebagai obyek wisata khusus pada musim penghujan.

Air Terjun Kedung Kandang terletak di kawasan Gunung Butak, Desa Nglanggeran, kecamatan Patuk, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Air terjun ini berada di dalam aliran sungai Bendo yang berhulu dari kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran.

Perjalanan Menuju Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul

Lokasi Air Terjun Kedung Kandang berada di perbukitan Patuk Gunungkidul. Air terjun ini berjarak dua kilometer dari kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran atau hanya sekitar satu kilometer dari Air Terjun Talang Purba. Rute mudahnya dari kota Yogyakarta dengan melewati Jalan Wonosari hingga tiba di perempatan kecil Puncak Bukit Patuk. Ambilah jalan ke kiri menuju kawasan Ekowisata Gunung Api Purba sebagai akses terdekat menuju air terjun tersebut. Posisi air terjun ini berada diantara jalan menuju Desa Nglanggerand an Desa Putat.

Aliran Sungai Diatas Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul

Ada dua jalur menuju ke Air Terjun Kedung Kandang, pertama melewati jalan setapak yang berada di belakang area parkir Air Terjun Talang Purba dan kedua melewati belakang pemukiman penduduk serta kandang ayam potong. Jalur pertama merupakan jalur yang disarankan oleh pengelola wisata air terjun karena aksesnya lebih mudah dan papan petunjuk arahnya sudah terpasang. Namun saya akhirnya memilih jalur kedua karena ingin menikmati pemandangan dari sudut yang berbeda.

Baca Juga  Gereja Gothic Sayidan Yogyakarta, Si Misterius Yang Bikin Penasaran

Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul Diapit Persawahan

Kendaraan kami parkir di halaman rumah penduduk paling ujung setelah melewati beberapa kandang ayam potong. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang berada di samping rumah warga. Jalan setapak tanah yang dilalui melewati tebing bukit dan area ladang pertanian milik warga. Pemandangan area pertanian warga ini terlihat menarik karena menggunakan sistem terasering. Tidak lama kemudian terdengar bunyi aliran air dan pemandangan sungai yang diapit oleh bebatuan besar.

Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul Dari Atas Bukit

Untuk menuruni tebing, pengunjung harus menuruni tingkatan terasering sawah milik warga. pengunjung diharapkan untuk berhati-hati dalam menginjakkan kaki karena licin dan jangan sampai merusak tanaman pertanian milik warga.

Salah Satu Tingkatan Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul

Pemandangan Air Terjun Kedung Kandang dapat dilihat secara utuh dari atas tebing bukit. Air terjun ini tampak diapit area persawahan yang memenuhi tebing sisi kiri dan kanan. Bentuk air terjun ini berundak atau bertingkat seperti anak tangga raksasa dan sedikit melebar. Tingkatan air terjun tertinggi mencapai 5 (lima) meter dan di dasarnya membentuk kolam atau kubangan air. Setiap tingkatan air terjun yang ada sebenarnya memiliki nama tersendiri diantaranya Kedung Kanthil, Kedung Manten, dan Kedung Keris. Namun warga setempat lebih mengenal seluruh kawasan tersebut dengan nama Kedung Kandang.

Debit air pada Air Terjun Kedung Kandang mengikuti debit air pada Air Terjun Talang Purba karena keduanya masih satu aliran. Hanya saja mungkin debit air di Air Terjun Kedung Kandang sedikit berkurang karena dibawah aliran Air Terjun Talang Purba sedikit dialihkan untuk mengairi persawahan.

Pemandangan Air Terjun Kedung Kandang Gunungkidul

Potensi wisata Air Terjun Kedung Kandang saat ini belum tergarap dengan maksimal karena daya tariknya hanya terlihat menarik saat musim penghujan. Pada musim kemarau aliran airnya mengering karena sumber mata air yang ada di hulu dibendung untuk penyediaan air bersih dan pengairan sawah. Pengunjung yang berwisata di tempat ini diharapkan menjaga kebersihan dan membawa sampah kembali ke area parkir. (text/foto: annosmile)

HARGA TIKET DOMESTIK
  • Tiket Masuk Gunung Api Purba Siang : Rp 15.000,-
  • Tiket Masuk Gunung Api Purba Malam : Rp 20.000,-
  • Tiket Embung Nglanggeran Siang : Rp 10.000,-
  • Tiket Embung Nglanggeran Malam : Rp 15.000,-
  • Tiket Kampung Pitu Siang : Rp 15.000,-
  • Tiket Kampung Pitu Malam : Rp 15.000,-
  • Tiket Air Terjun Kedung Kandang : Rp 7.000,-
Baca Juga  5 Pilihan Lokasi Menikmati Sunrise Di Sleman

*update 1 Juli 2016*

HARGA TIKET MANCANEGARA
  • Tiket Masuk Gunung Api Purba Siang : Rp 30.000,-
  • Tiket Masuk Gunung Api Purba Malam : Rp 30.000,-
  • Tiket Embung Nglanggeran Siang : Rp 30.000,-
  • Tiket Embung Nglanggeran Malam : Rp 30.000,-
  • Tiket Kampung Pitu Siang : Rp 30.000,-
  • Tiket Kampung Pitu Malam : Rp 30.000,-
  • Tiket Air Terjun Kedung Kandang : Rp 20.000,-

*update 1 Juli 2016*

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Jarwadi:

    Iki sih pinggir jalan raya apa bukan ya?

    • admin:

      Bukan, masuk2 kampung sama area persawahan mas

  2. sandy:

    Tempatnya memang enak banget di sana

Kirim pendapat