Air Terjun Jurang Pulosari, “Grojogan” Diantara Celah Tebing Jurang

Air Terjun Jurang Pulosari, “Grojogan” Diantara Celah Tebing Jurang
2.67 (53.33%) 3 votes

Air Terjun Jurang Pulosari atau dahulu dikenal sebagai Grojogan Njurug merupakan daya tarik tarik wisata air terjun yang paling favorit di daerah Pajangan Bantul. Air terjun ini memiliki cirikhas sebagai air terjun musiman yang hanya mengalir saat musim penghujan saja. Keberadaan air terjun ini sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat Bantul dan sekarang dikembangkan menjadi obyek wisata berbasis pedesaan.

Air Terjun Jurang Pulosari atau bernama lain Air Terjun Pulosari Krebet terletak di dusun Njurug, desa Sendangsari, kecamatan Pajangan, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Pemandangan Air Terjun Jurang Pulosari Njurug Bantul

Lokasi Air Terjun Jurang Pulosari berada di dalam kawasan Desa Wisata Krebet Bantul. Rute dari kota Yogyakarta menuju ke wisata air terjun ini melewati Jalan Bantul hingga tiba di pertigaan lampu merah Kasongan. Pilihlah jalan ke kanan atau ke arah Kasongan dan susuri jalan tersebut hingga tiba sebuah perempatan besar menuju ke Sedayu/Pajangan. Selanjutnya pilih jalan ke arah kiri/selatan menuju ke arah Desa Wisata Krebet. Kondisi jalan perlahan-lahan menanjak kemudian memasuki kawasan Desa Wisata Krebet. Ikuti jalan yang membelah kawasan desa wisata tersebut hingga ujung pemukiman dan menemui sebuah makam pada sisi kiri. Pilihlah jalan ke arah kanan di dekat makam tersebut dengan kondisi jalan cor semen hingga ujung dan tiba di area parkir Air Terjun Jurang Pulosari.

Perjalanan menuju Air Terjun Jurang Pulosari dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang berada di samping area parkir. Pengunjung diharapkan berhati-hati karena kondisi jalan cukup licin. Selang waktu sekitar 15 menit pengunjung akhirnya tiba di kawasan air terjun yang berada diantara celah tebing.

Bongkahan Batu Persegi Di Air Terjun Jurang Pulosari Bantul

Air Terjun Jurang Pulosari memiliki bentuk air terjun dengan jatuhan air yang melebar. Ketinggian air terjun ditaksir sekitar 10 meter dengan debit air yang cukup melimpah pada musim penghujan. Pada pertengahan musim kemarau, aliran air di air terjun ini terhenti atau mengering sehingga disebut sebagai air terjun musiman. Pada bagian dasar air terjun terdapat kubangan air yang terbentuk secara alami dan saat ini digunakan sebagai tempat berenang dan bermain air bagi pengunjung.

Hal yang menarik disekitar Air Terjun Jurang Pulosari adalah keberadaan bebatuan yang berbentuk persegi atau persegi pantai. Bentuan batuan yang unik tersebut sepertinya terbentuk secara alami dan bukan merupakan buatan manusia. Namun kondisinya sudah memprihatinkan karena sudah banyak corat-coret dan goresan oleh tangan yang tidak bertanggungjawab. Sebagian besar bebatuan yang ada di sekitar air terjun merupakan batuan kapur (karst).

Bebatuan Di Sekitar Air Terjun Jurang Pulosari Bantul

Secara keseluruhan Air Terjun Jurang Pulosari dapat dijadikan wisata alternatif da salah satu pilihan berwisata air terjun di wilayah kabupate Bantul. Waktu yang tepat untuk datang ke tempat ini adalah saat pertengahan musim penghujan atau ketika hari sebelumnya terjadi hujan deras dengan waktu yang cukup lama. Beberapa informasi menyebutkan bahwa sebelum dikembangkan sebagai obyek wisata, air terjun ini sering digunakan latihan oleh anggota TNI dan anggota pramuka dari sekolah setempat. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. bersapedahan:

    sayang airnya sedikit … kalau banyak pasti curugnya lebih keren

    • admin:

      Hi Bersapedahan
      Betul sekali, hanya saja debit airnya cukup dipengaruhi intensitas hujan pada malam harinya :-)

Kirim pendapat

error: Content is protected !!