Agrowisata Banyuroto Magelang, Wisata Petik Strawberry di Kaki Gunung Merbabu

2.6
10

Agrowisata Banyuroto merupakan kawasan wisata berbasis pertanian dan perkebunan yang letaknya berdekatan dengan obyek wisata Ketep Pass Sawangan Magelang. Daya tarik utama agrowisata ini adalah wisata petik buah strawberry (stroberi) langsung di kebun yang tampak dari tepi jalan. Keberadaannya cukup menarik minat banyak wisatawan khususnya wisatawan keluarga karena jarang terdapat wisatawan petik buah semacam ini di daerah Magelang dan sekitarnya.

Agrowisata Banyuroto terletak di lereng Gunung Merbabu, desa Banyuroto, kecamatan Sawangan, kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Gerbang Agrowisata Banyuroto Magelang

Lokasi Agrowisata Banyuroto Magelang berada di dekat obyek wisata Ketep Pass Sawangan. Ada dua cara menuju ke agrowisata ini pertama melalui jalur Ketep Pass dan kedua melewati Jalan Raya Kopeng-Magelang. Cara pertama melalui Ketep Pass dimana menyusuri jalan beraspal dari pertigaan Blabak menuju ke Ketep Pass melewati Sawanga. Dari Ketep Pass ikuti jalan yang mengarah ke Kopeng atau Salatiga sejauh kurang satu kilometer. Sedangkan cara kedua dari Kopeng menuju ke arah Magelang hingga tiba di Pasar Pakis. Dari Pertigaan Pasar Pakis belok kiri menuju ke Ketep Pass. Sebelum memasuki kawasan Ketep Pass akan melewati Agrowisata Banyuroto terlebih dahulu.

Memasuki gerbang masuk Agrowisata Banyuroto, pengunjung akan disambut oleh kebun buah Strawberry yang berada di sebelah kanan dan kiri jalan. Kebun buah strawberry tersebut merupakan milik warga setempat yang mengusahakan perkebunan buah strawberry karena lahannya cocok untuk ditanami tumbuhan tersebut. Sebagai informasi, letak Agrowisata Banyuroto berada dalam sebuah bukit di lereng gunung yang sejuk dan cocok untuk usaha perkebunan.

Salah Satu Kebun Wisata Petik Strawberry Di Agrowisata Banyuroto Magelang

Untuk melakukan wisata petik buah strawberry di kawasan Agrowisata Banyuroto, pengunjung dipersilakan berhenti di salah satu kebun buah strawberry milik warga yang diusahakan untuk wisata petik buah. Di kawasan agrowisata Banyuroto sendiri terdapat belasan kebun buah strawberry milik warga sekitar namun tidak semuanya diusakan untuk wisata petik buah. Beberapa kebun buah strawberry cukup sempit dan hanya sebagai usaha selingan selain pertanian sayur-sayuran seperti tomat, cabe, sawi, dan kol.

Dari kejauhan tampak kebun buah strawberry mana yang terdapat wisata petik buah strawberry karena di tepi jalan terdapat papan nama kebun berikut daya tarik wisata yang ditawarkan. Triani Strawberry adalah satu dari belasan kebun buah strawberry yang menawarkan wisata petik buah starwberry. Kami tertarik mampir di tempat ini karena area kebun buah strawberry cukup luas dan terlihat ramai karena stok buah strawbery yang telah dipanen tampak melimpah.

Rata-rata tanaman strawberry dibudidayakan di daerah dataran tinggi yang memiliki udara yang sejuk. Menurut informasi, tanaman strawberry berbuah pada musim kemarau karena banyak terkena pancaran sinar matahari.

Salah Seorang Penjual Buah Strawberry Di Agrowisata Banyuroto Magelang

Setelah memarkir kendaraan, saya langsung disapa ramah oleh pemilik gubug di dalam kawasan Agrowisata Banyuroto dengan bahasa lokal. Karena bahasanya hampir sama dengan bahasa lokal saya dan hanya berbeda pada logatnya, saya langsung akrab dengan pemilih gubug dan wisata petik buah strawberry ini.

Baca Juga  Sumber Bestik Pak Darmo, Kuliner Beef Steak Khas Solo

Pemilik salah satu kebun wisata petik buah Agrowisata Banyuroto ini bercerita banyak mengenai perkembangan kawasan Agrowisata Banyuroto ini. Pada awalnya pemasaran buah strawberry dari kebun buah dikemas dan dipasarkan di sekitar Obyek Wisata Ketep Pass. Perlahan-lahan wisatawan yang berkunjung ke Obyek Wisata Ketep Pass mulai mengenal Agrowisata Banyuroto yang letaknya cukup dekat dan mereka penasaran ingin melihat kondisi perkebunan strawberry di daerah tersebut.

Kebun Buah Strawberry Di Kawasan Agrowisata Banyuroto Magelang

Ternyata sebagian wisatawan yang berkunjung ke kebun buah strawberry di Agrowisata Banyuroto lebih memilih memetik buah strawberry sendiri ketimbang buah strawberry yang telah dipanen. Kesempatan ini tidak disia-siakan warga sekitar yang memiliki kebun buah strawberry untuk membuka usaha wisata petik buah di lahan perkebunannya dan berjalan hingga sekarang.

Kawasan Agrowisata Banyuroto saat ini cukup ramai di kunjungi wisatawan saat hari minggu atau libur walaupun tidak seramai pengunjung Ketep Pass. Seringkali para penjual buah strawberry ini kehabisan stok buah karena dibanjiri oleh pembeli. Kendala yang sering muncul adalah tanaman strawberry hanya berbuah bila tanaman tersebut terkena sinar matahari, sehingga ketersediaan buah strawberry tidak menentu. Selain itu masalah kerusakan tanaman akibat kera-kera liar yang turun gunung pada musim tertentu atau hujan deras yang merusakan tanaman strawberry.

Buah Strawberry Siap Petik Di Agrowisata Banyuroto Magelang

Setelah berbincang-bincang dengan pemilik kebun, saya mencoba berkeliling ke area kebun strawberry dan hanya menemukan beberapa buah saja yang matang. Sepertinya bila mengandalkan hasil dari kebun strawberry yang berada di tepi jalan ini tidak akan mencukupi permintaan wisatawan atau pembeli. akhirnya saya kembali bertanya dan mendapatkan jawaban bahwa buah strawberry yang ada sebagian besar dari ladang yang berada di kaki Gunung Merbabu yang letaknya diatas pemukiman desa Banyuroto yang hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Baca Juga  Parkir Inap Mobil Di Sekitar Banyumas

Akhirnya saya langsung memesan beberapa bungkus strawberry yang dikemas dapat plastik mika. Saya sempat mencoba rasa buah strawberry yang ada dan rasanya cukup manis bercampur asam. Harga strawberry yang di dapat cukup murah dengan kondisi buah yang masih segar karena baru saja dipanen di pagi harinya. Berbeda dengan buah strawberry kemasan di tepi jalan yang sering kita mendapatinya dalam kondisi hampir busuk dan tidak segar. Karena tidak tahan untuk menikmati buah strawberry lagi, sebelum pulang saya membuka satu bungkus strawberry untuk dinikmati di tempat ini. (text/foto: annosmile)

N.B. : harga satu kilogram strawberry dijual sekitar 30ribu dan pembelian dimulai dengan timbangan minimal 1/4 kg

INFORMASI
Agrowisata Banyuroto
Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Ada 5 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. ayu septiia:

    ada nomor hp yg bisa dihubungi kah utk agrowisata strawberry di banyuroto? dan alamtnya dimna?

    • admin:

      Hi ayu septiia,
      Mohon maaf kami tidak memiliki kontak personnya. Untuk alamatnya tercantum pada artikel di atas. Semoga membantu :-)

  2. Abinya Fatimah:

    Sabtu lalu Tanggal 1 Juli 2017 saya mampir di Inggit strawberry di kompleks Sambiroto. Harga sudah berubah. Satu kg petik sendiri harganya 150rb. Kalau beli yg sudah dipetik oleh penjual harganya 100rb per kg

    • jan:

      iya, saya bulan agustus 2018 ke inggit strawberry harga per kilo kalo petik sendiri 120rb. Kalo harga 1 mika 20 ato 25rb aku agak lupa. Yg jelas lebih mahal pake banget kalo dibanding beli di pasar. Tp dalam artikel ini kan disebutnya TRIANI, bukan INGGIT. Nggak tau harga tiap kebun berbeda apa sama.

  3. sri hardianti:

    Jam kunjungan nya sampai jam berapa

Kirim pendapat