Ziarah ke Makam Bung Karno, The Founding Father

Makam Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno cukup identik dengan daya tarik wisata di kabupaten Blitar. Sepertinya belum ada kawasan wisata lain di kabupaten Blitar yang menyamai kepopuleran wisata ziarah Makam Bung Karno ini. Bagi sebagian orang, belum lengkap rasanya ketika berkunjung ke Blitar bila tidak mengunjungi Makam Bung Karno walaupun sekedar berwisata saja.

Makam Bung Karno terletak di kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, sekitar 2 km ke arah utara pusat Kota Blitar. Makam ini didominasi oleh arsitektur ‘Joglo’. Bergaya Jawa Timuran dan dikombinasi dengan gerbang candi Bentar. Selain bangunan utama yang berupa cungkup makam Bung Karno, kompleks makam ini juga dilengkapi dengan bangunan-bangunan pendukung yaitu: Gapura Agung, Masjid dan Bangsal.

Gapura Agung Makam Bung Karno

Lokasi Makam Presiden Pertama RI, Ir Soekarno cukup dekat dari pusat kota Blitar, hanya berjarak sekitar 3 km. Papan petunjuk arah pun sangat jelas karena merupakan satu-satunya daya tarik wisata di dekat kota Blitar dan wisata unggulan di kabupaten Blitar. Mendekati kawasan Makam Bung Karno, wisatawan dan peziarah akan disambut dengan banyaknya kios di sepanjang jalan yang menjual souvenir atau cinderamata khas Makam Bung Karno.

Kios penjual souvenir atau cinderamata tersebut jumlahnya puluhan bahkan ratusan karena hampir satu kilometer berdiri di sebelah kanan kiri jalan. Barang yang diperjualbelikan mulai pakaian seperti kemeja, kaos, dan celana hingga makanan ringan khas Blitar dan Jawa Timur. Harga yang ditawarkan cukup beragam dari yang paling murah hingga yang paling mahal. Pengunjung diharapkan untuk menawar dengan sedikit sadis karena harga yang ditawarkan terlampau mahal.

Saat ini, pengunjung sudah diperbolehkan mengambil gambar di dalam area makam. Namun, di jaman orde baru dahulu, pengunjung dilarang keras mengambil foto dan mendekati nisan makam Bung Karno.

Komplek Makam Bung Karno Blitar

Pengunjung yang ingin berkunjung dan berziarah ke Makam Bung Karno dipersilakan melapor ke kantor untuk mengisi daftar kunjungan dan mengutarakan maksud kedatangannya. Biaya atau tiket masuk dikenakan secara sukarela atau sesuai kemampuan pengunjung. Tidak ada aturan mengenai batas minimal dana sukarela yang harus diberikan.

Gapura Agung merupakan pintu masuk menuju Komplek Makam Bung Karno. Arsitektur gapura tersebut cukup menarik karena mengadopsi arsitektur gapura candi di Jawa timur. Terlihat penjagaan oleh petugas di Gapura Agung dan pengunjung dipersilakan satu persatu memasuki gapura. Setelah melewati Gapura Agung, terdapat sebuah halaman luas ditengah-tengahnya terdapat sebuah bangunan berbentuk cungkup.

Mengantri Untuk Berziarah Di Makam Bung Karno

Suasana Kompleks Makam Bung Karno cukup hening meskipun cukup banyak pengunjung dan peziarah yang hadir ditempat terebut. Sepertinya semua pengunjung menjaga sikap agar tetap tenang dan tidak berbuat gaduh. Banyak pengujung yang berdoa di depan makam Bung Karno yang berada di dalam bangunan atau cungkup. Para peziarah saling bergantian memanjatkan doa di depan pusara makam Presiden Pertama Republik Indonesia karena ruangan cukup sempit. Mereka tampak khusuk memanjatkan doa dan ada pula yang membawa bunga untuk diletakkan diatas makam Bung Karno itu.

Kegiatan foto bersama di depan pusara makam Bung Karno ini juga tidak lepas dilakukan oleh para pengunjung dan peziarah sebagai bukti bahwa mereka sudah mengunjungi Makam Presiden Pertama Republik Indonesia ini. Di dalam bangunan pendukung yang dibangun di sekeliling bangunan makam, banyak terdapat foto-foto Bung Karno dan beberapa benda peninggalannya. Kemudian kami beristirahat sejenak di masjid yang ada di kompleks makam.

Nisan Makam Bung Karno

Pintu keluar pengunjung Makam Bung Karno berbeda dengan pintu masuk yang melewati Gapura Agung. Pengunjung dipersilakan melewati pintu keluar yang berada di bagian belakang Kompleks Makam Bung Karno. Dari pintu keluar, pengunjung dan peziarah tidak langsung keluar area kompleks. Mereka diharuskan melewati pasar kerajinan dan oleh-oleh terlebih dahulu sebelum menuju pintu keluar.

Jalan keluar dari Kompleks Makam Bung Karno ini cukup jauh karena pengunjung dipaksa melewati jalur mengular melewati kios-kios pedagang. Penataan kios-kios pedagang yang menjual souvenir dan kerajinan tersebut terkesan semrawut dan kumuh karena banyak sampah berserakan dan sebagian lapak menutupi jalan keluar pengujung. (text/foto: annosmile)

-----------
Bookmark and Share

Ada 42 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. achoey:

    Selayaknya kita mendoakan almarhum di sana
    Bukan meminta sesuatu

    Betul kan? :)

    • annosmile:

      yak…betull….

  2. denologis:

    makan bung karno….
    makan opo makam? hehehehe….

    eh, bung karno yang itu kan founding father. lha bung karno yang ngelola blog ini founding apa dong? :)

    • annosmile:

      founding blog ini dung..

  3. zenteguh:

    whalah kok kayak capres, ziarah ke makam BK berharap mulus memimpin negeri he..he..

    • annosmile:

      cuma pelancong bro :D

  4. Kika:

    Apa kabar Proklamator?? semoga yang punya blog menyampaikan pertanyaanku hehehe…

  5. jendri:

    kapan yah bisa kesana??????
    makam Proklamator….
    bisa mengenang sejarah tuh….

  6. TUTORIAL WEBSITE:

    dah lama pgn ke blitar..mumpung masih kul di jatim..aplg dgr dari putri INA 2007 klw dia dapat byk ilmu dari blitar khususnya perpus bung karno..sehebat ap sih kota blitar?

    • annosmile:

      silakan baca biografinya :)

  7. geblek:

    nemu tongkatnyaa bung karno ndak bos

  8. alief:

    wah…, sampean ndongo opo cak????

    ojo sampe musrik mergo ndongo sing salah ndek makame proklamator lho….

    • annosmile:

      saya nggak berdoa mas
      takut dikira musrik
      jadi cuma ambil foto doank :D

  9. Infopemula:

    waa….asik nih bisa touring terus……
    salam kenal & sukses buat touring-nya

  10. nurrahman:

    ngomong2, sampeyan memanjatkan doa apa aja mas Anno?? D

    • annosmile:

      Nggak berdoa mas :P
      Cma foto2 doank :))

  11. Seno Rasca:

    kalo musim caleg kemaren pasti rame banget ya, pada minta berkah (kok minta berkah kekuburan?) Ngomong2 soal foto2, ada penampakan ga?

    • annosmile:

      Siang-siang nggak ada dunks..

  12. harianku:

    cari wangsit yah mas.. hehehe… :P

  13. aribicara:

    jangan2 dirimu kemaren kesana minta didoakan sukses dalam pencalonan menjadi Caleg yach ? :D ckckckckck …

    • annosmile:

      masih kuliah bro
      nyaleg apaan :P

  14. zee:

    Hmmm ternyata… saya belum keliling seluruh Indonesia ya. Belum pernah ke Blitar…
    Eniwei, itu batu besar itu apakah ada maksudnya?

    • annosmile:

      itulah batu nisan makam Presiden Pertama RI Ir. Soekarno :)

  15. suwung:

    tumben ke makam… biasanya ke danau gunung atau apa … sekarang ke makam sip deh

    • annosmile:

      dilengkapi kang :D

  16. thegands:

    wah… pengen juga kesana… sekedar ziarah ke makam tokoh yang paling kukagumi… :D

  17. kawanlama95:

    wah kapan ya ke blitar jadi pengen nih

  18. antown:

    kabarnya disana ada lukisan yang bisa berdetak jantungnya. bener ga sih?

    • annosmile:

      bagi saya seh biasa saja
      mungkin ada hawa mistisnya
      silakan berkunjung kesana :)

  19. Nyante Aza Lae:

    bung karno
    benar2 figur yang sudah melekat di benak warga masyarakat kita..

  20. Ani:

    Kami juga nyempetin pergi ke makam bung Karno sekalian mengunjungi perpustakaannya sewaktu kami pulang ke Jatim setahun yang lalu. Ramai pengunjung ternyata.

    • annosmile:

      wew..ziarah juga ya..:)

  21. ifoel:

    Bung Karno idolaku….
    benar2 figur yang luar biasa….

  22. muchtar:

    Boss……! aku sebagai orang jawa masih dilematis, walau aku sekarang udah kebuang di pulau borneo.

    Kata sesepuh jawaku dulu, Pak karno masih hidup, truz jasad yang dimakamkan itu siapa…?

    Mungkin sobat pernah dengar kisah itu……!
    kasi informasinya yaw…..!

    • annosmile:

      walah..klo itu saya kurang tau
      coba tanya sejarawan yg masih hidup.. :)

  23. galuharya:

    wah pengen nih suatu saat ziarah kesana
    idep-idep supaya lebih mengenal the founding father

  24. Welcome to Blitar | TeamTouring:

    […] Blitar adalah sebuah kota kecil yang terletak di provinsi Jawa Timur merupakan kota tempat dimakamkannya presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. […]

  25. Perpustakaan Proklamator Bung Karno | TeamTouring:

    […] berada disebelah selatan dari kawasan Makam Bung Karno. Dulu ketika pertama kali mengunjungi Makam Bung Karno, perpustakaan proklamator Bung Karno sedang mengalami […]

  26. Museum Radya Pustaka, Museum Tertua di Indonesia | TeamTouring:

    […] Radya Pustaka terdapat patung dada Ranggawarsita (1802-1873) di halaman museum yang diresmikan Bung Karno pada tanggal 11 November 1953. Kemudian di bagian tepinya ditata rapi peninggalan sejarah berupa […]

  27. Soto Djiancuk, Umpatan Rasa Uenak | TeamTouring:

    […] diselenggarakan di warung ini berikut beberapa foto mantan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Cukup berseni dan unik desain tata ruangan warung Soto Djiancuk yang sedikit berbeda dengan […]

  28. jumadil asnawi:

    pingin tiang ziarah kmakm pmimpin negara nkri 1

  29. Alun-Alun Blitar, Salah Satu Daya Tarik Kota Blitar | TeamTouring:

    […] Alun-Alun Blitar merupakan hiburan rakyat yang murah dengan lokasi yang cukup strategis. Baik pengunjung yang berusia muda hingga berusia lanjut menyempatkan mampir di tempat ini sekedar bersantai atau nongkrong bersama kawan-kawannya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa Alun-Alun Blitar merupakan salah satu daya tarik wisata di pusat kota Blitar selain Makam Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. […]

Kirim pendapat