Wisata Mini Rafting Sungai Oyo

This item was filled under [ Alam ]

Pilihan lain ketika berwisata di Desa Wisata Bejiharjo atau yang lebih dikenal dengan Wisata Goa Pindu adalah mencoba adrenalin dengan mini rafting di sungai oyo. Setelah sebelumnya kami mencoba paket wisata utama berupa jelajah Goa Pindul, akhirnya kami memilih paket wisata mini rafting yang dirasa cukup menantang dan belum pernah kami coba.

Paket Wisata Mini Rafting atau Arung Jeram merupakan paket wisata pilihan lain yang ditawarkan oleh Desa Wisata Bejiharjo dimana menelusuri hulu Sungai Oyo dengan menggunakan ban karet.

Sama seperti sebelumnya, kami datang ke sekretariat Desa Wisata Bejiharjo untuk mendaftar paket wisata Mini Rafting Sungai Oyo. Setelah berganti pakaian dan menitipkan barang bawaan di sekretariat, kami langsung dipandu oleh salah seorang pengelola atau pemandu untuk mengambil peralatan. Kami diwajibkan menggunakan perlengkapan seperti  sepatu, jaket pelampung, dan helm yang disediakan oleh sekretariat untuk wisatawan.

Tidak seperti Goa Pindul, lokasi start mini rafting Kali Oyo cukup jauh bila ditempuh dengan berjalan kaki. Kami serombongan diangkut dengan menggunakan mobil bak terbuka menuju ke lokasi start mini rafting. Kami didampingi dua orang pemandu yang bersedia mendokumentasikan perjalanan wisata kami ketika melakukan rafting.

Kawasan Sungai Oyo yang melintas desa Bejiharjo merupakan kawasan sungai Oyo yang pertama kali dikembangkan sebagai wisata tubbing atau mini rafting di sepanjang aliran sungai.

Kami diturunkan disebuah tepi persawahan kemudian berjalan melewati pematang sawah sambil masing-masing membawa ban karet yang dibawa dari sekretariat. Sekitar sepuluh menit kami berjalan melewati areal persawahan, akhirnya kami tiba di tepi sungai yang berbatu.

Kami melakukan briefing sejenak dengan pemandu yang mengantarkan dan memandu kita mengenai aturan saat melakukan mini rafting dan standar keamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebelum melakukan mini rafting kami berdoa bersama sesuai kepercayaan masing-masing kemudian satu per satu menaiki ban karet.

Hulu Sungai Oyo dikelilingi oleh tebing sungai yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter yang dibeberapa bagian tebing muncul gemericik air.

Setelah semuanya turun ke Sungai Oyo dan menaiki ban karet, kami didorong oleh pemandu untuk mengikuti arus sungai. Mula-mula memang arus sungai cukup tenang karena sungai terlihat tenang, namun setelah melewati jeram demi jeram arus sungai bertambah cepat dan memacu adrenalin untuk mengarahkan ban karet melewati sela-sela batuan.

Sesekali ban karet yang ditumpangi oleh masing-masing peserta tersangkut pada batuan yang dangkal sehingga harus ditarik oleh pemandu agar kembali meluncur dalam laju aliran sungai. Sesekali pemandu menjelaskan kondisi alam dan lingkungan di sekitar hulu Sungai Oyo. Dibeberapa tebing muncul gemericik air yang memperindah pemandangan tebing sungai. Melewati tebing sungai yang dipenuhi pohon yang besar dan rindang, terdengar kicauan burung-burung liar yang menentramkan jiwa.

Dalam perjalanan menelusuri sungai, kami melihat keindahan tebing yang terletak di sebelah kiri dan kanan sungai yang cukup indah dimana tersusun dari batuan kapur dan beberapa diantaranya ditumbuhi oleh lumut. Keindahan hulu sungai Oyo ini tidak kalah dengan Green Canyon yang berada di Jawa Barat yang lebih dahulu terkenal. Salah satu kawan saya berkata bahwa tempat ini merupakan Green Canyon-nya Yogyakarta.

Di kiri kanan sungai Oyo merupakan hutan dan masih terlihat cukup lebat. Menurut pemandu, di beberapa titik tebing sungai muncul air sehingga seperti air terjun diwaktu musim penghujan. Menuju setengah perjalanan, kami menemukan sebuah air terjun yang debitnya cukup deras dan jernih. Kami berhenti sebentar untuk mandi di air terjun dan sesekali melakukan lompat dari atas tebing sungai.

Perjalanan kami lanjutkan melewati tebing sungai yang unik dan sesekali kami melihat lobang yang merupakan goa kecil yang belum terjamah. Gunngkidul memiliki cukup banyak goa yang belum dieksplorasi dan dikembangkan menjadi obyek wisata. Mendekati finish kami melewati persawahan yang terdapat dan kiri dan kanan sungai. Semakin lama kondisi sungai semakin dangkal di musim kemarau dan pada suatu titik pemandu mengisyaratkan untuk menepi dan berakhirlah wisata mini rafting sungai Oyo. Menurut pemandu wisata, sebetulnya dimusim penghujan rute mini rafting lebih panjang dengan tantangan yang lebih besar dimana kondisi sungai meluap karena banjir.

== Lokasi/Peta

Lokasi masih satu kompleks dengan Goa Pindul. Informasi lebih lanjut baca artikel Lokasi Goa Pindul

== Informasi

Paket Wisata Mini Rafting Sungai Oyo

– Pemandu

– Peralatan mini rafting (jaket pelampung, sepatu, ban karet)

– Es Kelapa Muda

– Biaya Rp45.000,-/orang (minimal 10 orang dan harga dapat berubah sewaktu-waktu)

== Tips

Berkunjunglah di musim kemarau karena dimusim hujan arus deras dan kadang terjadi banjir di dalam goa sehingga kita harus menunggu kondisi sungai bawah tanah kembali surut. Selain itu air di musim penghujan terlihat cokelat karena erosi tanah, berbeda dengan musim kemarau yang airnya tenang dan berwarna hijau khas lumut yang hidup di dasar sungai.

Simpanlah barang-barang anda di lemari sekretariat yang telah disediakan sambil melapor ke petugas jaga barang peserta cave tubbing goa pindul.

Pemandu bersedia mendokumentasikan kegiatan cave tubbing goa pindul dengan menggunakan kamera/handycam peserta. Silakan hubungi panitai sebelum memulai cave tubbing

== Terima Kasih

Ucapan terima kasih kami haturkan kepada bapak pemandu Karmanto atas bantuannya dalam menelusuri sungai Oyo dan memberikan penjelasan sebagai bahan pembuatan artikel ini.


Incoming search terms for the article:

    yhs-ddc_bd
-----------
Bookmark and Share
Popularity: 6,476 views

Artikel yang Berkaitan

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

18 Comments on “Wisata Mini Rafting Sungai Oyo”

  • arqu3fiq
    26 August, 2011, 9:13

    Wah seru. Tapi mahal juga biayanya.

  • yusdi
    26 August, 2011, 21:08

    waaaa pengennn…blm pernah nyobain tubing…. :((

  • Sriyono Semarang
    28 August, 2011, 21:04

    wah indah sekali…pengin ke sana…

  • kips
    1 September, 2011, 3:46

    Seru euy, perlu keberanian juga itu (rock)
    Met Idul Fitri 1432 H, mohon maaf lahir batin ya.

  • budies
    1 September, 2011, 23:02

    semoga bisa menjadikan lebih kreatif warga-warga yang memiliki potensi wisata

    met lebaran ya mas, kuenya masih apa enggak, wah lama banget saya menghilang

  • Aming
    6 September, 2011, 13:56

    saya belum pernah lho, sepertinya seru…
    jadi kepingin…

Trackbacks

  1. Segarnya Curug Srigethuk | TeamTouring
  2. Mencoba Rakit Wisata di Curug Srigethuk | TeamTouring
  3. Air Terjun Kedung Miri di Sisi Timur Bantul | TeamTouring
  4. Penasaran dengan Jembatan Gantung Imogiri | TeamTouring
  5. Menengok Kawasan Mangrove Muara Sungai Opak | TeamTouring
  6. Lokasi Goa Pindul | Peta
  7. Sumber Air dan Air Terjun Ngembel Wonosari | TeamTouring
  8. Jalan-Jalan ke Kebun Buah Mangunan | TeamTouring
  9. Menyusuri Aliran Air di Bukit Dekat Goa Cerme | TeamTouring
  10. Beristirahat Sejenak di Rest Area Bunder | TeamTouring
  11. Situs Penampungan Sokoliman dan Peradaban Pra Sejarah | TeamTouring
  12. Sleman Punya Blue Lagoon | TeamTouring

Leave a Comment