Wisata Lava Merapi, Ketika Sisa Bencana Menjadi Kawasan Wisata

Setelah erupsi Gunung Merapi berhenti dan berubah menjadi status siaga, akhirnya diseputaran kawasan yang terkena dampak erupsi Gunung Merapi seperti daerah Kinahrejo, Kaliadem, Kaliurang, dan daerah lingkaran Merapi kembali dibuka.

Gunung Merapi memiliki ketinggian sekitar 2.968 mdpl yang terletak di antara Provinsi Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Merupakan gunung berapi yang teraktif di Indonesia

Erupsi Gunung Merapi yang terjadi diakhir tahun 2010 ini menyebabkan beberapa desa di kabupaten Sleman, DIY ini musnah diterjang awan panas beserta material panas dari Gunung Merapi. Daerah Kinahrejo yang dahulu merupakan tempat bermukim Mbah Maridjan, terkena terjangan awan panas. Sekarang daerah Kinahrejo menjadi salah satu daerah Wisata Lava Merapi.

Lokasi Kinahrejo sebetulnya berada di sebelah timur dari Kawasan Wsata Kaliurang. Terbukti setelah memarkir kendaraan dan berjalan naik mendekat ke arah Gunung Merapi, disebelah kiri terdapat sebuah bukit yang bertuliskan Kaliurang dimana papan tulisannya akan ambruk. Kami memarkir di area parkir yang telah disediakan oleh penduduk setempat kemudian berjalan kaki menuju ke bagian atas.

Menapaki jalan yang menanjak, terrlihat bangunan disebelah kiri dan kanan jalan sudah luluh lantak diterjang oleh awan panas sehingga terlihat datar dan rata dengan tanah. Puing-puing bangunan yang hancur belum sempat dibenahi oleh pemilik rumah yang pergi mengungsi. Benda-benda lain seperti bangkai sepeda motor, mobil, perabot rumah sudah ditata di tepi jalan untuk dipamerkan kepada pengunjung dan memberitahukan efek kedahsyatan awas panas yang menghancurkan desa Kinahrejo. Menurut informasi, beberapa puing sudah dipindahkan ke Museum Gunung Merapi sebagai bukti terjadinya erupsi Gunung Merapi di pengujung tahun 2010.

Kondisi Desa Kinahrejo dan wilayah yang terdapat di sebelahnya telah berubah menjadi lautan pasir yang cukup tebal. Rerimbunan pohon dan ladang penduduk sepertinya sudah hancur ditelan awan panas dan banjir lahar dingin beberapa waktu lalu. Debu-debu beterbangan sehingga kami harus menggunakan penutup muka agar butiran pasir tidak masuk ke hidung.

Kawasan Wisata Lava Merapi ini sudah menjadi kawasan favorit untuk berwisata terbukti semakin berjalan ke atas, kami selalu berpapasan dengan rombongan wisatawan. Sepertinya bekas bencana ini memang memberikan rezeki bagi para korban bencana erupsi Gunung Merapi dan warga yang berada di kawasan tersebut. Para korban bencana alam erupsi Gunung Merapi beralih matapencaharian menjadi pedagang di kawasan ini bersama dengan penduduk lereng Merapi yang ada dibagian bawah kawasan itu.

Dalam perjalanan menyusuri kawasan Wisata Lava Merapi, kami menemui sebuah kompleks makam di sisi sebelah kanan dan bertuliskan makam korban bencana erupsi Gunung Merapi. Kami meneruskan perjalanan menuju ke bagian atas, ternyata ada sesuatu hal yang cukup menarik. Sebuah reruntuhan rumah tidak berbentuk yang merupakan bekas rumah mbah Maridjan yang meninggal akibat terkena semburan awan panas Merapi.

Di kawasan Wisata Lava Merapi paling atas yang boleh dikunjungi oleh wisatawan berupa sebuah bukit. Di area bukit tersebut terdapat Pos Pengamatan Gunung Merapi dan garis batas larangan untuk melewati zona ini karena jarak dengan puncak Gunung Merapi sudah kurang dari 5km. Di kawasan ini sering terdengar suara penjaga yang berulang kali mengingatkan agar wisatawan tidak melewati garis batas tersebut.

== Tiket Masuk Wisata Lava Merapi

Dewasa: Rp 5.000,-/orang

-----------
Bookmark and Share

Ada 9 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Wisata Edukasi di Museum Gunung Merapi | TeamTouring:

    […] selanjutnya, kami memasuki sebuah area yang terdapat banyak foto-foto mengenai peristiwa erupsi Gunung Merapi dari tahun ke tahun dan foto gunung berapi yang terdapat di […]

  2. Mendaki Bukit Plawangan | TeamTouring:

    […] informasi, bila kita tiba dipuncak kita bisa melihat pemandangan Gunung Merapi dengan jelas. Namun sayang ketika kami tiba di puncak bukit Plawangan, Gunung Merapi tertutup oleh […]

  3. Jembatan Plunyon Kalikuning setelah Erupsi Merapi | TeamTouring:

    […] terlalu sulit karena sudah mengetahui rutenya. Jalan yang dilalui hampir sama dengan jalan menuju Wisata Lava Merapi yang berada di desa Kinahrejo. Namun sebelum memasuki pos retribusi, kami berbelok ke kiri melewati […]

  4. Menengok Kawasan Mangrove Muara Sungai Opak | TeamTouring:

    […] Sungai Opak merupakan salah satu sungai yang mempunyai hulu di Gunung Merapi (Sungai Code, Sungai Gajahwong, dan Sungai Opak) dan kawasan karst pegunungan seribu (Sungai Oyo). […]

  5. Melihat Kondisi Situs Kaliworo B | TeamTouring:

    […] terkait untuk penyelamatan Situs Kaliworo yang setiap saat bisa terkena banjir lahar dingin Gunung Merapi. Popularity: 2 […]

  6. Candi Sambisari | TeamTouring:

    […] sekelilingnya. Diperkirakan zaman dahulu Candi Sambisari tertutup abu vulkanik saat terjadi letusan Gunung Merapi. Proses pemugaran dilakukan oleh Dinas Purbakala pada tahun […]

  7. Kaliurang | TeamTouring:

    […] sejauh 900 meter. Pada pagi hari di puncak Pronojiwo akan melihat dengan jelas pemandangan Gunung Merapi di saat cuaca cerah tanpa kabut. Incoming search terms for the article: kaliurang bumi perkemahan […]

  8. soewoeng:

    lha kalo naik dari sini boleh tidak? naik ke puncak kamsudnya

  9. Menengok Kawasan Mangrove Muara Sungai Opak:

    […] Sungai Opak merupakan salah satu sungai yang mempunyai hulu di Gunung Merapi (Sungai Code, Sungai Gajahwong, dan Sungai Opak) dan kawasan karst pegunungan seribu (Sungai Oyo). […]

Kirim pendapat

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan TeamTouring. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.