Wisata Baturaden, Wisata Andalan Kabupaten Banyumas

Nama obyek wisata Baturaden sepertinya sudah dikenal sejak lama oleh sebagian masyarakat yang tinggal di Jawa Tengah khususnya di wilayah Jawa Tengah sebelah barat. Sebagai obyek wisata yang cukup terkenal, tidak heran bila Baturaden selalu ramai dikunjungi wisatawan saat hari libur. Saat saya berkumpul dengan keluarga di desa, secara tidak sengaja kami memutuskan untuk mengunjungi obyek wisata Baturaden untuk mengisi liburan.

Baturaden merupakan kawasan wisata utama di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Lokasinya berada disebelah utara kota Purwokerto dan berada di lereng sebelah selatan Gunung Slamet. Asal Usul nama Baturaden sendiri berasal dari legenda kisah cinta antara pembantu dengan majikan.

Perjalanan menuju ke obyek wisata Baturaden dengan melewati jalan utama yang merupakan satu-satunya akses menuju ke obyek wisata. Rambu-rambu petunjuk arah sudah cukup jelas dan terpasang hampir di setiap persimpangan jalan. Memasuki gerbang masuk kawasan wisata alam Baturaden, kami langsung menuju kawasan lokawisata Baturaden yang merupakan kawasan utama yang dituju oleh para wisatawan. Setelah mengantri membeli tiket, kami langsung memasuki bagian dalam kawasan lokawisata Baturaden.

Setelah melewati gerbang masuk, pengunjung dihadapkan pada sebuah taman yang luas yang dikelilingi beberapa fasilitas penunjang seperti taman bermain anak, warung pedagang makanan khas seperti sate kelinci, jagung bakar, dan pecel desa, pos keamanan, dan ruang kesehatan. Dibagian ujung taman terdapat patung sepasang pria dan wanita yang sedang menari. Patung inilah merupakan gambaran dari legenda asal usul nama Baturaden.

Legenda Baturaden mengkisahkan seorang abdi atau pembantu yang mencintai putri dari majikannya sendiri, yaitu putri seorang adipati dari Kadipaten Kutaliman yang berada di sebelah barat Baturaden. Hubungan yang berbeda derajat itu tidak direstui oleh majikannya dan akhirnya mereka diusir dari kadipaten. Akhirnya mereka menemukan tempat yang nyaman dan sejuk untuk tinggal hingga akhirnya hayat. Akhirnya tempat tersebut berkembang dengan nama Baturaden, dari kata ‘batur‘ (pembantu) dan ‘raden‘ (majikan).

Di area taman kawasan wisata Baturaden tepi sungai Gumawang disediakan beberapa tikar yang disewa untuk keluarga yang akan piknik di tempat ini. Selain itu beberapa sudut taman yang masih kosong dapat dipergunakan untuk berpiknik bagi keluarga atau sekelompok orang yang membawa tikar dan bekal sendiri. Taman yang digunakan untuk berpiknik cukup terawat dan bersih. Beberapa tanaman bunga yang ditanam tumbuh subur dan beberapa sedang berbunga sehingga menampakkan keindahannya.

Karena musim liburan dan tidak bisa berlama-lama di objek wisata Baturaden, kami langsung menuju ke arah jembatan gantung yang terdapat diatas bukit yang pernah menjadi berita gara-gara tragedi jembatan putus. Saat ini jembatan ini telah dibangun lebih kokoh dan diharapkan kejadian tahun 2006 tidak terulang kembali.

Jembatan gantung yang dibangun di Baturaden pada tahun 1983 ini pernah mengalami musibah jembatan runtuh atau putus pada hari rabu, 25 Oktober 2006 pukul 09.00 WIB mengakibatkan beberapa wisatawan meninggal dunia dan puluhan wisatawan luka parah.

Jembatan yang melintasi Sungai Gumawang ini memang cocok digunakan untuk melihat pemandangan kawasan Baturaden bagian bawah. Di sungai Gumawang sendiri terdapat atraksi dimana ada orang berani terjun dari atas batu setinggi 15 meter, namun mereka meminta sumbangan terlebih dahulu kepada pengunjung sebelum terjun. Arus sungai Gumawang tidak begitu deras sehingga banyak digunakan oleh anak-anak untuk bermain air sambil ditemani orang tuanya.

Di kawasan Baturaden ini juga tersedia kolam renang, sepeda air, mobil-mobilan buat anak, flying fox, ayunan, warung makan, restoran, dan sebagainya. Fasilitas penunjang terbilang cukup lengkap untuk obyek wisata Baturaden dan kondisinya cukup terawat dengan baik.

Di kawasan wisata baturaden terdapatobyek wisata lain yang menarik seperti Pancuran Telu, Pancuran Pitu, Goa Sarabadak, Taman Kaloka Widya Mandala Baturaden, dan Telaga Sunyi. Kami hanya bisa menyempatkan diri mengunjungi kawasan Pancuran Pitu yang merupakan sumber air panas alami kemudian mengakhiri berwisata di kawasan ini.

== Tiket Masuk

Dewasa; Rp 7.500,-/orang

-----------
Bookmark and Share

Ada 11 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mila:

    gw pernah ke sini nih wkt masih SD, ada foto nya. tapi ga inget apa2 gw.. kyk amnesia gitu hahahaa…

  2. jarwadi:

    kayaknya asyik buat wisata wisata sama keluarga, cocok buat anak anak juga ya?

  3. yusdi:

    pengen kesana…asik kayaknya..

  4. arqu3fiq:

    Pernah dengar tempat ini dari cerita bapak saya. Jadi kepengen liburan terus jadinya. Lumayan dapat info dari blog team touring.

  5. johan:

    bos…saling berbagi.-5 foto terakhir di pancuran pitu…….emang sih loksinya bukit itu ga keliatan dari pancuran tujuh…coba turun ke bawah dikit pasti keliatan, jarak hanya beberapa meter aja…..thanks udah mau mampir

  6. johan:

    air terjunnya mentep mantep…bro

  7. adolf:

    coba lbh mendalami lg di desa wisata setempat (ketenger). msh bnyk curug dan mata air yg lbh alami lagi. lumayan utk trekking atau simple hiking.

  8. Melihat Sisi Pancuran 7 (Pitu) Baturaden | TeamTouring:

    […] pernah berkunjung ke Baturaden kalau belum mengunjungi kawasan ini. Kami menuju lokasi ini dari kawasan Lokawisata Baturaden dengan berjalan kaki sejauh 2,5km kearah atas bukit. Cara lain untuk menuju lokasi bisa ditempuh […]

  9. Goa Jatijajar | TeamTouring:

    […] wilayah Kerajaan Pajajaran. Sedangkan cerita itu terjadinya di kabupaten Pasir Luhur, yaitu daerah Baturaden atau Purwokerto pada abad ke-14. Namun keseluruhan Dioramanya dipasang di dalam Goa […]

  10. tari:

    ceritain yang lebih lengkap donk tentang asal – usul nama baturaden bwt dibikin drama, mksh …

  11. Berlibur ke Owabong Waterpark | TeamTouring:

    […] Waterpark saat ini menjadi tujuan wisata utama setelah obyek wisata alam Baturaden yang berada di sbelah utara kota Purwokerto. Pada musim-musim liburan obyek wisata ini penuh sesak […]

Kirim pendapat

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan TeamTouring. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.