Tugu Monas, Simbol Kebanggaan Bangsa Indonesia
Walaupun sudah berulangkali berkunjung ke ibukota Jakarta, baru kali ini saya bisa menyempatkan diri mengunjungi bangunan yang yang berdiri tinggi nan megah di tengah kota Jakarta. Tugu yang sudah lama berdiri ini menjadi salah satu daya tarik wisata di kota Jakarta.
Monas atau disebut Tugu Monumen Nasional dibangun pada tahun 1961 untuk mengenang dan mengabadikan kebesaran perjuangan Bangsa Indonesia yang dikenal dengan Revolusi 17 Agustus 1945.
Untuk menuju ke Monas tidaklah sulit, hanya butuh banyak waktu bila dalam perjalanan terjebak macet. Berangkat pagi dari rumah kawan, akhirnya lolos dari kemacetan dan tidak sampai sejam tiba di area Tugu Monas.
Sebelum memasuki Tugu Monumen Nasional, saya diharuskan melewati dahulu Museum Sejarah Nasional yang letaknya disebelah bawah bangunan Tugu Monas. Inti dari wisata di Tugu Monas adalah melihat dari dekat bangunan Tugu Monas dan melihat pemandangan ibukota Jakarta dari puncak Tugu Monas.
Bentuk Tugu Monas mengandung falsafah Lingga dan Yoni dimana simbol zaman dahulu yang menggambarkan kehidupan abadi, adalah unsur positif (lingga) dan unsur negatif (yoni).
Memasuki pintu masuk Monas, saya diharuskan mengantri terlebih dahulu untuk menaiki lift menuju ke atas puncak Monas. Cukup lama menunggu karena kapasitas lift lumayan kecil yaitu kurang dari 10 orang. Tiba dipuncak Monas dimana posisi tepat dibawah Lidah Api kemerdekaan, kesan pertama saya adalah kagum melihat pemandangan dari atas puncak Monas.
Lidah Api terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton dengan tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter, terdiri dari 77 bagian yang disatukan. Seluruh lidah api dilapisi lempengan emas seberat 35 kilogram dan pada peringatan kemerdekaan RI ke 50, emas yang melapisi lidah api ditambah menjadi 50kg.
Di Puncak Tugu Monas, kita bisa melihat pemandangan dari empat penjuru. Di masing-masing penjuru disediakan teropong medan yang dapat digunakan dengan mengisi koin dan bisa digunakan selama 5 menit. Koin tersebut dibeli dari petugas yang menjaga area puncak Tugu Monas.
Pelataran Puncak Tugu Monas terletak pada ketinggian 115 meter dari halaman tugu dan bisa melihat pemandangan kota Jakarta.
Di setiap penjuru juga terdapat papan yang berisi foto pemandangan yang ada didepan mata pengunjung dengan penjelasan singkat mengenai nama bangunan yang cukup menonjol dan terlihat dengan jelas dari puncak Tugu Monas. Puas menikmati pemandangan dari puncak Tugu Monas, pengunjung dipersilakan meninggalkan area puncak.
== Harga Tiket Masuk
Dewasa: Rp7.500,-
Mahasiswa: Rp3.500,-
Anak-anak: Rp3.500,-
Incoming search terms for the article:
- harga tiket masuk monas tiket masuk monas tugu monas harga tiket monas teropong medan sejarah tugu monas sejarah berdirinya monas kebanggaan bangsa indonesia tiket masuk tugu monas tarif masuk monas harga masuk monas biaya masuk monas tiket monas bentuk tugu monas harga tiket masuk tugu harga tiket tugu monas tugu monas terletak dimana tiket masuk monas jakarta jadwal masuk tugu monas lambang tugu monas ticket masuk monas tiketmasukmonas simbol monas harga tiket masuk monas 2011 harga tiket masuk ke monas cerita kebanggan bangsa indonesia biaya masuk tugu monas sejarah tugu monas monumen nasional jakarta penjelasan monas sejarah berdirinya tugu monas simbol dan simbol bangsa diskripsi tentang tugu monas tugu monas indonesia tangkuban perahu tanggal berdirinya tugu monas sejarah berdirinya tugu monas jakarta indonesia simbol wisata di indonesia simbol tugu monas sejarah tugu monas di indonesia sejarah tugu monas jakarta simbol negatif monas simbol apakah tugu monas simbol dari monas simbol jakarta di indonesia tarif tiket masuk monas tentang Tugu Monas tinggi tugu monas jakarta www harga tiket masuk monas tngumonas tugu dekat monas tugu monas jakarta tugu monas simbol apa tugu monass Tugu sejarah medan area tiketmonas teropong medan dan pembuatannya tiket monas 2011 tiket masuk candi tugu semarang tiket harga monas tiket ke monas





4 Comments on “Tugu Monas, Simbol Kebanggaan Bangsa Indonesia”
wew mantap.. hehehehehe
kapan ke jakarta lagi mas annosimlie
emasnya tu sumbangan dari orang aceh, lebih tepatnya memiliki nama tengku Markan dari aceh besar