Survei Jalur Wisata Borobudur – Selo – Solo

Jalur Wisata Borobudur-Selo-Solo merupakan jalur wisata yang melewati obyek wisata Ketep Pass yang akan kami kunjungi. Pada awalnya, kami hanya berniat mengunjungi Ketep Pass saja. Namun setelah melihat banyak papan petunjuk arah mengenai jalur wisata penghubung Borobudur dengan Solo, kami menjadi penasaran dan mencoba menelusuri jalur wisata tersebut.

Jalur Wisata Borobudur-Selo-Solo atau Solo-Selo Borobudur telah diresmikan sejak penetapan kawasan ekowisata di jalur tersebut dan Borobudur International Festival (BIF) 2003 oleh Pemerintah Jawa Tengah (Jateng).

Jalur Borobudur-Selo-Solo sebenarnya dimulai dari kawasan Taman Wisata Candi Borobodur namun kami memulainya dari pertigaan Blabak. Beberapa kilometer dari pertigaan Blabak, kami memasuki Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Kemudian perjalanan mulai menanjak dan hawa sejuk khas pegunungan mulai tampak. Perjalanan selama setengah jam akhirnya tiba di area luar obyek wisata Ketep Pass yang terletak di kecamatan Sawangan.

Kami hanya melihat suasana Ketep Pass dari luar pagar sambil menikmati pemandangan alam yang tampak dari tepi jalan. Akhirnya kami tidak jadi memasuki kawasan wisata Ketep Pass Sawangan dan meneruskan perjalanan menelusuri jalur wisata Borobudur-Selo-Solo. Kami kembali menuruni bukit tempat obyek wisata Ketep Pass berada dan mengikuti jalur menuju ke Boyolali melewati lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Diperbatasan kabupaten Magelang dengan kabupaten Boyolali, terdapat obyek wisata Air terjun Kedung Kayang dan didekatnya terdapat bumi perkemahan. Karena lokasinya jauh dari jalan utama, kami tidak sempat menengok keindahan air terjun kedung kayang tersebut.

Jalur Borobudur-Selo-Solo ini cukup potensial untuk dikembangkan. Dengan berisikan materi perjalanan pegunungan menarik ditambah dengan beberapa kawasan wisata andalan bisa menjadi sumber pendapatan daerah. Sayang jalur ini tidak terawat dan beberapa bagian jalan terjadi kerusakan.

Perjalanan selanjutnya kita bisa melihat dengan jelas Gunung Merapi dan Merbabu karena letaknya cukup dekat dan posisi gunung berdampingan. Disetiap jalan menurun yang melewati jembatan, kondisi jalan kurang baik dan sedikit hancur dibeberapa bagian sehingga perlu berhati-hati khususnya untuk pengendara motor. Memasuki kecamatan Selo, di sebelah kanan kami terlihat Gunung Merapi dan sebelah kiri adalah Gunung Merbabu. Di Selo sendiri terdapat agrowisata petik sayuran dan buah-buahan dan terdapat arena outbound. Selain itu terdapat pos pendakian Gunung Merapi yang terletak di New Selo.

Selo merupakan salah satu pos pendakian Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Dari Selo untuk menuju ke puncak Merbabu dan Merapi jaraknya hampir sama sekitar 5 kilometer.

Bila kita mendekat ke pos pendakian Gunung Merapi yang terletak di Selo Pass, (New Selo) dari tempat itu kita bisa melihat panorama keindahan alam Gunung Merbabu dan pemandangan kecamatan Selo dari atas. Kawasan Selo sendiri juga terdapat bioskop mini yang memutarkan film dokumenter tentang erupsi dan asal-usul Gunung Merapi. Perjalanan kami teruskan ke arah Boyolali yang merupakan ujung Taman Nasional Gunung Merapi ini.

Ketika melewati jalan menurun, kami melewati Sentra Kerajinan Tembaga Tumang dan belokan tajam yang dinamakan Irung Petruk. Nama Irung Petruk di tempat ini sama dengan nama belokan di Gunungkidul dan ditempat ini terdapat arena atraksi Flying Fox. Perjalanan selanjutnya hanyalah melewati jalan yang menurun dan tidak ada sesuatu yang menarik lagi. Akhirnya perjalanan berakhir ketika kami sampai di jalan raya penghubung kota Boyolali dengan kota Solo. (text/foto: annosmile)

-----------
Bookmark and Share

Ada 8 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. niceguys:

    harusna mas dari solo keboyolali trus naeg ke selo trus ketep trus turun arah magelang keborobudur lebih enak mas….jalannya cuma lempeng aja…….
    tp maaf…mas start drmna seh….

  2. Touring mengelilingi Gunung Merapi dan Merbabu | TeamTouring:

    […] pertigaan Blabak kami ambil jalan ke kanan melewati Taman Nasional Gunung Merapi yang merupakan Jalur Wisata Borobudur – Selo – Solo. Melewati obyek wisata Ketep […]

  3. Melihat Panorama dari Ketep Pass | TeamTouring:

    […] melewati Taman Nasional Gunung Merapi yang dilewati Jalur Wisata Borobudur-Selo-Solo. Memasuki sebuah bukit akhirnya kami tiba di Obyek Wisata Ketep Pass. Udara di tempat ini cukup […]

  4. Pesona Air terjun Kedung Kayang | TeamTouring:

    […] Terjun Kedung Kayang merupakan salah satu obyek wisata yang dilalui Jalur Wisata Borobudur-Selo-Solo (SBB). Air terjun yang memiliki tinggi sekitar 30 meter ini terbilang masih alami dan belum […]

  5. Warung Makan Pasar Tumpang | TeamTouring:

    […] Cocok bagi orang yang tidak menyukai masakan yang manis atau terlalu manis. bagi yang berwisata ke Jalur Borobudur-Selo-Solo yang terletak dilereng Gunung Merapi dan Merbabu jangan lupa mencicipi kuliner khas jalur ini. // […]

  6. Flying Fox di Jalur Borobudur Selo Solo | TeamTouring:

    […] tikungan Irung Petruk di Jalur Wisata Borobudur-Selo-Solo yang terletak di Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali sama dengan nama tikungan yang […]

  7. New Selo, Potret Pos Pendakian Gunung Merapi | TeamTouring:

    […] menelusuri Jalur Borobudur-Selo-Solo diantara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, akhirnya saya menyempatkan diri mengunjungi pos […]

  8. Pesanggrahan Pracimoharjo | TeamTouring:

    […] beberapa kali menggunakan Jalur Solo – Selo – Borobudur yang melalui lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, kami menemui papan petunjuk arah menuju ke […]

Kirim pendapat