Survei Air Terjun Kedung Panas
Antara percaya dan tidak percaya, di dekat Makam Raja-Raja Imogiri terdapat beberapa air terjun yang konon masih terbilang alami dan perawan. Salah satunya nama air terjun Kedung Panas yang sepertinya cukup menarik untuk dikunjungi.
Air Terjun Kedung Panas terletak di dusun Banyusumurup, desa Girirejo, kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.
Informasi Kedung Panas cukup minim, akhirnya kami mencoba mensurvei dahulu keberadaan air terjun itu. Dengan informasi lokasi Kedung Panas yang berada di dusun Banyusumurup, akhirnya kami menuju dusun tersebut sambil menanyakan lokasi Kedung Panas kepada penduduk sekitar.
Akhirnya kami menyusuri jalanan untuk menuju ke lokasi Kedung Panas yang berupa jalan aspal selebar dua meter yang berujung disebuah makam bernama Makam Pangeran Pekik. Akhirnya kami berinisiatif memarkir kendaraan di area parkir makam tersebut dan melanjutkan perjalanan melewati jalan setapak yang menanjak.
Menurut cerita orang setempat, Kedung Panas merupakan kawasan yang dianggap wingit. Ada penunggu halus yang suka memanggil nama orang yang mengunjungi kawasan tersebut sendirian atau baru pertama kali berkunjung.
Perjalanan sejauh seratus meter melalui jalan setapak yang kiri kanan merupakan area persawahan yang sebetulnya bisa dilewati kendaraan offroad. Kami berjalan menuju ke sebuah jembatan kemudian mengambil jalan setapak berupa tanah yang berada di tepian sungai Sili, sungai yang menjadi aliran air dari Kedung Panas.
Kondisi sungai Sili dibagian hulu memang terlihat kering, hanya sedikit air yang mengalir di sungai ini. Mungkin terlihat deras apabila malam hari atau hari sebelumnya terjadi hujan deras. Kami berjalan menyusuri hulu sungai yang kering dan melewati beberapa bongkahan batu besar yang kami temui.
Beberapa tahun yang lalu, di Kedung Panas terjadi peristiwa meninggalnya seorang bocah ketika bermain air di Kedung Panas ini. Ketika loncat kedalam kubangan air di Kedung Panas, bocah tersebut terjepit diantara bebatuan dan meninggal. Akhirnya penduduk sekitar selalu mengingatkan orang-orang yang mengunjungi Kedung Panas harus berhati-hati dan dilarang berenang.
Tiba disebuah tebing yang disinyalir merupakan air terjun Kedung Panas, terlihat hanya sedikit air yang mengalir di dinding tebing sehingga tidak terlihat seperti air terjun. Namun ketika diamati, bentuk cekungan dan arah aliran air yang mengalir di dinding tebing merupakan air terjun. Tepat dibawah tebing air terjun terdapat kubangan air yang cukup besar dengan air berwarna putih. Warna putih air tersebut disebabkan campuran air dengan senyawa kapur yang tergerus dari atas atau hulu. Kami memperkirakan kubangan air tersebut cukup dalam karena kami tidak dapat melihat dasarnya.
Menurut pendapat orang setempat, beberapa tahun belakangan ini debit air di kawasan Kedung Panas ini turun drastis dan terlihat mengering. Sehingga dibagian atas dibikin tanggul kecil agar airnya bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pengairan ke sawah-sawah penduduk.
Melihat kondisi Kedung Panas yang aliran air terjunnya lebih sering terlihat kering daripada deras aliran airnya, cukup sulit untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata. Apalagi mitos dan misteri yang berkembang di masyarakat juga memperkecil kemungkinan untuk dibuka menjadi wisata umum. Namun sisi baiknya, alami disekitar dan Kedung Panas sendiri menjadi terjaga keasrian dan alaminya.
== Lokasi/Peta
Informasi lebih lanjut baca artikel Lokasi Kedung Panas
Incoming search terms for the article:
- air terjun imogiri banyusumurup imogiri jembatan kuning imogiri air terjun tempat keren di imogiri peta ke hutan pinus imogiri bantul dari kota jogja Peta alamat hutan pinus imogiri pan imogiri nama air terjun imogiri jogja lokasi jembatan gantung imogiri kedung panas keberadaan air terjun alamat menuju jembatan gantung imogiri air terjun kedung air terjun di imogiri wisata kedung panas imogiri





7 Comments on “Survei Air Terjun Kedung Panas”
Aku jadi inget sama air terjun di sebuah desa tetangga di kampung, lebih kurang kayak gini, No. Airnya juga mengalir dikit, tapi kalau ujan banyak keknya. Tumben nulisnya banyak, jadi enak, karena nggak cuma baca gambar hehehe
tetep bening :)
mana mana air terjun nya, hehehe, kok ngga ada fotonya :D
admin Reply:
January 27th, 2012 at 10:19 am
itu yg terakhir mas :(
Jogja masih banyak kok tempat yg bagus, saya sih lebih suka ke atas (kaliurang) biasanya sungainya masih seger2, hehe.