Sejenak di Candi Lumbung Magelang

Ketika melakukan perjalanan ke Obyek Wisata Ketep Pass untuk yang kesekian kali, secara tidak sengaja saya membaca papan nama kecil yang berada di tepi jalan. Ternyata papan nama tersebut mengarah kepada sebuah bangunan candi yang lokasinya tidak jauh dari jalan umum. Candi yang bernama Candi Lumbung ini berdiri kokoh diantara pemukiman warga yang ada disekitarnya.

Candi Lumbung adalah candi yang mengalami pemindahan lokasi akibat banjir lahar dingin yang menerjang kawasan yang ada di dekatnya. Candi ini akhirnya dipindah ke dusun Tlatar, desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupten Magelang. Tidak diketahui kapan candi ini dibangun karena tidak ditemukan prasasti tahun pembuatannya.


Area Candi Lumbung berada di tepi jalan kampung yang posisinya lebih tinggi daripada sekitarnya. Saya menitipkan kendaraan di rumah penduduk kemudian bergegas memasuki area Candi Lumbung. Bangunan utama candi Lumbung mash terlihat utuh tanpa adanya candi pendamping (perwara) yang ada disekitarnya. Candi Lumbung menghadap ke arah barat dan memiliki kesamaan nama dengan Candi Lumbung yang terdapat di Kompleks Candi Prambanan.

Candi Lumbung diperkirakan memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan bahan makanan seperti arti dari namanya. Di bagian dinding candi terdapat relief atau hiasan berpola sulur gelung yang keluar dari pot dan diapit dua ekor patung burung. dan pada hiasan lainnya ada mahluk buto yang diapit juga oleh burung, dan di bagian kaki candi, terdapat relief naga dan burung.

Candi Lumbung dipindahkan karena lokasi semula yang berjarak 750 meter dari tempat ini cukup dekat dengan sungai yang rawan terjadi banjir lahar dingin. Pemindahan Candi Lumbung diperkuat dengan alasan jarak bibir jurang dengan tepi candi tinggal 1 meter. Karena ada peraturan bahwa candi dilarang dipindahkan dan harus tetap diletakkan di tempat dibangunnya. Akhirnya Candi Lumbung dipindah sementara di dusun Tlatar sesuai kontrak dengan dukuh setempat. Proses pemindahan dengan cara manual tanpa menggunakan alat berat. (text/foto: annosmile)

Bookmark and Share

Ada 4 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Ceritaeka:

    Lhooo ada candi toh di deket situh? Aku kangen sejuknya Keteb iiih ^_^

  2. oborooodagiri:

    saya membayangkan bagaimana caranya memindahkan sebuah candi.. hmmm *garuk garuk kepala*

    Salam Kenal …. !!

  3. ndop:

    nek daerah Magelang koyoke ancen Candi2 berceceran di mana mana yah..

  4. wina azam:

    headernya kereeeennnnnn
    wah jadi inget temenku cah magelang, piye kabare yo
    #nostalgia

Kirim pendapat