Pro Kontra Pantai Indrayanti

This item was filled under [ Bahari ]

Indrayanti, begitulah nama sebuah pantai yang terletak di pesisir pantai selatan Gunungkidul. Nama sebuah pantai yang baru saja terdengar di telinga kami. Maklum, pantai ini termasuk pantai baru yang dibuka untuk kunjungan wisatawan.

Pantai Indrayanti lokasinya bersebelahan dengan Pantai Sundak, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Nama Indrayanti sendiri berasal dari nama pengelola pantai ini, yakni Indra dan Yanti.

Kami berhenti di pantai ini ketika kendaraan kami menelusuri jalan yang memanjang dari Pantai Siung menuju ke Pantai Kukup. Jalan yang dibangun ditepian pantai mempermudah kami menemukan pantai yang indah ini. Pemerintah memang sengaja membangun jalan di tepi pantai guna mempermudah wisatawan mengunjungi pantai demi pantai yang terletak di pesisir selatan wilayah Gunungkidul.

Ketika pertama kali tiba di pantai ini, kami dibuat heran dengan bersihnya pantai. Cukup berbeda dengan pantai-pantai lain di Gunungkidul yang kadang ditemukan tumpukan sampah di beberapa sudut pantai. Setelah kami telusuri ternyata di pantai ini ada larangan membuang sampah sembarangan dan memberikan denda bagi orang yang membuang sampah sembarangan. Namun kami tidak menemui petugas yang mengawasi pengunjung apabila membuang sampah sembarangan. Harapannya larangan itu bukan hanya tulisan saja tanpa ada tindakan yang tegas apabila terbukti ada wisatawan yang membuang sampah sembarangan.

Awal tahun 2011 ini Pantai Indrayanti menuai kontroversial dimana pengelola yang merupakan pihak swasta mengklaim bahwa area pantai telah dibeli dan menggunakan nama pribadi sebagai nama pantai yang dikelolanya. Penggunaan nama pribadi sebagai nama pantai dan tidak adanya izin merupakan salah satu pelanggaran pengelolanya.

Pelanggaran lain berupa pelanggaran hak atas tanah dimana tanah di Pantai Indrayanti merupakan Sultan Ground dimana tanah tersebut milik kraton Yogyakarta dan masyarakat hanya diberi hak untuk memanfaatkan tanah dan tidak dapat memindahtangankan kepemilikannya. Pemerintah berencana menutup pantai ini dalam waktu dekat karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola pantai Indrayanti (Sumber: Antara News).

Sebagai pantai yang baru dikembangkan sebagai kawasan wisata, Pantai Indrayanti ingin memberikan kesan positif sebagai kawasan wisata yang bersih, nyaman, dan berfasilitas lengkap. Pengelola cukup serius mengembangkan kawasan pantai ini karena target pengunjung adalah wisatawan kelas menengah dan atas yang ingin berlibur dengan nyaman dan membutuhkan fasilitas yang lengkap.

Tebing karang disebelah barat juga terlihat indah, dimana dibeberapa bagian dapat digunakan sebagai olahraga panjat tebing. Dari tebing tersebut kadang digunakan untuk melihat pemandangan Pantai Indrayanti dari atas tebing yang cukup indah dan digunakan untuk berburu foto.

Fasilitas pantai ini terbilang cukup lengkap, terdapat beberapa penginapan dengan bangunan khas pantai, rumah makan, rest area, mushola, gardu pandang, kursi pantai, hiburan khas jawa (permainan gamelan) dan jet sky yang disewakan kepada pengunjung.

Namun sayang, pembangunan mushola, rumah makan, dan gubuk-gubuk yang digunakan untuk bersantai terlalu dekat dengan bibir pantai dan bangunan tersebut semi permanen. Menurut peraturan yang ada, baik masyarakat ataupun pengusaha dilarang mendirikan bangunan di bibir pantai.

Dibalik pesona dan keindahan Pantai Indrayanti, sayang bila pantai ini ditutup sebagai objek wisata. Ditengah gencar-gencarnya promosi pariwisata di sejumlah daerah, kiranya pemerintah Gunungkidul harus bersikap mengatasi permasalahan ini dan memperhatikan kondisi objek wisata di wilayahnya yang semakin hari kurang diperhatikan sehingga diambil alih oleh pihak swasta.

-----------
Bookmark and Share
Popularity: 7,320 views

Artikel yang Berkaitan

  • Eksistensi Nama Pantai Pulang Syawal Nama Pantai Pulang Syawal memang tidak setenar nama Pantai Indrayanti yang dipopulerkan dan dipromosikan oleh sebuah cafe di kawasan pantai tersebut. […]
  • Homestay Tengger Permai Berwisata ke Bromo tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Orang berpikiran biaya terbesar yang dikeluarkan adalah biaya untuk menyewa hardtop dan menyewa […]
  • Pantai Sadranan, Pantai Berpasir Putih Nan Eksotis Sama seperti Pantai Slili dan Pantai Ngandong, pantai Sadranan juga kalah tenar dibandingkan dengan pantai-pantai lain yang ada di dekatnya. Keberadaan pantai […]
  • Penasaran Dengan Pantai Seruni Pantai Seruni nampaknya menjadi penjelajahan kami berikutnya di Gunungkidul setelah sekian lama tidak menjelajah kawasan pantai. Keberadaan pantai ini membuat […]
  • Bermalam di Hotel Rahayu Ketika berwisata di Telaga Sarangan, kami menyempatkan bermalam di obyek wisata ini sembari beristirahat dan menikmati pagi di objek wisata ini. Akhirnya kami […]
  • Kaliurang Kaliurang merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kaliurang berada pada ketinggian ┬▒878 m dpl […]
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

12 Comments on “Pro Kontra Pantai Indrayanti”

  • Frenavit
    13 April, 2011, 10:25

    Ooo.. jadi nama pantainya ini diambil dari nama orang toh?? :D

  • soewoeng
    16 April, 2011, 10:06

    tak kiro Sri mulani indrawati ngedeke partai. aku mbiyen tau kemah per batasan wonogiri pacitan mas. aben malem jumat ono klenengan gaib

  • jokokepruk
    16 April, 2011, 11:10

    wah .. seperti ada laguna nya … sedappp:)

  • Rusa
    19 April, 2011, 5:26

    pantai di selatan Gunung Kidul, seru juga sepertinya :)

  • mila
    19 April, 2011, 8:46

    pemerintah aja ga bisa kelola, klo ada swasta yg mengelola jd nya lbh bagus ya mstnya di dukung kan ya?

  • ‘Ne
    19 April, 2011, 15:38

    wah pas banget nih baca postingan ini, saya pecinta wisata alam terutama pantai, dan ada rencana susur pantai di sepanjang Gunung Kidul hehe,, kayaknya emang keren2 di sana.. sayang kalo pantai ini ditutup ya..

  • pojok PHOTOBLOG
    6 May, 2011, 21:27

    Wahhh yang ini belum terjajaki..
    Sayang banget kalo ditutup ya… Apa ndak bisa dicarikan solusinya tuh?
    Mesti lapor sama Preman Gunung Kidul kayaknya >> @profijo LOL
    Eh tukeran link kah? mau mau…. :D Aku pasang ya…

  • waru7u
    6 June, 2011, 13:35

    kalo pengelolaan memang mesti didukung, tp untuk beli pantai kayaknya gak perlu didukung?

  • tomi
    5 January, 2012, 11:51

    arep ndono urung sempat2 je kang.. padahal pengeeen

  • jarwadi
    14 January, 2012, 17:43

    makin jadi pro kontra makin mudah terkenal bro, pro kontra sih bisa jadi trik, hehe

Trackbacks

  1. Rerimbunan Pohon Cemara Udang di Pantai Somadeng | TeamTouring
  2. Eksistensi Nama Pantai Pulang Syawal | TeamTouring

Leave a Comment