Pesona Telaga Warna Puncak

This item was filled under [ Alam, Danau ]

Berjalan-jalan atau berwisata ke Kawasan Puncak, kurang lengkap rasanya bila tidak mengunjungi Taman Wisata Alam Telaga Warna. Di taman wisata ini kita bisa melihat panorama alam yang khas, indah, dan unik serta fenomena alam yang penuh dengan misteri. Saat berjalan-jalan di sekitar kawasan Puncak Bogor, kami menyempatkan diri mengunjungi objek wisata ini.

Taman Wisata Alam (TWA) Telaga Warna Puncak terletak didekat perkebunan Teh PTP VII Gunung Mas ditempuh dengan berjalan kaki melalui jalan setapak dari tepi jalan Raya Puncak selama 10 menit. Posisinya berada di ketinggian 1.400mdpl berupa kawasan danau alam yang dikelilingi hutan.

Lokasi Taman Wisata Telaga Warna Puncak ini berada di tengah-tengah kawasan Puncak Bogor. Gerbang masuk obyek wisata ini sedikit tersembunyi karena tertutup bangunan warung-warung yang berjajar disepanjang jalur Puncak-Cipanas. Banyak orang yang tidak menyangka bila dibalik warung tersebut terdapat gerbang masuk menuju ke Taman Wisata Telaga Warna. Ketika menelusuri jalan setapak menuju ke telaga, kita bisa melihat pemandangan indah berupa hamparan perkebunan teh disebelah kiri dan kanan. Bila kita amati, area perkebunan teh cukup luas dan tersebar di kawasan Puncak ini berdampingan dengan area hotel dan resort.

Memasuki pintu masuk yang disebelahnya terdapat loket masuk, kami melihat puluhan tanaman bonsai dipajang di pinggir jalan. Tanaman bonsai tersebut dipamerkan sekaligus dijual bagi para pengunjung yang berminat membelinya. Bila ingin membelinya atau menanyakan harga bonsai dipersilakan menghubungi petugas jaga di loket masuk. Kami hanya melihat-lihat dan menikmati keindahan bonsai yang dipamerkan tanpa berpikir untuk membelinya karena harga yang cukup mahal.

Menurut misteri yang berkembang, di Telaga Warna hidup dua ekor ikan purba yang menurut kepercayaan masih hidup dan bila da orang yang mampu melihat ikan tersebut segala cita-citanya akan terkabul.

Dari pintu masuk, kami menelusuri jalan menuju ke tepi telaga yang disebelah kiri dan kanan kami terdapat taman yang dihiasi oleh ayunan. Beberapa ayunan terlihat masih terawat dengan baik dan di beberapa sudut kawasan disediakan kursi kayu untuk tempat beristirahat dan bersantai. selain itu fasilitas pendukung lumayan lengkap dan diinformasikan jelas di papan informasi dan papan petunuk arah. Tidak berapa lama akhirnya kami tiba di tepi Telaga warna Puncak.

Pemandangan Telaga Warna terlihat alami dan dikelilingi oleh pepohonan yang lebat hingga bibir telaga. Air Telaga Warna tidak berwarna alias airnya berwarna bening sehingga kita jangan kaget ketika keadaannya tidak sepertinya yang diharapkan yaitu telaga yang memiliki beberapa warna. Menurut informasi yang ada, alasan disebut Telaga Warna karena pantulan dari jernihnya air telaga memantulkan warna warni tanaman bunga dan pepohonan yang berada di sekelilingnya.

Di sekitar Telaga Warna, kita bisa menjumpai beberapa jenis flora asli hutan tropika pegunungan diantaranya Puspa (Schima walichii) dan Kihiur (Castanopsis javanica) serta beberapa tumbuhan tingkat rendah seperti Paku Tiang (Alsophyta glauca), Rame (Lycopodium cemum), Rotan (Calamus sp), dan masih banyak lagi. Sedangkan jenis fauna atau satwa liar yang dapat ditemui meliputi mamalia, primata, aves, reptilia. Adapun jenis mamalia meliputi macan tutul (Panthera tigris), babi hutan (Sus serova), musang (Paradoxiurus aygula), dan lain-lain. Jenis primata antara lain kera abu-abu (Macaca fascicularis), surili (Presbytis aygula), dan lutung (Presbytis cristata)

Suasana Telaga Warna Puncak

Pemandangan air terlihat tenang dan tidak terlihat riakan air seperti di danau. Disekeliling telaga sengaja tidak dibuat dinding beton sehingga terlihat seperti kubangan air raksasa yang dikelilingi rerimbunan pohon. Sebagai gantinya pada dinding telaga ditanami rumput untuk memperindah suasana. Namun kita harus berhati-hati bila berjalan di tepi Telaga Warna karena struktur tanah yang basah dan mudah amblas bila terinjak oleh kaki. Duntuk menginjak jalan yang telah dibuat dan menghindari berjalan di area rerumputan di tepi telaga.

Ketika bersantai disebuah kursi kayu di tepi Telaga Warna, suasana terasa nyaman dan sejuk. Udara panas ketika berjalan melewati tepi perkebun teh berubah menjadi sejuk ditempat ini yang sangat rindang dan terlindung dari sinar matahari. Bunyi burung-burung liar dan hewan lain terdengar saling bersahut-sahutan khas alam liar memberikan keunikan tersendiri.

Suasana TWA Telaga Warna ini cukup sejuk dan tenang jauh dari keramaian, sangat cocok buat bersantai bersama keluarga dan kawan-kawan. Lingkungannya masih bersih dan terawat dengan baik, bak-bak sampah tersedia di beberapa lokasi strategis yang memudahkan pengunjung untuk membuang sampah ditempatnya.Diharapkan dengan banyaknya lokasi untuk membuang sampah, diharapkan kesadaran pengunjung untuk membuang sampah di tempat yang disediakan.

Fasilitas seperti track alam, shelter, pos jaga, Information center dan menara pengintai dengan tinggi 13,5 meter yang terletak di sebelah timur telaga tepatnya di Blok Gunung Masigit yang sering digunakan mengamati berbagai jenis burung masih terawat dengan baik. Burung-burung sepertinya betah tinggal di area TWA Telaga Warna Puncak setelah beberapa bagian kawasan hutan di area Puncak berubah menjadi kawasan hunian dan tempat peristirahatan.

Beberapa rintangan outbond masih cukup baik kondisinya, itulah bukti bahwa cukup banyak orang yang tertarik melakukan outbond disini. Kami yang hanya bertiga tidak bisa mencoba rintangan outbound karena ada batasan minimal jumlah orang untuk melakukan kegiatan outbond yang harus dipandu oleh pemandu wisata outbound ini. Akhirnya kami memilih untuk hunting foto di sudut-sudut telaga yang cukup mempesona buat belajar atau yang hobi dengan fotografi.

Taman Wisata Alam Telaga Warna merupakan kawasan konservasi hutan diambang kritis dengan luas area yang sempit karena kawasan hutan yang ada disekitarnya telah beralih fungsi menjadi area perkebunan dan pemukiman (hotel dan villa). Dengan ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA) setelah sebelumnya berstatus Cagar Alam (CA) diharapkan alam beserta flora dan fauna tetap terjaga dan dapat hidup di dalamnya dengan nyaman. (text/foto: annosmile)

== Tiket Masuk

Rp 2.000,-/orang

== Informasi Lebih Lanjut

  • Balai KSDA Jawa Barat I. Jl. Gede Bage Selatan No.  117 Bandung Telp: 022-7567715
  • Seksi Konservasi wilayah II. Jl. Ir. H. Juanda No. 100 Bogor Telp: 0251-323972

Incoming search terms for the article:

    telaga warna puncak
-----------
Bookmark and Share
Popularity: 32,995 views

Artikel yang Berkaitan

  • Jalan – Jalan Ke Kawasan Puncak Bogor Di sebelah timur kota Bogor terdapat jalur wisata Puncak - Cipanas yang memancarkan pesona wisata yang cukup mengagumkan. Kawasan Puncak ini menjadi tujuan […]
  • Jalan-Jalan ke Kebun Buah Mangunan Sedikit orang mengetahui bahwa salah satu pemandangan alam yang indah dekat Yogyakarta itu berada di daerah Mangunan, tepatnya di Kawasan Kebun Buah Mangunan. […]
  • Mengejar Matahari di Kalibiru Kalibiru menyimpan sejuta pesona yang terpendam di wilayah perbukitan Menoreh Kulon Progo. Sebuah wisata alam perbukitan ini memiliki daya tarik berupa pesona […]
  • Survei Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran Serasa tidak percaya ketika mendengar pegunungan seribu di Gunungkidul yang merupakan pegunungan karst dulunya terdapat gunung berapi purba raksasa. Nama […]
  • Menikmati Keindahan Alam Curug Sidomba Curug Sidomba merupakan sebuah obyek wisata yang terletak di kaki gunung Ciremai. Berlokasi di desa Peusing kecamatan Jalaksana. Curug sidomba menjadi kawasan […]
  • Telaga Warna dan Telaga Pengilon, dua sisi yang berlainan Di dekat peninggalan sejarah Kompleks Candi Dieng, terdapat Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang letaknya berseberangan. Sebuah hamparan telaga yang luas […]
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

30 Comments on “Pesona Telaga Warna Puncak”

  • Rakhmat Ari Wibowo
    24 April, 2010, 21:46

    Bonsaine apik-apik ki..

  • arit
    24 April, 2010, 22:08

    “Menurut misteri yang berkembang, di Telaga Warna hidup dua ikor ikan purba yang menurut kepercayaan masih hidup dan bila da orang yang mampu melihat ikan tersebut segala cita-citanya akan terkabul.”
    …hanya kepercayaan kan…hehe…asal jangan berujung ke hal syirik…

    wah pengen mrono..

  • citromduro
    25 April, 2010, 0:34

    sungguh pemandangan yang indah yang didapaat disana
    dan pengalaman yang menantang dengan permainan outbondnya

    selamat berakhir pekan dan salam dari pamekasan madura

  • achen
    25 April, 2010, 1:38

    subhanalloh.. thanks sharenya…

  • buwel
    25 April, 2010, 1:38

    Telaga yang indah, ingin segera kesanah…

  • munir ardi
    25 April, 2010, 8:36

    indahnya betul-betul menikmati ciptaan Tuhan agar kita lebih bersyukur

  • Zaiful Anwar
    25 April, 2010, 9:35

    sunguh pemandangan yang sangat indah gan.

  • munir ardi
    25 April, 2010, 12:31

    bonzainya aja udah indah banget

  • AeArc
    25 April, 2010, 12:35

    enak banget niih, jalan” teruuss..

  • Deka
    26 April, 2010, 3:49

    mmm jadi iri nie, jalan-jalan mulu.

  • munir ardi
    26 April, 2010, 6:45

    selamat pagi indahnya

  • prof. helga
    26 April, 2010, 12:50

    indah sekali pemandangannya
    kapan ya gue bisa kesana!

    bonsainya juga lucu

  • julie
    26 April, 2010, 16:18

    foto yang di pinggir telaga warna itu lho mas annoooooo
    bikin ngiriii

  • Realodix
    27 April, 2010, 2:16

    Pemandangan yg sangat indah… :)

  • achen
    27 April, 2010, 2:31

    wah thanks sanget neh, selalu informatif tentang tempat wisata ea, keep share!

  • buwel
    27 April, 2010, 2:31

    naksir bonsainya, he

  • jarwadi
    27 April, 2010, 7:07

    di Jawa barat ada telaga warna juga tah? kirain yang ada cuman di dieng saja, hehe

  • arifudin
    27 April, 2010, 11:58

    kapan ni jalan2 kerumah ku he…he..

  • mawi wijna
    27 April, 2010, 18:44

    weleh, telaganya bisa berubah warna kayak di Kalimutu sana? apa malah kayak di Dieng yang warnyanya berubah karena ada belerangnya?

  • nurrahman
    28 April, 2010, 5:45

    wah durung tau tekan kono jhe

  • junjung
    28 April, 2010, 15:39

    bonsai…bonsai… :)

  • zenteguh
    30 April, 2010, 0:25

    ngiri pol karena blum sempat kesana dulu…

  • budies
    17 May, 2010, 16:30

    kapan ya kalimantan dapat kunjungan dari tim touring

  • nohara
    17 May, 2010, 16:51

    bonsainya mantab…

  • adimaryanto
    17 June, 2010, 19:16

    Telaga warna, klo dari arah gadog ntu sbelah kanan yah, sebelum mesjid ta’awun….. nama tempat masup nya gunung mas khan……?

  • helmi
    15 January, 2011, 15:19

    jngan sampai merusaknya

Trackbacks

  1. Jalan - Jalan Ke Kawasan Puncak Bogor | TeamTouring
  2. Legenda Telaga Warna Kawasan Puncak | TeamTouring
  3. Misteri Telaga Warna Puncak | TeamTouring
  4. Telaga Warna Dieng | TeamTouring

Leave a Comment