Papan Nama Jalan Malioboro Memang Istimewa

Siapa yang tidak kenal dengan Jalan Malioboro yang terletak di pusat kota Yogyakarta? Pasti semua orang sudah mengenalnya. Bahkan keberadaan kawasan ini sudah dikenal hingga ke seluruh pelosok nusantara dan di beberapa negara di dunia. Ada satu tempat yang unik diantara keramaian yang berada disepanjang Jalan malioboro. Tempat tersebut adalah sebuah papan nama Jalan Malioboro salah satu letaknya yang berada di ujung jalan sebelah utara.

Jalan Malioboro (Malioboro street) merupakan kawasan yang terkenal di kota Yogyakarta sebagai pusat kota, pusat perbelanjaan dan kuliner yang dilewati garis imaginer Kraton Yogyakarta. Jalan Malioboro memanjang dari kawasan nol kilometer perempatan Kantor Pos Besar hingga rel kereta api Stasiun Tugu Yogyakarta.

Dari waktu ke waktu, bentuk papan nama Jalan Malioboro ini terus menerus berubah. Dahulu hanya berupa tiang sederhana yang diberi papan nama dengan cat hijau, sekarang sudah diganti dengan tiang besi dengan ukiran berwarna hijau dengan papan nama jalan (plang) yang dihiasi lekukan logam bercat kekuningan.

Namun sejak dulu papan nama jalan Malioboro ini dibuat dengan dua jenis huruf penulisan dan bahasa penulisan seperti papan nama jalan yang lain di kota Yogyakarta. Di bagian atas ditulis dengan huruf latin dengan bahasa Indonesia dan dibawahnya ditulis dengan huruf Jawa dengan bahasa Jawa. Hal ini lebih menguatkan citra nama jalanan kota Yogjakarta sebagai daerah tujuan wisata yang kaya akan seni dan budaya.

Bagi wisatawan yang datang ke papan nama Jalan Malioboro dari Stasiun Tugu Yogyakarta dengan berjalan kaki atau memarkir kendaraannya di Taman Parkir Abu Bakar Ali pasti tidak akan melewatkan berfoto dan mengabadikan gambar ataupun video di papan nama Jalan Malioboro ini. Sehingga tidak heran kalau saat musim liburan tiba, kawasan ini penuh orang yang antri untuk berfoto ria di depan papan jalan.

Selain itu di dekat papan nama Jalan Malioboro yang terdapat pembatas jalan, kadang digunakan sebagai tempat menaruh karya seni yang di pajang di pinggir jalan sehingga menambah keramaian tempat ini sebagai tempat yang asyik buat berfoto. Papan nama Jalan Malioboro yang ukurannya kecil ini memang istimewa,menjadi salah satu bukti bahwa mereka sudah pernah berkunjung ke kawasan Malioboro dan Kota Yogyakarta. (text/foto: annosmile)

==Lokasi/Peta

Informasi lebih lanjut baca artikel Lokasi Malioboro

Bookmark and Share

Ada 9 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Fajar:

    rasanya kurang kalau tidak berpoto di dekat papan nama malioboro, ya om..

  2. farizalfa:

    Sumpah dah. . .
    Satu-satunya provinsi di jawa yang belum pernah aku kunjungi hanya Yogyakarta.
    Makanya kalau ditanya malioboro, aku hanya diam saja. Hehe

  3. mursid:

    default gaya fotone annosmile banget.. :D

  4. Thekrim:

    Pengen juga jalan2 ke Jogja tapi blm ada waktu nih

  5. noersam:

    hampir setiap minggu selalu kesana…rameee terus

  6. airyz:

    sesuk nek mrono tak foto ah >.<

  7. xitalho:

    sangat istimewa… karena ada penampakannya..xixixixi

  8. Situs Ngejaman Malioboro | TeamTouring:

    […] tugu yang berisi jam tua di tepi Jalan Malioboro ini sering lepas dari perhatian kita. Padahal tugu yang sering disebut Ngejaman Malioboro ini […]

  9. Street Photography di Jalan Mangkubumi | TeamTouring:

    […] menyimpan kamera saku dan kembali mengayuh sepeda ke arah selatan melewati Stasiun Tugu Jogja dan Jalan Malioboro tanpa berhenti lagi. Popularity: 1 […]

Kirim pendapat