Pantai Trenggole Dan Batu Kubus Unik Di Tepi Pantai

Pantai Trenggole merupakan kawasan pantai tersembunyi yang letakknya berdampingan dengan kawasan Pantai Pulang Syawal yang terkenal dengan cafe Indrayanti. Tidak banyak yang mengetahui keberadaan pantai ini karena sebagian besar wisatawan mengira kawasan pantai ini tertutup karena terdapat bangunan instalasi dan terdapat pagar keliling. Pantai Trenggole tergolong pantai kecil yang jarang dikunjungi wisatawan.

Pantai Trenggole terletak di dusun Ngasem, desa Tepus, kecamatan Tepus, kabupaten Gunungkidul. Pantai Trenggole memiliki daya tarik utama berupa batu berbentuk kubus di tepi pantai dan berpasir putih.

Batu Berbentuk Kubus Di Pantai Trenggole Gunungkidul

Lokasi Pantai Trenggole berada disebelah timur kawasan Pantai Pulang Syawal yang hanya dibatasi oleh sebuah bukit karang kecil. Akses menuju Pantai Trenggole berupa jalan tanah yang dapat dilalui kendaraan beroda empat seperti mobil. Akses jalan ini sebenarnya dibangun untuk akses jalan menuju Pantai Goa Watulawang yang berada di sebelah timur Pantai Trenggole.

Area parkir Pantai Trenggole sangat sempit dan hanya mampu menampung satu dua kendaraan roda empat dan beberapa kendaraan roda dua. Lahan yang ada disekitar Pantai Trenggole sebagian besar masih berupa ladang penduduk dan area milik instalasi pengolahan air laut. Wisatawan yang ingin berkunjung dan berwisata di Pantai Trenggole disarankan memarkir kendaraannya di kawasan Pantai Pulang Syawal kemudian berjalan kaki menuju ke Pantai Trenggole melewati jalan setapak.

Kolam Penampungan Air Di Pantai Trenggole Gunungkidul

Pemandangan alam Pantai Trenggole tidak jauh berbeda dengan kawasan Pantai Pulang Syawal yang ada disebelah baratnya. Garis Pantai Trenggole hanya sepertiga dari garis pantai kawasan Pantai Pulang Syawal. Pantai ini bercirikhas pantai landai berpasir putih dengan bukit karang sebagai batas dengan pantai lain. Pada bagian tepi pantai banyak ditumbuhi tanaman khas pantai selatan Jawa seperti pohon pandan laut dan sedikit pohon cemara udang.

Hal menarik yang ada di kawasan Pantai Trenggole adalah keberadaan batu yang berbentuk kubus atau dadu di tepi pantai. Batu-batu tersebut berwarna hitam legam dan posisinya terlihat berderet pada sebagian area pantai. Sepertinya batu berbentuk kubus tersebut bukan merupakan batuan asli kawasan Pantai Trenggole dan sengaja diletakkan di kawasan pantai. Beberapa informasi menyebutkan bahwa batuan berbentuk kubus tersebut berfungsi untuk menahan gelombang air laut, abrasi laut, dan melindungi pipa instalasi pengolahan air laut.

Unit Budidaya Air Laut Pantai Sundak Kabupaten Gunungkidul adalah sebuah unit kerja yang mempunyai tugas melaksanakan kegiatan pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya Air Laut yang difokuskan untuk memproduksi Benih Bandeng (Nener). Unit ini memiliki luas lahan sekitar luas lahan seluas 23.009 m2

Kawasan Pengolahan Air Pantai Trenggole Gunungkidul

Bangunan semacam instalasi yang berada di sebelah barat Pantai Trenggole adalah Unit Budidaya Air Laut Pantai Sundak Kabupaten Gunungkidul. Bangunan instalasi ini berfungsi untuk mengolah air laut sebelum diteruskan ke kolam-kolam budidaya ikan bandeng dan kadang pada kolam pembesaran udang serta lobster. Bangunan instalasi ini terdiri dari beberapa kolam berbentuk lingkaran dengan kedalaman hingga 5 meter sebagai tempat tampungan air. Didekat kolam tersebut terdapat peralatan genset, pompa air, dan beberapa bangunan rumah yang berfugsi sebagai gudang peralatan, kantor, garasi, dan sebagainya. Aktivitas pengolahan air laut tidak menentu dan tergantung kebutuhan air pada kolam budidaya ikan yang tersebar di sekitar kawasan Pantai Sundak.

Fasilitas pendukung wisata di kawasan Pantai Trenggole nyaris tidak ada. Tidak ada fasilitas seperti penginapan, rumah makan bahkan kamar mandi umum. Saat ini kawasan pantai ini nyaris belum terkelola dan terkesan dibiarkan begitu saja. Walaupun terdengar kabar bahwa pantai ini telah dibuka sebagai kawasan wisata sejak tahun 2012. Hal ini dikarenakan sebagian kawasan Pantai Trenggole masih digunakan oleh Unit Budidaya Air Laut Pantai Sundak dan dikhawatirkan dapat mengganggu kegiatan dan aktivitas unit tersebut setiap harinya. Namun demikian wisawatan yang ingin berwisata di kawasan Pantai Trenggole tidak dilarang dan diperbolehkan berkeliling kawasan pantai.

Bukit Sebelah Timur Pantai Trenggole Gunungkidul

Suasana Pantai Trenggole tampak sepi wisatawan dibandingkan kawasan Pantai Pulang Syawal yang ada disebelah baratnya. Hanya terlihat beberapa wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai ini dan sebagian besar diantaranya datang dari kawasan Pulang Syawal. Sepertinya mereka tidak berlama-lama di kawasan pantai ini dan segera kembali ke pantai Pulang Syawal. Kawasan Pantai Trenggole cocok bagi wisatawan yang menyukai kondisi pantai yang sepi dan terlihat alami.

Keberadaan bangunan pengolahan air laut, batuan pemecah ombak, dan pasir putih pantai memberikan daya tarik Pantai Trenggole yang sedikit berbeda dengan Pantai Pulang Syawal disebelah baratnya. Tidak adanya restoran dan cafe tidak mengurangi keindahan Pantai Trenggole dan menurut saya tanpa keberadaannya justru memberikan daya tarik pantai yang asri dan alami. Harapannya pengembangan Pantai Trenggole tidak merubah keindahan yang ada dan menjaga kelestarian alam yang ada disekitarnya. (text/foto: annosmile)

Bookmark and Share
INFORMASI
Pantai Trenggole
dusun Ngasem, desa Tepus, kecamatan Tepus, kabupaten Gunungkidul, DIY

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. marsudiyanto:

    Nama Pantainya bener2 Njawani…
    Kalau di Pati ada desa namanya Rendole
    Kalau pantai ini namanya Trenggole
    Ada lagi Trondolo :D

Kirim pendapat