Pantai Pesaren, Salah Satu Pantai di Ujung Utara Pulau Bangka

Pantai Pesaren merupakan salah satu daya tarik wisata alternatif di Pulau Bangka. Keberadaannya baru dikenal oleh masyarakat sekitar dan sedikit wisatawan sekitar Pulau Bangka. Pantai ini menyajikan pemandangan pantai yang landai, luas, dan alami. Pesona pantainya yang memimak membuat pantai ini berpotensi dikembangkan sebagai kawasan wisata.

Pantai Pesaren terletak di ujung utara pulau Bangka yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan. Terletak di dusun Pesaren Pantai, desa Bintet, kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Pemandangan Pantai Pesaren Belinyu Bangka Saat Air Surut

Lokasi Pantai Pesaren berada di ujung utara Pulau Bangka tepatnya di desa Bintet yang masuk dalam wilayah kecamatan Belinyu. Cukup sulit untuk menemukannya dalam peta atlas wilayah Indonesia atau peta wisata Pulau Bangka karena jarang sekali tercantum nama desa atau pantai Pesaren.

Rute menuju ke Pantai Pesaren dari Pangkalpinang atau Sungailiat dengan melewati jalan raya penghubung kota Sungailiat dengan kota kecamatan Belinyu. Selanjutnya dari kota kecamatan Belinyu perjalanan dilanjutkan dengan mengambil jalan menuju Pesaren (pantai). Akses jalan raya dari Sungailiat menuju Belinyu cukup baik dan lebar. Namun kondisi jalan dari Belinyu menuju Pesaren sebaliknya, jalanan cukup sempit dan banyak terjadi kerusakan jalan.

Salah Satu Sudut Pantai Pesaren Belinyu Bangka

Kerusakan jalan menuju Pantai Pesaren dari Belinyu disebabkan adanya tambang timah yang ada di beberapa titik jalan. Jalanan yangada tidak mampu menahan beban berat yang disebabkan oleh truk pengangkut material tambang. Hal sepertinya dibiarkan dan belum ada rencana perbaikan jalan di sepanjang jalan rusak ini. Perusahaan tambang yang memanfaatkan jalan ini sepertinya tutup mata dan tidak mau tahu untuk memperbaikinya.

Perjalanan Sungailiat-Belinyu ditempuh selama kurang lebih 1.5 jam dan Belinyu-Pesaren sekitar 1 jam. Total perjalanan dari Pangkalpinang/Sungailiat menuju Pantai Pesaren sekitar 3-4jam. Waktu tempuh perjalanan yang ada disebabkan oleh kondisi lalu lintas dan kerusakan jalan.

Pasir Pantai Pesaren Belinyu Bangka

Pantai Pesaren bukan termasuk kawasan wisata pantai di Pulau Bangka. Tidak ada informasi mengenai daya tarik wisata di pantai ini. Keberadaannya terkenal sebagai pantai nelayan penghasil sotong, semacam cumi-cumi berukuran besar. Pantai Pesaren mejadi salah satu daerah penyuplai sotong terbesar di Pulau Bangka.

Matapencaharian warga sekitar Pantai Pesaren yang utama adalah menjadi nelayan. Sebagian yang lain bekerja sebagai penambang timah, pedagang, dan pengusaha. Suasana Pantai Pesaren terlihat ramai saat pagi hari ketika para nelayan mendaratkan perahunya ke tepi pantai dan menyalurkan tangkapannya kepada pengepul yang datang.Suasana pantai pada siang hari tampak sepi karena para nelayan beristirahat untuk kembali melaut pada waktu sore hari.

Perahu Nelayan Pantai Pesaren Belinyu Bangka

Pemandangan Pantai Pesaren terlihat indah dan alami karena belum tersentuh pembangunan. Pembangunan pemukiman sedikit menjauh dari tepi pantai dan berlindung dari balik pepohonan kepala tepi pantai. Garis Pantai Pesaren ini cukup panjang dari semenanjung di ujung sebelah kanan pantai hingga beberapa ratus meter sebelum kiri pantai.

Pantai Pesaren merupakan pantai landai yang tidak memiliki tebing karang menonjol dan unik. Sebagian dasar laut Pantai Pesaren yang terlihat saat air laut sedang surut merupakan patahan karang yang dipenuhi rumput laut. Pasir Pantai Pesaren berwarna putih khas kawasan pantai di Pulau Bangka dan sekitarnya. Posisinya menghadap ke utara menjadikan pantai ini cukup strategis untuk menikmati pesona matahari terbit dan terbenam sekaligus.

TeamTouring Di Pantai Pesaren Belinyu Bangka

Kondisi sekitar Pantai Pesaren terlihat sedikit kotor oleh sampah yang berserakan, entah sampah yang berasal dari laut atau sampah dari penduduk sekitar. Jumlah sampahnya tidak seberapa namun terkesan dibiarkan. Hal ini diduga karena tidak ada pengolahan sampah atau pengangkutan sampah menuju ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Cara mengurangi sampah yang ada hanya dengan membakarnya dan kadang menimbulkan sisa sampah yang tidak terbakar.

Saat ini, dikawasan sekitar Pantai Pesaren telah dibangun sebuah resort atau hotel oleh seorang investor. Sepertinya Pantai Pesaren mulai dilirik sebagai kawasan wisata pantai yang indah, sepi, dan jauh dari keramaian. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatan perekonomian masyarakat dan pengembangan kawasan wisata Pantai Pesaren. (text/foto: annosmile)

Bookmark and Share

Ada 19 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Pencerah:

    Mantaff. Kapan ya ane bisa kesana

  2. Film anyar:

    Langsung kesana ah, mau ngebangun obyek wisatanya

  3. gwgw:

    duh….temen gw yg satu ini…jalan-jalan teruuuusss……:-)

  4. mawi wijna:

    Pantai apa lagi ini bro? Sepertinya perlu dijelajahi lebih mendalam nih!

  5. suwung:

    mending yanga alamai bos dari pada dikemangkan

  6. Hary4n4:

    Nusantara ini, memang sungguh menyimpan sejuta keindahan…
    Salam hangat dan damai selalu…

  7. jidat:

    sik nglumpukne duwit, bare rono mas…

  8. Reza Fauzi:

    ah…. pengennya saya ke sana… sayang saya jarang libur sekolah

  9. antyo rentjoko:

    Saya ingin ke sana! Entah kapan….

  10. blogkublogmu:

    keindahan alam indonesia memang mena’jubkan, pa lagi pinggir pantainya ! cuma kadang dikotori dengan pemandangan buka bukaan…… iiiiiiiiih

  11. edylaw:

    wow ada foto kampung aku nih :D

    • annosmile:

      iya..
      kemarin saya tinggal di pesaren pantai selama 1,5bulan
      pemandangannya masih bagus kok
      klo bukit sama beting ya biasa aja
      kan ada TI disana..

  12. addiehf:

    lah ga ngajak-ngajak neeh main ke pantai, padahal kan bisa di bonceng tuh saia pake sepeda yang itu (lmao)

  13. Sunrise di Pantai Pesaren | TeamTouring:

    […] penduduk Pesaren mengenai sunrise yang cukup indah, setelah shalat Subuh saya langsung berjalan ke pantai Pesaren untuk membuktikan dan mengabadikan peristiwa matahari terbit. Karena jarak antara tempat menginap […]

  14. Mempelajari Kehidupan di Dusun Pesaren | TeamTouring:

    […] yang menarik adalah posisi pantai Pesaren yang menghadap ke arah utara sehingga kita bisa menikmati sunrise dan sunset. Saat menunggu […]

  15. Berpetualang Ke Pulau Mengkudu | TeamTouring:

    […] saya hanya bisa memandang sebuah pulau yang jaraknya 5 km dari bibir pantai Pesaren. Dan rasa penasaran saya akhirnya hilang ketika saya dan rekan-rekan mengikuti sebuah ekspedisi ke […]

  16. Andai Aku Memelihara Babi | TeamTouring:

    […] seperti ditempat lain melihat babi dalam kondisi terkurung dalam kandang. Di Dusun Pesaren ini sebagian besar ternak babi dilepas secara bebas dan bebas berkeliaran di jalan-jalan dan di […]

  17. Senja Di Pantai Penyusuk | TeamTouring:

    […] di ujung utara Pulau Bangka ada sebuah pantai yang cukup indah. Perjalanan sekitar satu jam dari dusun Pesaren. Dalam perjalanan kami melewati beberapa tambang timah inkonvensional yang terletak di sebelah […]

  18. Akankah Tambang Ramah Lingkungan ??? | TeamTouring:

    […] berdekat obyek wisata yang bebas dari TI Apung.Selain itu sebuah pantai tempat saya KKN yaitu pantai Pesaren masih bebas dari TI Apung dan semoga tetap masih terjaga […]

Kirim pendapat