Pantai Goa Cemara, Rerimbunan Hutan Cemara di Tepi Pantai

This item was filled under [ Bahari ]

Nama Pantai Goa Cemara masih terasa asing bagi wisatawan yang berasal dari luar Yogyakarta. Maklum pantai ini belum lama dikembangkan menjadi objek wisata sama halnya dengan Pantai Pandansari yang berjaraknya sekitar 1/2 km dari pantai ini. Pantai Goa Cemara dikembangkan sebagai kawasan wisata baru untuk memaksimalkan potensi wisata pantai di Bantul.

Pantai Goa Cemara terletak di dusun Patehan, Gadingsari, Sanden, Bantul. Goa Cemara yang dimaksud adalah rerimbunan pohon cemara udang yang membentuk lubang ditengah-tengahnya mirip seperti goa.

Akses jalan menuju ke Pantai Goa Cemara melewati jalan Bantul dan jalur Srandakan. Namun begitu berbelok ke selatan melewati jalan yang sempit, saya sempat tersesat karena mminimnya papan petunjuk jalan. Tidak lama kemudian akhirnya kami tiba di kawasan wisata Pantai Goa Cemara. Memasuki kawasan wisata ini tidak dipungut retribusi masuk, hanya ditarik bea parkir kendaraan saja. Sepertinya pengelola yang merupakan kelompok sadar wisata desa setempat ingin mempromosikan pantai ini dengan menggratiskan tiket agar pengunjung bersedia berkunjung dan mengenal pantai Goa Cemara.

Cara promosi obyek wisata Pantai Goa Cemara sepertinya efektif untuk menarik minat pengunjung untuk datang berwisata ke pantai ini ditengah persaingan ketat dengan promosi pantai-pantai lain disekitarnya. Memasuki area parkir, kami disuguhi rerimbunan pohon cemara udang yang cukup teduh dan sejuk. Saya merasa suasana pantai ini cukup unik dan berbeda daripada pantai-pantai yang ada disepanjang kabupaten Bantul. Hamparan pohon cemara udang yang luas membuat suasana cukup sejuk dan tidak menunjukkan bahwa dibalik kawasan ini berupa pantai yang suhunya cukup panas di siang hari. Di sekitar area parkir ini tanaman cemara udang tumbuh dengan lebat walaupun belum selebat hutan cemara udang yang terletak disebelah selatan area parkir ini.

Menurut penuturan penduduk sekitar, kira-kira antara tahun 2000-2001 dilakukan cara untuk memecah angin (wind barrier) untuk mencegah pengikisan gumuk pasir yang ada. Akhirnya dipilih tanaman cemara udang (Casuarina equessetifolia) yang mampu menahan angin dan dapat hidup di pesisir pantai. Kemudian dilakukan penanaman ribuan bibit dan karena jarak tanam yang terlalu dekat membentuk seperti gua dan akhirnya dinamakan goa cemara.

Untuk menuju ke area hutan cemara udang, kita harus melalui gundukan pasir terlebih dahulu. Memasuki area hutan cemara udang, suasana terasa cukup rindang dan sejuk. Cukup nyaman untuk bersantai dan berteduh dari panasnya siang hari di kawasan pantai.

Ada beberapa keluarga yang piknik di hutan cemara udang ini sambil menggelar tikar dan menikmati bekal yang dibawa. Apa pula sekelompok anak muda yang sedang kumpul-kumpul sambil bersantai di tempat ini. Saya beserta kawan-kawan sempat beristirahat diantara rimbunan pohon sambil menunggu sore hari.

Dibalik hutan terdapat pantai Goa Cemara yang kondisinya sama seperti pantai-pantai yang berada di sepanjang kabupaten Bantul, sebuah pantai yang landai dengan pasir yang berwarna kecoklatan dan deburan ombak khas pantai selatan yang ganas. Di beberapa titik pasir pantai becampur dengan sampah plastik yang mengganggu pemandangan. Ombak ganas menyebabkan para pengunjung pantai harus berhati-hati dalam bermain ombak dan dilarang bermain ombak ketika pasang karena sangat berbahaya. Pos SAR pantai belum terdapat di pantai Goa Cemara sehingga belum ada penjagaan apabila terjadi suatu masalah di tepi pantai. Semoga dengan usaha pengembangan kawasan wisata oleh kelompok sadar wisata masyarakat setempat dibangun pos SAR berikut petugasnya untuk menjaga keamanan pantai.

Tidak ada yang spesial dari pantai Goa Cemara ini kalau tidak ada rerimbunan hutan cemara udang. Pemandangan pantai yang datar tanpa terlihat kapal-kapal nelayan yang bersandar di pantai ini. Namun karena cuaca cukup cerah dengan langit biru suasana Pantai Goa Cemara sedikit lebih indah dipandang oleh mata.

Saya merasa pantai Goa Cemara masih dikategorikan sebagai kawasan pantai yang masih perawan dan alami, terbukti kawasan ini masih minim fasilitas penunjang dan bangunan permanen. Bangunan yang ada disini hanyalah bangunan semi permanen yang terbuat dari bambu. Bangunan bambu tersebut dibangun secara seragam oleh para penduduk dibantu kelompok sadar wisata agar terlihat rapi dan enak dipandang.

Mungkin hal ini yang ingin ditonjolkan oleh pengelola kawasan wisata ini yaitu penduduk sekitar, sebuah pariwisata alam yang melindungi keberadaan gumuk pasir dan kesederhanaan masyarakat sekitar dengan keunikan daya tarik hutan cemara udang bagi para wisatawan. Namun bila anda ingin fasilitas pantai yang cukup lengkap dengan kondisi mirip dengan pantai ini walaupun hutan cemaranya tidak selebat kawasan pantai ini, silakan berkunjung ke Pantai Kuwaru yang letaknya kurang dari satu kilometer ke arah barat dari pantai ini. (text/foto: annosmile)

== Tiket Masuk

Gratis

== Parkir

Mobil : Rp 5.000,-

Motor: Rp 2.000,-

-----------
Bookmark and Share
Popularity: 6,106 views

Artikel yang Berkaitan

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Comments on “Pantai Goa Cemara, Rerimbunan Hutan Cemara di Tepi Pantai”

  • gajah_pesing
    6 July, 2011, 21:36

    bila perlu, ditambahhi lokasi peta mas bro :D

  • Sriyono Semarang
    6 July, 2011, 23:48

    sudah agak lama nggak jalan jalan ke Jogja…

  • aming
    7 July, 2011, 9:35

    pantai nya memang masih asli, semoga tidak terjamah olh tangan2 jahil…

    sukses selalu

  • hanhan
    10 July, 2011, 10:44

    Wah tempatnya sepertinya sangat menarik untuk dikunjungi….. lain waktu traveling ke pantai goa cemara ah….. hehe

  • ario saja
    10 July, 2011, 23:02

    haa lumayan sih pantainya, cuma kayanya kurang terkelola dengan baik

  • mawi wijna
    14 July, 2011, 15:18

    tak coba njajal ke sana pakai sepeda ah, sekalian nyari sunset, wekekeke :D

  • Alid Abdul
    15 May, 2012, 10:03

    Wuuihh saya dengar pantai di Yogyakarta masih banyak yang perawan, ingin sekali mengunjungi, tapi sayang kendalanya tidak ada transport umum.

Trackbacks

  1. Pantai Kuwaru, Pantai yang Sarat Akan Hiburan | TeamTouring

Leave a Comment