Kompleks Candi Dieng

This item was filled under [ Candi ]

Setelah cukup puas melihat keganasan Kawah Sikidang, kami menyambangi sebuah kompleks candi peninggalan Hindu. Keberadaan Candi Dieng ini terletak di pegunungan (tanah) Dieng yang dianggap suci, karena Dieng merupakan tempat bersemayamnya arwah para dewa-dewi.

Dieng dalam bahasa Jawa kuno yaitu kata dhi dan hyang. Dhi artinya gunung, sedangkan hyang diambil dari kata para hyang, yang artinya para dewa-dewi. Dari asal kata itulah Dieng kemudian diartikan sebagai gunung tempat para dewa-dewi yang kemudian oleh masyarakat setempat dianggap tanah suci

Kompleks Candi Dieng ini tersebar lokasinya di tiga tempat yaitu Kompleks Candi Arjuna, Candi Bima, dan Candi Gatotkaca. Kami mengunjungi Candi Bima yang terletak terpisah dengan candi-candi lainnya. Terletak di pinggir jalan menuju Kawah Sikidang, sehingga akses untuk menuju candi ini cukup mudah.

Continue reading Kompleks Candi Dieng

Bookmark and Share

Eksotisme Kawah Sikidang

This item was filled under [ Alam, Kawah ]

Penasaran ingin mengetahui isi dari Kawah Sikidang, kami mendapat saran untuk berangkat pagi hari. Saat pagi hari uap panas yang keluar masih tipis sehingga bisa melihat isi kawah yang berupa air bercampur lumpur yang mendidih.

Kawah Sikidang terkenal karena lubang keluarnya gas selalu berpindah-pindah di dalam suatu kawasan luas. Kawah Sikidang mengeluarkan uap panas bersamaan semburan air bercampur lumpur mendidih berwarna keabu-abuan.

Memasuki kawasan Kawah Sikidang, kami dihadapkan sebuah hamparan luas tanah yang diujungnya terdapat Kawah Sikidang. Jarak mulut kawah dengan lokasi parkir cukup jauh, sekitar 300 meter. Walaupun cukup jauh, bau sulfur cukup terasa di hidung kami. Sebelum menuju ke mulut kawah, kami berinteraksi dengan penduduk sekitar mengenai asal usul kawah Sikidang dan legenda yang muncul berkenaan dengan Kawah Sikidang. Seorang tukang parkir yang cukup ramah memberikan informasi mengenai obyek wisata tersebut.

Continue reading Eksotisme Kawah Sikidang

Bookmark and Share

Sunrise in Dieng Plateau, hawa dingin dan Telaga Cebong

This item was filled under [ Alam, Danau ]

Pagi menjelang matahari terbit cukup dingin, suhu mencapai 7 derajat Celcius tidak membuat semangat kami pudar. Kami segera memanaskan sepeda motor dan check out dari kamar hotel. Tujuan pertama kami adalah air terjun Sikarim. Perjalanan kami mulai dengan melewati pemukiman penduduk, melewati jalan yang belum teraspal, dan tentu saja jalan naik turun melewati barisan bukit.

Sebelum memasuki air terjun Sikarim, kami memasuki Telaga Cebong, sebuah telaga yang terbentuk dari kawah yang telah mati dan belum dikelola menjadi obyek wisata. Kami hanya bisa menikmatinya dari kejauhan. Disinilah perjalanan menuju ke air terjun Sikarim terhenti, alasannya jalan yang kami lalui cukup berat dan tidak bisa dilewati oleh sepeda motor kami yang bukan bertipe offroad.

Continue reading Sunrise in Dieng Plateau, hawa dingin dan Telaga Cebong

Bookmark and Share
Page 88 of 106« First...85868788899091...Last »