Mesin Tetas Sederhana

This item was filled under [ Agrowisata ]

Ketika berkunjung ke industri rumah tangga pembuatan telur bebek asin, saya melihat sebuah mesin tetas sederhana dari hasil rakitan pemilik sendiri. Menurut penuturan pemilik, ide awal dari pembuatan mesin tetas sederhana ini untuk memanfaatkan telur bebek yang telah dibuahi untuk di tetaskan. Bentuk mesin tetas cukup sederhana hanya berbahan kayu dan kaca.


Telur-telur yang diketahui telah dibuahi oleh pejantan dalam proses seleksi telur memang tidak dipakai sebagai bahan pembuat telur asin karena dapat membusuk dalam penyimpanan. Daripada dibuang atau dijual kembali dengan harga murah, pemilik industri pembuatan telur asin ini berinisiatif membuat alat atau mesin tetas secara sederhana dengan menggunakan kayu dan kaca sebagai bahan dasar serta pemanas dengan menggunakan lampu minyak.

Sebenarnya, prinsip kerja dari mesin tetas baik yang dibuat sederhana maupun dengan teknologi modern adalah menciptakan situasi dan kondisi yang sama pada saat telur dierami oleh induk. Kondisi yang perlu diperhatikan adalah suhu dan kelembaban. Suhu yang ada harus optimal sama dengan induknya, misalnya telur ayam dalam mesin tetas menggunakan pengaturan suhu mirip dengan induk ayam.

Pengaturan suhu tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan sumber panas listrik atau lampu minyak. Meskipun bisa dipilih salah satu tapi alangkah baiknya bila mengkombinasikan pemanas tersebut untuk mengurangi masalah yang ditimbulkan dari kedua pemanas tersebut seperti listrik mati pada pemanas listrik dan minyak habis pada lampu minyak. Pengaturan kelembaban udara optimal digunakan air yang ditempatkan dalam mesin tetas. Persentasi keberhasilan cukup tinggi walaupun tidak seoptimal mesin tetas modern, namun kelebihannya mudah dalam pembuatan dan pengoperasiannya. (text/foto: annosmile)


Incoming search terms for the article:

    cara membuat mesin penetas telur sederhana cara tetaskkan teelur dengan listrik pemanas mesin tetas saat mati lampu SENTRAL MESIN PENETAS TELUR BEBEK
-----------
Bookmark and Share
Popularity: 3,520 views

Artikel yang Berkaitan

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Comment